"Saya hanya bisa berdoa dan mensupport, semoga tidak ada sesuatu hal yang tidak diinginkan," ucap Sule
Setelah itu, wartawan pun bertanya perihal pasal yang dilaporkan Rizky Febian atas kejanggalan kematian Lina.
Dalam laporannya, Rizky Febian ini mencantumkan pasal pembunuhan.
Namun Sule mengaskan bahwa pasal itu hanyalah dugaan pembunuhan.
"Dugaan, bukan pembunuhan." tegas Sule.
Maka dari itu, Sule meminta agar media online dan YouTube dalam memberikan judul harus berimbang, jangan suudzon.
"Tolong dibantu demi kebaikan semua. Supaya tidak ada suudzon apapun dari pihak keluarga," imbuh Sule.
Tak hanya itu, Sule pun menyinggung soal keadilan.
"Juga supaya bisa ada keadilan, biar almarhmah bisa dipindahkan, Karena kalau kita memindahkan asal itu tidak bisa," ucap Sule.
Lantas, Sule pun menyebutkan perihal asal mula laporan Rizky Febian.
"Iky tidak berharap apapun. Pertama memindahkan, lalu dari pihak keluarga almarhumah pengen tahu penyebabnya," imbuhnya.
Sule lantas menegaskan bawa pihak Rizky Febian dan keluarga Lina tidak ada untuk menekan atau memojokkan siapapun.
Mengenai pasal dugaan pembunuhan pun yang menentukan sebenarnya adalah pihak kepolisian.
"Iky dan kami tidak menuduh siapapun, bukan berarti dia pelakunya.Tidak ada indikasi untuk menekan, mojokkan siapapun. Cuma adanya kepengen tahuan.
Pasal yang tahu kan kepolisian, jadi mereka yang menentukan hal itu.
Karena adanya kecurigaan, kejanggalan dan kepengentahuan dari pihak keluarga, ya kenapa enggak (buat laporan)," jawab Sule.
Lantas, Sule kembali menegaskan doanya terkait hasil autopsi Lina.
"Hasilnya apapun kita terima, dan kita tidak berharap yang lain-lain. Karena kita tidak menuduh siapapun," tegas Sule.
"Kalau hasilnya amit-amit buruk, apakah akan lanjut ke jalur hukum?" tanya wartawan.
Sule lantas meminta agar wartawan bertanya langsung kepada pihak pengacara Rizky Febian.
"Ya gak tahu, itu keputusan keluarga. Saya kan sudah bukan keluarga lagi, saya dari pihak luar. Silakan tanyakan ke keluarga," pungkas Sule. (TribunnewsBogor)
(TribunnewsBogor/Uyun)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)