"Dia berbicara bahasa Italia dengan sangat baik. Dia bahkan tahu bahasa daerah setempat," kata presiden federasi bola basket Italia, Giovanni Petrucci dilansir Tribunnewswiki.com dari The Associated Press, Senin (27/1/2020).
"Dia adalah seorang supranatural," kata pelatih basket Italia yang pernah menjadi asisten LA Lakers, Ettore Messina.
"Mendengar dia berbicara dan bercanda dalam bahasa Italia, mengingat ketika ayahnya bermain di sana dan mengingat bagaimana Kobe mengguncang NBA saat muda," kata Messina.
Baca: Liga Italia: Setelah Kapten Manchester United, Inter Milan Kembali Borong Pemain dari Liga Inggris
Baca: Transfer Liga Italia: Juventus Inginkan Pemain Barcelona, Milan Dekati Gelandang asal Spanyol
"Kobe sering membantu pebasket muda Italia tiba di NBA dan membantu mereka memasuki dunia yang kompetitif ini. Dia juga sangat membatu saya ketika berada di LA Lakers.”
"Sangat sedih kehilangan dirinya,” timpal Messina.
Kesedihan akan berpulangnya Kobe Bryant tak hanya dirasakan insan dunia basket.
Dunia sepak bola juga merasakan hal sama. Sosok Bryant merupakan ikon olahraga yang harum mewangi diluar hiruk pikuk perbasketan.
Para klub dan bintang sepak bola dunia ikut menyampaikan duka cita atas kepergian Kobe Bryant yang akrab dengan jersey nomor 8 dan 24 semasa aktif bermain.
Pernah tumbuh dan kembang di Italia, membuat Kobe Bryant jatuh cinta terhadap salah satu olahraga terbeken disana, sepak bola.
Selain itu, Kobe Bryant pun diketahui menjadi penggemar salah satu klub besar dunia asal Italia, AC Milan.
Kobe pun pernah datang ke Milanello, markas latihan klub berjuluk Rossoneri itu pada musim 2013-14.
Baca: Rekor Buruk Manchester United: Lebih Sering Kalah Ketimbang Menang di Liga Inggris Sejak Maret 2019
Baca: Siaran Liga Inggris Jadi Sebab Helmy Yahya Dipecat Dewan Pengawas TVRI: Tak Sesuai Jati Diri Bangsa
(Tribunnewswiki.com/Haris)