Menyupiri Turis Wuhan
Berdasarkan pengakuan, pria ini pernah mengantarkan dua grup turis asal Wuhan pada awal Januari 2020.
Kini, ia berakhir di rumah sakit dengan infeksi virus corona pada tubuhnya, pada Sabtu (25/1/2020).
Gejala yang ia alami seperti flu dan demam, mengakibatkan ia harus menginap di rumah sakit.
Menteri Kesehatan Jepang, Katsunobu Kato mengatakan bahwa negaranya telah mengonfirmasi dua kasus baru masuk di negara sakura.
Sehingga total infeksi virus corona di Jepang mencapai 6 kasus.
"Satu dari mereka padahal tidak pernah berkunjung ke Wuhan, dan mengantarkan rombongan turis dari Wuhan di sebuah bus selama dua kali pada Januari," kata Katsunobu Kato.
Lebih jauh lagi, pihak Kementerian Kesehatan Jepang yang dikonfirmasi AFP mengatakan 'tidak pernah ada informasi' si pria tersebut bepergian ke China, termasuk Wuhan.
"Apabila ini benar, mungkin ia telah terinfeksi rombongan turis dari Wuhan. Jika demikian, maka (pria itu) dapat menjadi orang pertama (yang tidak pernah ke China) yang dapat mentransmisikan virus ke orang lain di Jepang," kata otoritas resmi Jepang.
Sejauh ini kasus virus corona di Jepang dilaporkan muncul karena adanya sejumlah orang yang datang dari Wuhan.
Baca: Pemerintah Kirim 10 Ribu Masker N95 dan Bahan Makanan untuk WNI di China demi Cegah Corona
Langkah Jepang Atasi Virus Corona
Jepang juga telah resmi mengadakan pengecekan status kesehatan para penumpang pesawat, baik yang akan bepergian maupun yang datang dari China.
Lebih jauh lagi, Jepang juga berencana akan mengirim sebuah pesawat ke Wuhan pada Selasa malam (28/1/2020) untuk mengevakuasi warganya dari kota tersebut.
Pesawat yang dikirim ini direncanakan akan mengangkut sebanyak 200 warga Jepang dari total 650 yang akan dipulangkan, kata otoritas Jepang.
Update Terbaru Kasus Virus Corona
Update terbaru kasus virus corona, korban meninggal mencapai 106 orang.
Sementara 1771 kasus baru virus corona dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan China pada Selasa pagi, (28/1/2020) waktu setempat.
Sehingga, total kasus virus corona dikonfirmasi telah meningkat menjadi hampir 4500 kasus di China.
Sebagian besar dari mereka yang meninggal karena virus corona dilaporkan berasal dari Provinsi Hubei, China.
Selain melalui penyebaran udara, virus corona juga dapat disebarkan melalui kontak fisik, seperti pernyataan Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) yang dikutip South China Morning Post, Selasa (28/1/2020).