Endoftalmitis

Endoftalmitis merupakan salah satu penyakit mata yang berupa infeksi di lapiran bagian dalam mata, sehingga bola mata mengeluarkan nanah. Peradangan berat yang terjadi pada seluruh jaringan intraocular yang mengenai dua dinding bola mata juga bisa mengakibatkan Endoftalmitis.


zoom-inlihat foto
endoftalmitis.jpg
hallosehat.com
Endoftalmitis merupakan salah satu penyakit mata yang berupa infeksi di lapiran bagian dalam mata, sehingga bola mata mengeluarkan nanah.

Endoftalmitis merupakan salah satu penyakit mata yang berupa infeksi di lapiran bagian dalam mata, sehingga bola mata mengeluarkan nanah. Peradangan berat yang terjadi pada seluruh jaringan intraocular yang mengenai dua dinding bola mata juga bisa mengakibatkan Endoftalmitis.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Endoftalmitis merupakan salah satu penyakit mata yang berupa infeksi di lapiran bagian dalam mata, sehingga bola mata mengeluarkan nanah. (1)

Endoftalmitis adalah peradangan berat yang  terjadi pada seluruh jaringan intraocular yang mengenai dua dinding bola mata.

Dua dinding  bola mata yang terjadi peradangan yaitu retina dan koroid tanpa melibatkan sklera dan kapsula tenon.

Enfortalmitis juga bisa terjadi karena adanya infeksi. (2)

Baca: Penyakit Lyme (Lyme Disease)

Baca: Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

Endoftalmitis yang terjadi secara parah di bagian dalam mata akan berdampak pada vitreous dan aqueous humor.

Vitreous adalah zat seperti gel bening yang terletak di bagian tengah bola mata, tepatnya di belakang lensa mata.

Sementara aqueous humor merupakan cairan bening yang melapisi bagian depan mata.

Peradangan yang terjadi oleh penderita Endoftalmitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri seperti Staphulococcus, Streptococcus dan bakteri gram negatif atau jamur.

Endoftalmitis juga bisa disebabkan oleh infeksi virus.

Endoftalmitis steril atau tidak menular dapat terjadi akibat patahan lensa yang tertinggal di dalam mata setelah menjalani operasi katarak atau akibat obat-obatan yang disuntikkan ke mata. (3)

  • Penyebab Endoftalmis


Endoftalmitis dapat terjadi karena dua faktor, infeksi yang disebabkan oleh imunologis atau autoimun (non-infeksi).

Endoftalmitis yang disebabkan oleh infeksi dapat bersifat endogen dan eksogen.

  1. Endogen

Endoftalmitis endogen terjadi akibat penyebaran bakteri, jamur atau parasit di dalam tubuh yang menyebar secara hematogen. (4)

Infeksi yang telah terjadi di dalam tubuh atau di bagian tubuh lain bisa berpindah ke mata melalui aliran darah. (5)

Endoftalmitis endogen sangat jarang, hanya 2–15% dari seluruh endoftalmitis.

2. Eksogen

Endoftalmitis eksogen terjadi karena adanya faktor dari luar, seperti adanya tindakan pembedahan yang menyebabkan bola mata terbuka, reaksi terhadap benda asing maupun trauma yang mencederai bola mata. 

Umumnya, 56-90 persen dari seluruh kasus endoftalmitis disebabkan oleh bakteri gram positif. 

Baca: Oppositional Defiant Disorder (ODD)

Enoftalmitis tidak dapat terjadi semata-mata hanya karena hantaman yang menyebabkan mata memar.

Namun, gangguan ini terjadi karena adanya luka pada bagian dalam bola mata.

Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya luka antara lain:

  • Tindakan pembedahan
  • Luka yang menembus mata
  • Bakteri, jenis yang paling banyak menyebabkan endoftalmitis adalah Staphylococcus epidermidis, Staphylococcus aureus, dan Streptococcus
  • Jamur, jenis yang paling banyak menjadi penyebab adalah Aspergilus, fitomikosis, dan aktinomises

Tanda-tanda dan gejala endoftalmitis yang paling umum adalah kehilangan penglihatan dan rasa nyeri di bagian mata.

Tergantung pada penyebabnya, tanda-tanda dan gejala Endoftalmitis dapat bervariasi.

Gejala awal dapat meliputi:

  • Penurunan drastis pada penglihatan
  • Nyeri pada mata yang memburuk setelah operasi
  • Mata merah
  • Kelopak mata membengkak
  • Lebih sensitif terhadap cahaya

Beberapa tanda-tanda dan gejala endoftalmitis yang muncul pascatraumatis atau eksogen adalah:

  • Penurunan drastis pada penglihatan
  • Nyeri pada mata yang memburuk setelah operasi
  • Mata merah
  • Kelopak mata membengkak

Jika peradangan mata yberasal dari infeksi dalam tubuh atau eksogen, tanda-tanda dan gejala akan muncul secara bertahap, seperti:

  • Penglihatan menurun secara perlahan dalam waktu beberapa minggu
  • Muncul floaters, yaitu bercak gelap, semi transparan, dan mengganggu penglihatan Anda (6)


Endoftakmitis merupakan kondisi darurat.

Jika tidak di diagnosis atau diatasi dengan segera, penderita Endoftalmitis dapat menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Untuk melakukan pencegahan terhadap Endoftalmitis yang disebabkan oleh trauma mata, penderita Endoftalmitis bisa menggunakan pelindung mata seperti kacamata pelindung.

Pasien pasca operasi mata sebaiknya mengikuti instruksi dokter dan sering memeriksa keadaan atau check up mata. (7)

Pencegahan Endoftalmitis

  • Gunakan selalu pelindung mata seperti kacamata dan penutup kepala.
  • Bila ada infeksi pada tubuh –seperti infeksi saluran kencing, infeksi telinga, dan sebagainya– segera temui dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Hal ini akan menghindarkan Anda dari risiko masuknya bakteri penyebab infeksi tersebut masuk ke jaringan mata lewat aliran darah.
  • Berikan waktu untuk mata Anda beristirahat agar tidak kelelahan.
  • Bila Anda akan menjalani pembedahan pada mata, misalnya karena katarak, konsultasikan perawatan mata yang perlu Anda lakukan pasca operasi pada dokter.

Pengobatan Endoftalmitis

Pengobatan endoftalmitis bergantung penyebabnya.

Segera setelah diagnosis endoftalmitis ditentukan, pengobatan dapat diberikan sesegera mungkin dan secara intensif.

Sebab keterlambatan penanganan, meski hanya beberapa jam, dapat memberikan hasil yang berbeda dari yang diinginkan.

Bila disebabkan oleh bakteri dan hal ini telah dibuktikan lewat pemeriksaan laboratorium, maka pemberian antibiotik dapat dilakukan.

Antibiotik ini dapat berbentuk tetes mata, per oral (diminum), atau lewat intra vena.

Suntikan antibiotik dapat langsung dilakukan ke dalam mata.

Bila penyebabnya adalah jamur, maka dapat diberikan antijamur seperti Amphotericin B yang langsung disuntikan ke dalam mata ataupun Fluconazol yang pemberiannya per oral (diminum).

Jika infeksi sudah semakin berat, dokter spesialis mata dapat melakukan tindakan bedah yang disebut Vitrectomy untuk mengangkat cairan dan nanah dari dalam mata. (8) (TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Penyakit Endoftalmitis
Jenis Penyakit Penyakit Mata
   


Sumber :


1. doktersehat.com
2. www.halodoc.com
3. www.klikdokter.com


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved