Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pantai Pangandaran adalah salah satu destinasi wisata pantai yang ada di Pangandaran, Jawa Barat.
Pantai Pangandaran terletak di Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.
Pantai Pangandaran merupakan pantai yang menghadap ke Samudera Hindia.
Baca: Pantai Nampu Wonogiri
Sejarah #
Pada awalnya Desa Pananjung Pangandaran ini dibuka dan ditempati oleh para nelayan dari suku Sunda.
Penyebab pendatang lebih memilih daerah Pangandaran untuk menjadi tempat tinggal karena gelombang laut yang kecil yang membuat mudah untuk mencari ikan.
Karena di Pantai Pangandaran inilah terdapat sebuah daratan yang menjorok ke laut yang sekarang menjadi cagar alam atau hutan lindung, tanjung inilah yang menghambat atau menghalangi gelombang besar untuk sampai ke pantai.
Di sinilah para nelayan menjadikan tempat tersebut untuk menyimpan perahu yang dalam bahasa sundanya disebut andar setelah beberapa lama banyak berdatangan ke tempat ini dan menetap sehingga menjadi sebuah perkampungan yang disebut Pangandaran.
Pangandaran berasal dari dua buah kata pangan dan daran yang artinya pangan adalah makanan dan daran adalah pendatang.
Jadi Pangandaran artinya sumber makanan para pendatang.
Lalu para sesepuh terdahulu memberi nama Desa Pananjung, karena menurut para sesepuh terdahulu di samping daerah itu terdapat tanjung di daerah inipun banyak sekali terdapat keramat-keramat di beberapa tempat.
Pananjung artinya dalam bahasa sunda Pangnanjung-nanjungna (paling subur atau paling makmur).
Pada mulanya Pananjung merupakan salah satu pusat kerajaan, sejaman dengan kerajaan Galuh Pangauban yang berpusat di Putrapinggan sekitar abad XIV M setelah munculnya kerajaan Pajajaran di Pakuan Bogor.
Nama rajanya adalah Prabu Anggalarang yang salah satu versi mengatakan bahwa beliau masih keturunan Prabu Haur Kuning, raja pertama kerajaan Galuh Pagauban, namun sayangnya kerajaan Pananjung ini hancur diserang oleh para Bajo (Bajak Laut) karena pihak kerajaan tidak bersedia menjual hail bumi kepada mereka, karena pada saat itu situasi rakyat sedang dalam keadaan paceklik (gagal panen). (1)
Pada tahun 1922 pada jaman penjajahan Belanda oleh Y Everen (Presiden Priangan) Pananjung dijadikan taman baru, pada saat melepaskan seekor banteng jantan, tiga ekor sapi betina dan beberapa ekor rusa.
Karena memiliki keanekaragaman satwa dan jenis - jenis tanaman langka, agar kelangsungan habitatnya dapat terjaga maka pada tahun 1934 Pananjung dijadikan suaka alam dan marga satwa dengan luas 530 Ha.
Pada tahun 1961 setelah ditemukannya Bunga Raflesia padma status berubah menjadi cagar alam.
Dengan meningkatnya hubungan masyarakat akan tempat rekreasi maka pada tahun 1978 sebagian kawasan tersebut seluas 37, 70 Ha dijadikan Taman Wisata.
Pada tahun 1990 dikukuhkan pula kawasan perairan di sekitarnya sebagai cagar alam laut (470,0 Ha) sehingga luas kawasan pelestarian alam seluruhnya menjadi 1000,0 Ha.
Perkembangan selanjutnya, berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 104/KPTS-II/1993 pengusahaan wisata TWA Pananjung Pangandaran diserahkan dari Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam kepada Perum Perhutani dalam pengawasan Perum Perhutani Unit III Jawa Barat, Kesatuan Pemangkuan Hutan Ciamis, bagian Kemangkuan Hutan Pangandaran.
Menjadi Kabupaten Pangandaran
Undang-undang nomor 21 tahun 2012 mendasari lahirnya kabupaten baru (DOB) yang ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 16 November tahun 2012.
Kemudian diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin pada tanggal 17 November tahun 2012, maka Pangandaran resmi menjadi Kabupaten di Provinsi Jawa Barat.
Dalam UU No. 21/2012 disebutkan, Kabupaten Pangandaran berasal dari sebagian wilayah Kabupaten Ciamis, yang terdiri dari : Kecamatan Parigi, Kecamatan Cijulang, Kecamatan Cimerak, Kecamatan Cigugur, Kecamatan Langkaplancar, Kecamatan Mangunjaya, Kecamatan Padaherang, Kecamatan Kalipucang, Kecamatan Pangandaran dan Kecamatan Sidamulih. Ibu Kota Kabupaten Pangandaran berkedudukan di Kecamatan Parigi.
Baca: Pantai Bopong
Baca: Pantai Bandengan
Lokasi dan Akses #
Pantai Pangandaran merupakan pantai yang berlokasi di Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat.
Rute pantai Pangandaran dari Bandung, ada beberapa alternatif jalan yang bisa kita pakai :
Jalur utama via Bandung – Tasikmalaya – Banjar – Pangandaran. jalur ini mudah buat di ikuti, banyak petunjuk jalanya kok.
Jalur alternatif Bandung – Tasikmalaya – Pantai Cipatujah – Pangandaran.
Rute alternatif jalur selatan Jawa Barat; Bandung – Pangalengan – Cisewu – Rancabuaya – Pameungpeuk – Cipatujah – Pangandaran.
Rute ini lebih sepi, kondisi jalannya juga sudah lumayan bagus.
Anda bisa menggunakan bus dengan jurusan Sukabumi – Pangandaran, Jika dari Bandung, anda bisa menuju ke terminal Cicaheum dan memilih jurusan Bandung – Pangandaran.
Dari Jakarta bisa menggunakan Bus jurusan Kampung Rambutan – Pangandaran.
Dari arah Jakarta anda bisa masuk ke Tol Cipularang dan keluar melalui Tol Cileunyi yang merupakan batas akhir tol tersebut di arah timur.
Anda tinggal mengikuti jalan raya dengan jarak 200km menuju kota Ciamis, lalu dilanjutkan Banjar dan sampai di Pangandaran.
Alternatif lainnya adalah dengan pesawat dari Jakarta atau Bandung ke bandara Nusawiru Pangandaran. Salah satu maskapai dengan rute ini adalah Susi Air. (2)
Daya Tarik #
Ada banyak tempat wisata di pangandaran yang bisa kita kunjungi di sekitar Pantai Pangandaran:
- Pantai Pananjung atau Pantai Barat Pangandaran
Pantai Pananjung atau Pantai Pangandaran sebelah barat merupakan area pantai yang paling banyak dikunjungi. (3)
Bentukannya landai dengan pasir pantai yang luas.
Pantai di sini cukup luas juga, bisa puas buat jalan-jalan nikmatin. Di sore hari, kita bisa menikmati makanan dan minuman sambil melihat sunset pantai panganradan yang indah.
- Pantai Timur Pangandaran
Di pantai timur pangandaran pasirnya sedikit, tapi lebih tenang dibandingkan pantai pananjung di sebelah barat.
Ada banyak dermaga dan tanjung kecil yang menjorok ke laut, cocok untuk menikmati waktu bersantai.
Selain itu, banyak tempat makan ikan bakar disana.
Di pantai timur pangandaran, kita bisa menikmati sunrise.
- Cagar Alam
Berada sangat dekat dengan Pantai Pangandaran, Cagar Ala ini adalah sebuah hutan yang menghubungkan antara pantai pasir coklat dan pantai pasir putih.
Di Cagar Ala mini anda bisa melihat berbagai macam satwa diantaranya adalah rusa, kera dan lutung.
Yang perlu di perhatikan adalah anda harus berhati-hati jika masuk ke Cagar Alam saat membawa makanan atau minuman.
Dikarenakan para kera akan mencuri makanan tersebut dari tangan anda. Biaya masuk ke Cagar Alam adalah 20.000 perorang.
- Citumang
Jika anda bosan dengan suasana pantai, anda bisa mencoba bodyrafting di citumang, Citumang merupakan sebuah sungai yang mengalir dengan air yang sangat jernih.
Di sini kita bisa bermain bodyrafting bersama rekanan dan didampingi juga oleh sang pemandu yang akan mengabadikan momen dengan action cam.
Untuk dapat menikmati bodyrafting di citumang, anda harus membayar tiket sebesar Rp 150.000 – Rp 175.000 per orang, harga tersebut sudah termasuk pelampung, makan dan dokumentasi.
- Green Canyon
Green Canyon merupakan tempat wisata hamper mirip seperti Citumang namun lebih populer.
Anda bisa kesini dengan waktu sekitar 1 jam dari Pantai Pangandaran.
Anda bisa menikmati pemandangan di green canyon dengan cara menyewa perahu untuk menyusuri sungai hingga sampai ke sebuah gua dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.
Di dalam gua anda bisa berenang dan meloncat dari bebatuan. Untuk dapat menikmati indahnya Green Canyon anda dikenakan tariff sebesar Rp. 250.000 untuk perahu (max. 6 orang) dan berenang/perahu Rp. 100.000 dengan durasi 30 menit.
- Pantai Batu Hiu
Di pantai ini anda bisa menikmati pemandangan dari atas bukit, di pantai ini tidak di perbolehkan berenang dikarenakan ombaknya yang cukup besar.
Di atas bukit terdapat saung / gazebo untuk menikmati indahnya pemandangan pantai batu hiu.
Fasilitas dan Retribusi #
Harga tiket masuk ke Pantai Pangandaran adalah :
Pejalan Kaki : Rp. 5.800
Roda 2 : Rp. 13.000
Jenis Sedan atau Jeep : Rp. 34.000
Jenis Carry : Rp. 65.000
Mobil Penumpang besar : Rp. 93.000
Bus Kecil : Rp. 122.000
Bus Sedang : Rp. 186.000
Bus Besar : Rp. 307.000
Fasilitas yang disediakan di Pantai Pangandaran sangat beragam berikut fasilitas yang bisa anda nikmati :
- Penginapan
Bagi anda yang ingin berlibur dan bermalam di Pantai Pangandaran, di pantai ini banyak dibangun hotel dengan harga yang bervariasi. Jadi anda tidak perlu khawatir untuk bermalam karena disini banyak disediakan fasilitas yang sesuai isi dompet anda. (4)
- Tempat Makan
Anda bisa menjumpai banyak tempat makan di dekat area pantai, bahkan anda bisa juga memesan makanan cepat saji yang terdapat di dekat area pantai.
- Kamar Mandi & MCK
Seusai berenang anda tidak perlu kebingungan mencari tempat untuk membersihkan diri anda karena banyak tersedia kamar mandi di area pantai, biasanya dikenakan tarif 2-5 ribu rupiah untuk mandi dan bilas.
- Mushola
Di Pantai Pangandaran ini juga disediakan mushola untuk keperluan ibadah bagi anda yang beragama muslim.
- Tempat penyewaan Surfing & Snorkeling
Jika anda ingin berenang ataupun menikmati keindahan biota bawah laut, di Pantai Pangandaran juga disediakan tempat penyewaan surfing dan snorkeling dengan harga yang cukup terjangkau yakni 10.000 untuk papan surfing dan 25.000 – 35.000 untuk alat snorkeling
- Penyewaan Kuda
Jika anda ingin berkeliling Pantai Pangandaran, anda bisa menyewa kuda dengan tarif sekitar Rp. 50.000 – Rp. 100.ribu per 30 menit.
(Tribunnewswiki.com/Haris)
| Nama | Pantai Pangandaran |
|---|
| Lokasi | Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. |
|---|
| Google Map | google.com/maps/place/Pantai+Pangandaran |
|---|
| Kategori | Wisata pantai |
|---|
Sumber :
1. www.mypangandaran.com
2. pariwisataku.com
3. www.nativeindonesia.com
4. wisatabagus.com