TRIBUNNEWSWIKI.COM – Penyanyi dangdut Selvi Kitty menceritakan tentang putranya, Abizard Kavin Suseno yang sedang mengidap penyakit langka bernama Kawasaki.
Selvi Kitty mengaku tak menyadari gejala yang timbul dan baru ketahuan setelah pergi ke dokter dan melakukan cek darah.
"Waktu pertama itu tanda-tandanya dia kayak merah-merah. Lidah merah, bibir merah, dan enggak mau makan tapi untungnya ya bukan untung sih, Abizard masih tahap satu," kata Selvi saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (31/1/2020).
Selvi juga meneceritakan jika dokter juga belum bisa menemukan pangkal penyebab penyakit yang diderita putra pertamanya itu.
"Belum tahu dokter juga penyebabnya itu. Cuma bisa disembuhin sementara, tapi bisa muncul lagi," ujar Selvi.
Maka dari itu Selvi sangat menjaga kondisi anak pertamanya yang lahir 18 Februari 2019 lalu.
Baca: Selvi Kitty Menyesal Suntik Whitening, Ternyata Berdampak bagi Putranya Kini Idap Penyakit Langka
Baca: Dettol Antiseptik Disebut Dapat Membunuh Virus Corona, Hoax? CEK FAKTANYA DI SINI!
Lantas, apa itu penyakit Kawasaki?
Dilansir oleh Kompas.com, penyakit Kawasaki ditemukan pertama kali oleh Dr Tomisaku Kawasaki di Jepang pada tahun 1967.
Kemudian, untuk menghormati penemunya, penyakit yang saat itu dikenal sebagai mucocutaneous lymphnode syndrome ini lantas diberi nama Kawasaki.
Penyakit Kawasaki adalah penyakit yang hampir selalu menyerang anak-anak, kebanyakan berusia di bawah 5 tahun.
Di Indonesia sendiri, kasus penyakit Kawasaki pertama ditemukan pada 1996.
Hal tersebut didasarkan pada penelitian dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Dr Najib Advani SpA(K) MMed(Paed).
Meski begitu, secara resmi Indonesia mencatat peta penyakit Kawasaki dunia pada awal 2005.
Pencatatan ini dilakukan setelah laporan seri kasus Penyakit Kawasaki diajukan pada simposium internasional Penyakit Kawasaki ke-8 di San Diego, AS.
Gejala penyakit kawasaki
Dilansir dari Kidshealth.org, penyakit Kawasaki adalah penyakit yang menyebabkan peradangan (pembengkakan dan kemerahan) di pembuluh darah di seluruh tubuh.
Penyakit Kawasaki memiliki gejala dan tanda yang muncul secara bertahap.
Baca: Jadi Tempat Asal Virus Corona, Ini Penampakan Pasar Seafood Huanan di Wuhan
Baca: Seorang Pria di Filipina Meninggal Dunia Akibat Virus Corona, Menjadi Kematian Pertama di Luar China
Fase 1
Fase pertama, yang bisa bertahan hingga 2 minggu, biasanya melibatkan demam yang berlangsung setidaknya 5 hari.
Tanda dan gejala fase pertama dapat meliputi:
- Demam yang sering lebih tinggi dari 102,2 F (39 C) dan berlangsung lebih dari tiga hari
- Mata yang sangat merah tanpa cairan yang tebal
- Ruam pada bagian utama tubuh dan di area genital
- Bibir merah, kering, pecah-pecah dan lidah yang sangat merah, bengkak
- Kulit bengkak dan merah di telapak tangan dan telapak kaki
- Pembengkakan kelenjar getah bening di leher dan mungkin di tempat lain
- Sifat lekas marah