Penerbangan Ditutup, Ribuan Wisatawan Asal China Terjebak di Bali, Sebagian Masih Enggan Pulang

Penerbangan ditutup karena virus corona, ribuan turis China terjebak di Bali, sebagian masih belum mau pulang


zoom-inlihat foto
sejumlah-wni-dari-wuhan-turun-dari-pesawat-batik-air.jpg
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGRAHA
ILUSTRASI Penerbangan Ditutup - Sejumlah WNI dari Wuhan turun dari Pesawat Batik Air di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020) pagi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ribuan wisatawan asal China terjebak di Bali.

Tak kurang jumlahnya mencapai sekitar 5.000 wisatawan.

Hal ini tak lepas dari kebijakan Pemerintah Indonesia yang menutup sementara akses penerbangan dari dan menuju China.

Kebijakan tersebut diambil untuk mengantisipasi merebaknya virus corona.

Hal itu disampaikan oleh Konsulat Jenderal Republik Rakyat China di Denpasar, Gou Haodong.

Dilansir Tribunnews.com dari South China Morning Post, Rabu (5/2/2020), Gou Haodong mengaku telah bertemu dengan pejabat lokal di Bali dan meminta bantuan untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan asal Negeri Tirai Bambu tersebut.

Baca: Selebgram Mengaku dari China dan Tak Enak Badan, Pesawat Mendarat Darurat Dikira Corona, Faktanya?

Baca: Tak Ingin Corona Mewabah Seperti di Wuhan, Beberapa Kota di Hainan dan Henan Kini Mulai Diisolasi

Otoritas Bandara Periksa Crew Lion Air yang Tiba dari Wuhan di Bandara Ngurah Rai, Minggu (26/1/2020) malam.
Otoritas Bandara Periksa Crew Lion Air yang Tiba dari Wuhan di Bandara Ngurah Rai, Minggu (26/1/2020) malam. (Dok. Otban Wilayah IV)

Penerbangan dari dan Menuju China Ditutup Sementara

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melakukan penundaan sementara layanan penerbangan dari dan menuju Tiongkok mulai berlaku Rabu (5/2/2020) Pukul 00.00 hingga waktu yang akan ditentukan lebih lanjut.

Adapun kebijakan ini telah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat siaran pers di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (2/2/2020.

Tak hanya penerbangan Pemerintah Indonesia juga menghentikan fasilitas bebas visa kunjungan dan Visa On Arrival (VOA) untuk warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

"Kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan Visa On Arrival untuk warga negara RRT yang bertempat tinggal di Mainland China, untuk sementara dihentikan," kata Menlu Retno Marsudi, dilansir BangkaPos.com dari Youtube KompasTV.

Namun, kebijakan pemberhentian visa bagi warga China ke Indonesia tersebut tidak disebutkan sampai kapan akan berlaku.

Sementara, untuk ke depannya pemerintah masih akan menunggu kondisi wabah virus corona tersebut dinyatakan aman.

Adapun kebijakan penutupan visa atau larangan kunjungan bagi warga China tersebut sebelumnya telah dilakukan oleh beberapa negara.

Larangan tersebut dikeluarkan oleh Rusia, Singapura, Korea Utara, Kazakhstan, Mongolia, Amerika Serikat, dan Australia.

Baca: Sempat Beri Peringatan soal Coronavirus, Dokter di China Malah Diancam Polisi, Kini Positif Terpapar

Baca: Kontak Langsung dengan Bos Terpapar Virus Corona, WNI di Singapura Dinyatakan Positif Terinfeksi

ILUSTRASI - Seorang sukarelawan dari Kementerian Komunikasi Singapura bersiap untuk mengumpulkan umpan balik dari anggota masyarakat mengenai situasi wabah virus coronavirus saat ini saat istirahat makan siang di distrik bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada 5 Februari 2020. Roslan RAHMAN / AFP
ILUSTRASI - Seorang sukarelawan dari Kementerian Komunikasi Singapura bersiap untuk mengumpulkan umpan balik dari anggota masyarakat mengenai situasi wabah virus coronavirus saat ini saat istirahat makan siang di distrik bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada 5 Februari 2020. Roslan (Roslan RAHMAN / AFP)

Wisatawan Tetap bisa Pulang

Meksi penerbangan ditutup, wisatawan asal China yang terjebak di Bali tetap bisa pulang.

"Wisatawan Cina masih dapat transit melalui negara ketiga, termasuk Malaysia dan Thailand, jika mereka ingin pulang," kata Konsulat.

Akan tetapi beberapa dari mereka lebih memilih untuk tetap berada di Bali.

Hal itu mereka pilih lantaran wabah corona yang masih merebak di China.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved