TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah Kemunculan Keraton di Purworejo dengan nama Keraton Agung Sejagat yang ternyata adalah keraton abal-abal, kini muncul keraton baru bernama Sunda Empire.
Keraton Agung Sejahat yang sudah resmi dibubarkan dan membuat Raja dan Ratunya tertangkap polisi karena penipuan dan sebarkan berita bohong ternyata tidak membuat beberapa kelompok orang kapok.
Kemunculan Keraton atau Kerajaan baru di Bandung, Jawa Barat kini juga menghebohkan warga sekitar.
Keraton baru yang bernama Sunda Empire-Earth Empire ini muncul dengan berseragam mirip militer.
Keberadaan Sunda Empire-Earth Empire terungkap setelah unggahan salah satu warga bernama Renny Khairani Miller di media sosial Facebook.
Dikutip dari jabar.tribunnews.com pada Sabtu (18/1/2020), Reny mengunggah fotonya mengenakan seragam seperti seorang angkatan militer lengkap dengan baret berwarna biru di kepalanya.
Renny mengunggah fotonya bersama ratusan orang lainnya yang juga mengenakan seragam serupa.
Pada foto yang diunggahnya pada 9 Juli 2019 itu juga terlihat spanduk bertuliskan Sunda Empire-Earth Empire.
Nama Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, ikut terseret ke dalam kehebohan Keraton Sunda Empire ini.
Nama UPI Bandung terseret karena foto yang diunggah Renny menunjukkan Sunda Empire yang beranggotakan ratusan orang sedang berkumpul di lahan luas kawasan kampus UPI Bandung.
Baca: Kemunculan Sunda Empire Tak Ada Dasar Sejarahnya, Disebut Menyalahi Aturan dan Memecahkan NKRI
Baca: Ridwan Kamil Buka Suara terkait Munculnya Sunda Empire: Banyak Orang Stres di Republik Ini
Ratusan orang ini membawa spanduk besar bertuliskan 'The First Anniversary World Development Bank Commemorating the 76th Years The Lost Nederlandsch Indie, March 8 1942-March 8 2018 Bandung (Atlantic).
Diduga kuat, Sunda Empire dan Keraton Agung Sejagat ini memiliki koneksi dan masih berhubungan satu dengan lainnya.
Pasalnya, unggahan Renny di facebook, sempat memperlihatkan Totok Santoso Hadiningrat, yang sebelumnya mengklaim dirinya sebagai Raja di Kerajaan Agung Sejagat.
Seperti halnya Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire juga memberikan prediksi bahwa pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020.
Setelah itu, kehidupan masyarakat dunia akan menjadi lebih baik dan sejahtera.
Baca: Makam di Halaman Kontrakan Totok Santoso di Sleman Ternyata Makam Janin Ratu Keraton Agung Sejagat
Baca: Setelah Keraton Agung Sejagat, Kini Muncul Sunda Empire, Keduanya Sama-sama Klaim Hal Mirip
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun ikut memberikan komerntar terkait dua Kerajaan yang menghebohkan Indonesia dengan kemunculan mereka.
"Banyak orang stress ya di Republik ini, menciptakan ilusi-ilusi yang sering kali romantisme-romantisme sejarah, dan ternyata ada orang yang percaya dan menjadi pengikutnya." kata Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (17/1/2020).
Ridwan Kamil berpendapat bahwa muncul banyak kerajaan abal-abal ini mengindikasikan bahwa indikator persoalan hidup telah membuat banyak orang mengalami tekanan kejiwaan.
Ridwan Kamil mengatakan Polda Jabar tengah mendalami kehadiran Sunda Empire-Earth Empire ini.
Emil, sapaan Gubernur Jawa Barat, meminta warga untuk tetap fokus menjalani kehidupannya dan selalu menyaring berbagai informasi yang beredar menggunakan logika dan akal sehat.
"Gunakan aturan perundang-undangan, jangan mudah percaya terhadap hal-hal yang tidak masuk ke dalam logika asal sehat," katanya.
Sebelumnya, di dalam video yang beredar, Sunda Empire sempat mengklaim bahwa sistem pemerintah dunia akan bermuara di Bandung.
"Dalam menyambut Indonesia baru yang lebih makmur dan sejahtera, dgn system pemerintah dunia yang dikendalikan dari titik 0.0 Bandung sebagai Mercusuar Dunia. Masa Pemerintahan Dunia yang sekarang akan berakhir sampai dengan tangg 15 Agustus 2020. Mari kita persiapkan diri kita uyk menyongsong kehidupan yang lebih baik dan sejahtera. Agar kita tdk menjadi budak di negara sendiri dan hidup hanya utk membayar tagihan yang terus naik dan biaya hidup yg terus melambung tinggi apalagi biaya pendidikan anak yg tdk gratis, setelah itu kita tua dan mati, terus pikniknya kapan???'"
Nama Kampus UPI Bandung pun sempat terkait dengan munculnya Sunda Empire karena foto yang diunggah Renny menunjukkan Sunda Empire melakukan pertemuan di lahan luas kawasan kampus UPI Bandung.
Kepala Seksi Hubungan Eksternal Kantor Humas UPI Bandung, Dr Yana Setiawan MPd, mengakui, lokasi yang terlihat dalam foto dan video kegiatan Sunda Empire adalah Taman Bareti, yang berada di lingkungan kampus UPI.
Namun, Yana menegaskan, UPI sama sekali tak ada kaitannya dengan Sunda Empire.
"Sebagai institusi pendidikan dan bagian dari pemerintahan, kami tegaskan bahwa seluruh sivitas akademika UPI, mulai dari mahasiswa hingga para pimpinan lembaga tidak ada yang terlibat dalam kegiatan atau keanggotaan dari organisasi yang viral di masyarakat tersebut. Jadi kalau ada pihak-pihak yang menggiring informasi UPI terlibat atau memfasilitasi kegiatan itu, maka informasi tersebut jelas tidak benar," ujar Yana dalam konferensi pers di Gedung Sekretariat UPI, Jumat (17/1/2020).
Yana mengatakan, berdasarakan informasi dari bagian Sarana dan Prasarana Kampus UPI, selama ini UPI tidak pernah menerima permohonan izin atau memberikan izin pada Sunda Empire untuk melakukan kegiatan atau menggunakan ruang fasilitas kampus UPI.
Belum diketahui secara pasti mengenai keberadaan Sunda Empire-Earth Empire ini, apakah merupakan kerajaan fiktif atau bukam.
Pemerintah Bandung juga sedang menyelidiki keterkaitan Sunda Empire ini dengan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. (TribunnewsWiki.com/Restu, Tribunjabar.id/Cipta Permana)