Tingkat kejahatan meroket, Afrika Selatan membeli satu skuadron pengintai dari pabrik senjata Tetravaal.
Android otonom dikembangkan ilmuwan Deon Wilson.
Proyek yang bersaing dalam perusahaan yaitu Moose dikendalikan dari jarak jauh dan dikembangkan tentara Australia.
Deon dipuji atas keberhasilan Tetravaal namun Vincent menjadi iri saat polisi tidak ingin memberikan platform tersebut.
Deon kemudian menciptakan prototipe kecerdasan buatan untuk meniru pikiran manusia namun CEO Tetravaal Michelle Bradley menolak membiarkannnya menguji AI terhadap robot polisi.
Deon mencuri robot yang rusak dan memasukkannya ke dalam van.
Dalam perjalanan pulang, Deon diculik sekelompok gangster.
Yolandi, Ninja dan Amerika mengancam akan membunuhnya kecuali Deon mau memprogram ulang robot polisi guna membantu mereka mencuri.
Deon menginstal software baru dalam robot yang rusak, yang merespon kegelisahan seperti anak kecil ketika dihidupkan.
Yolandi dan Deon menenangkan robot tersebut dan mengajarkan kata-kata serta menamakannya Chappie.
Ninja berusaha melatih Chappie menjadi gangster.
Vincent mengekstrak kunci untuk pengguna, namun Chappie yang trauma melarikan diri dan kembali ke persembunyian.
Ninja dan Amerika menipu Chappie untuk mencuri mobil, dan berbohong mereka butuh uang mengganti tubuh Chappie yang sekarat.
Vincent memanfaatkan guard key untuk mengunggah virus, menyabotase dan menonaktifkan pengintai termasuk Chappie.
Para penjahat merajalela dan Deon membawa Chappie ke pabrik Tetravaal untuk memperbaikinya.
Geng Ninja memanfaatkan Chappie untuk merampok mobil lapis baja.
Chappie mengetahui kebohongan Ninja dan bersiap membunuh Ninja.
Bagaimanakah kisah selanjutnya?
Baca: 3 Fakta Film Chappie yang Tayang Besok Malam di Bioskop TransTV Pukul 21.00 WIB
Baca: Sinopsis Film The Eye: Jessica Alba Mampu Melihat Makhluk Halus, Tayang di TransTV Pukul 23.00 WIB
Pemeran
Sharlto Copley sebagai Chappie (suara dan motion capture)