Selain Corona, Berikut 10 Virus Paling Mematikan di Dunia: Pernah Booming di Indonesia Tahun 2000-an

Hingga Selasa (28/1/2020), sudah ada 106 korban jiwa dan 4.515 lainnya positif terkena virus corona. Berikut ini 10 virus paling mematikan di dunia.


zoom-inlihat foto
coronavirus-1.jpg
CNN
Coronavirus.(CNN)


Pasien penderita virus Crimea akan diberikan penanganan intensif yang meliputi transfusi darah, pemberian antibiotik, hingga suntikan pada pembuluh darah atau intravena.

Baca: Virus Corona (Coronavirus)

Baca: Virus HIV

6. Virus Junin

Virus Junin terkait dengan deman berdarah di Argentina. Namanya Junin diambil dari kota Junin, tempat pertama kasus ini dilaporkan sekitar tahun 1958.

Orang yang terinfeksi virus ini akan menderita peradangan jaringan, sepsis (di mana tubuh bereaksi hebat terhadap bakteria), dan pendarahan kulit.

Pada tahap awal infeksi, akan sangat sulit mengidentifikasi bahwa seseorang terserang virus Junin.

Angka kematian penderita yang disebabkan virus ini mencapai 30%.

Vaksin virus Junin dikenal dengan nama Candid #1, dan terbukti aman untuk primata.

Kemudian, setelah dilakukan tes pada manusia dan berhasil, vaksin ini juga disuntikkan pada lebih dari 6500 petani di Argentina ketika terjadi endemik virus Junin.

Hasilnya, vaksin ini punya tingkat keberhasilan hingga 84%.

5. Virus Lassa

Virus Lassa
Virus Lassa (WHO.int)

Orang yang pertama terinfeksi virus ini adalah seorang perawat di Nigeria.

Virus ini ditularkan oleh hewan pengerat. Paling sering terjadi di beberapa wilayah benua Afrika seperti Afrika Barat.

Beberapa spesies hewan pengerat adalah tikus, tupai, marmot, hamster, dan babi.

Para ilmuan berasumi 15 persen dari hewan pengerat di Afrika Barat membawa virus ini.

4. Virus Flu Burung

Cara mencegah Flu Burung
Cara mencegah Flu Burung (http://www.savepmi-taiwan.org/)

Nama virus H5N1 ini booming pada awal tahun 2000-an.

Dilaporkan sekitar 70% kematian disebabkan dari virus yang berawal dari unggas ini.

Setiap orang bisa terinfeksi jika melakukan kontak langsung dengan unggas dan sebagian besar kasus muncul di Asia.

Di Indonesia sendiri, virus paling banyak berasal dari ayam.

Virus flu burung merupakan virus influenza yang sebenarnya menyerang unggas, baik itu unggas liar maupun unggas peternakan (ayam, bebek, angsa, atau burung).





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved