TRIBUNNEWSWIKI.COM – Para fans Valentino Rossi di acara Meet & Greet pasti tidak menyangka jika jagoannya itu bicara pakai bahasa Jawa.
Valentino Rossi dan Maverick Vinales ada di Jakarta pada Selasa (4/2/2020) untuk acara Meet and Greet Let’s Connected.
Saat itu, Valentino Rossi mengucapkan sebuah kalimat dalam bahasa Jawa, yakni "Aku Tresno Indonesia."
Aku Tresno Indonesia dalam bahasa Indonesia berarti Aku Cinta Indonesia.
Kalimat dalam bahasa Jawa itu merupakan usulan spontan peserta Meet & Greet bintang balap Yamaha di MotoGP garapan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Hal ini terjadi saat Valentino Rossi dan Maverick Vinales menyapa para penggemar dan anggota komunitas Yamaha di sebuah hotel.
Baca: Daftar 10 Juara MotoGP Termuda dalam Sejarah, Valentino Rossi Ternyata Kalah Jauh dari Marc Marquez
Baca: Masih Punya Banyak Bakat Meski Sudah Tua, Alberto Puig Sebut Valentino Rossi “Monster Darat”
Valentino Rossi kemudian menceritakan kesan-kesannya saat berkunjung ke Indonesia kali ini.
"Istirahat saya kali ini sedikit kurang. Karena hanya tidur di pesawat," kata pembalap berjuluk The Doctor itu.
"Indonesia merupakan negara penting buat Yamaha, saya maupun MotoGP,” kata Rossi
Rossi mengucapkan terima kasih kepada fans Indonesia karena dukungan yang luar biasa.
"Saya selalu merasa baik di sini. Fans di Indonesia luar biasa. Terima kasih," kata Rossi.
Vinales juga mengaku senang bisa menyempatkan diri ke Indonesia di tengah kesibukan pramusim MotoGP 2020.
"Saya cinta orang-orang dan penggemar disini, Indonesia selalu spesial untuk saya dan Yamaha," kata Vinales.
"Kami akan bekerja keras untuk membawa kembali gelar juara dunia," kata Vinales yang disambut meriah puluhan penggemar yang hadir dalam meet and greet.
Baca: Valentino Rossi Digantikan Fabio Quartararo di Tim Pabrikan Yamaha MotoGP, sang Adik Turut Komentar
Baca: Jorge Lorenzo Direkrut Yamaha sebagai Test Rider, Valentino Rossi Ikut Senang
Ternyata Ini Alasan Tim Pabrikan Yamaha Depak Valentino Rossi Setelah MotoGP 2020
Jagad kelas premier MotoGP gempar karena sang legenda hidup Valentino Rossi tidak mendapat tambahan kontrak dari tim pabrikan Yamaha.
Valentino Rossi kalah bersaing karena tim pabrikan Yamaha memilih mempertahankan Maverick Vinales dan merekrut Fabio Quartararo untuk musim 2021-2022.
Dengan demikian, musim 2020 akan menjadi musim terakhir Valentino Rossi bersama tim pabrikan Yamaha di MotoGP.
Dilansir dari Yamahamotogp.com, Rossi dan Yamaha sebelumnya sudah berdiskusi mengenai kelanjutan karier The Doctor setelah MotoGP 2020.
Untuk saat ini Rossi belum bisa memutuskan lanjut atau pensiun setelah MotoGP 2020.
Rossi meminta waktu karena baru akan membuat keputusan pada pertengahan musim 2020.
Baca: BREAKING NEWS: Fabio Quartararo Resmi Dikontrak Tim Pabrikan Yamaha, Valentino Rossi Terdepak
Baca: Didepak dari Tim Pabrikan Yamaha, ke Mana Valentino Rossi akan Berlabuh Setelah MotoGP 2020?
Juara kelas premier 7 kali ini akan terlebih dulu mengevaluasi kecepatannya dibanding para kompetitor.
Jika memutuskan lanjut membalap pada 2021, Yamaha memastikan Rossi mendapat YZR-M1 spek pabrikan dan dukungan penuh Yamaha Motor Co., Ltd.
Terlepas dari itu, Yamaha akan tetap memberikan dukungan penuh untuk Rossi untuk musim 2020.
“Yamaha menghargai dan sepenuhnya setuju dengan pilihan Rossi yang akan mengevaluasi daya saingnya pada 2020 sebelum membuat keputusan untuk musim 2021. Meski kami sangat respek dan percaya pada kemampuan dan kecepatan Rossi pada musim 2020 – pada saat yang sama Yamaha juga punya rencana masa depan,” tulis Lin Jarvis selaku Managing Director Yamaha.
“Saat ini, dengan enam pabrikan motor di kelas MotoGP, para talenta muda berbakat sangat dibutuhkan, dan konsekuensinya adalah pasar pembalap dimulai lebih awal. Jadi, merupakan hal yang janggal mengawali musim dengan mengetahui bahwa Rossi tidak akan berada di tim pabrikan pada musim 2021, tetapi Yamaha akan selalu ada untuk Rossi, apapun keputusannya di masa depan,” Lin Jarvis menjelaskan.
Rossi juga Yamaha memintanya untuk membuat keputusan pada awal musim ini mengenai masa depannya.
“Konsisten dengan apa yang saya katakan pada musim kemarin, saya tetap tidak ingin segera membuat keputusan dan butuh waktu lebih lama. Oleh karena itu, Yamaha memutuskan mengakhiri negosiasi yang sedang berlangsung,” Rossi menjelaskan.
“Sudah jelas bahwa setelah perubahan-perubahan teknis terakhir dan kedatangan kepala kru baru, tujuan utama saya adalah menjadi kompetif musim ini dan melanjutkan karier sebagai pembalap MotoGP pada 2021,” ungkap Rossi.
Namun, sebelum melakukannya, saya harus mendapatkan jawabannya di sirkuit dan beberapa race awal dapat memberikannya. Saya senang bahwa jika memutuskan lanjut, Yamaha siap mendukung dalam segala hal, memberikan saya motor spek pabrikan dan kontrak di tim pabrikan,” tulis Rossi.
Yamaha ternyata menginginkan Rossi cepat membuat keputusan, tetapi Rossi hanya akan memberikannya pada pertengahan musim 2020.
Sementara itu bursa pembalap sudah dibuka dan Yamaha sangat berminat merekrut pembalap muda berbakat Fabio Quartararo.
Yamaha kemudian memutuskan merekrut Fabio Quartararo.
Baca: Murid Valentino Rossi, Franco Morbidelli, Beri Bocoran Kapan The Doctor Pensiun dari MotoGP
(Motorplus-online.com/Erwan Hartawan/TribunnewsWiki/Febri)