TRIBUNNEWSWIKI.COM - Penyebaran virus corona tengah menjadi perhatian dunia.
Bahkan badan kesehatan dunia (WHO) sudah menetapkan kasus corona sebagai ancaman darurat kesehatan global.
Ketika dunia tengah berupaya memerangi virus corona, justru malah ada orang yang menjadikan wabah ini sebagai guyonan.
Dirangkum TribunnewsWiki.com, berikut ini adalah oknum yang terancam mendapatkan sanksi karena jadikan virus corona sebagai bahan lelucon.
Baca: Marco Asensio
Baca: Diisukan Hengkang, Lionel Messi Dinilai Akan Kesulitan di Inggris, Emmanuel Petit: Dia Bukan Ronaldo
Dele Alle Terancam Sanksi dari FA setelah Unggah Lelucon soal Corona
Dilansir dari Bolasport.com, pemain Tottenham Hotspur, Dele Alli, terancam mendapatkan sanksi dari asosiasi sepak bola Inggris (FA).
Sanksi tersebut menanti lantaran Alli memposting sebuah video.
Dalam video itu, Dele Alli tampak mengolok-olok seorang pria yang berbicara menggunakan aksen China.
Tak berhenti di situ, pemain Inggris ini juga memberikan caption yang berisi lelucon tentang virus corona.
Akibat tindakan yang ia lakukan di dunia maya, Alli sempat mendapat kecaman dari berbagai pihak.
Alli akhirnya mengutarakan permintaan maaf melalui video yang diunggah di Weibo.
Selain itu, ia juga menghapus postingan yang menjadi kontroversi itu.
Namun tindakan Alli tetap mendapat perhatian dari FA.
Diberitakan Bolasport.com dari Express, FA akan melakukan pengamatan tentang video dan lelucon soal corona yang diunggah Alli.
Apabila terbukti video itu mengandung unsur rasisme, maka gelandang ini harus siap mendapatkan sanksi.
Baca: Seorang Jurnalis Warga Menghilang, Ternyata Ditangkap Polisi karena Sebarkan Berita Virus Corona
Baca: Sempat Beri Peringatan soal Coronavirus, Dokter di China Malah Diancam Polisi, Kini Positif Terpapar
Prank Corona: Akibat Ulah Selebgram yang Mengaku dari China, Pesawat Terpaksa Kembali ke Bandara
Pesawat terbang dari Toronto tujuan Jamaica, terpaksa kembali dan melakukan pendaratan darurat, Senin (3/2/2020) waktu setempat.
Dilansir TribunnewsWiki.com dari metro.co.uk, diberangkatkan dari Toronto Pearson International Airport pada pukul 09.58 AM waktu setempat.
Akan tetapi, penerbangan tidak berjalan mulus.
Di tengah perjalanan, seorang yang bernama James Potok (28) membuat pengakuan mengejutkan.