Makam di Halaman Kontrakan Totok Santoso di Sleman Ternyata Makam Janin Ratu Keraton Agung Sejagat

Berdasarkan keterangan Camat Godean Sarjono, Ratu Keraton Agung Sejagat keguguran saat kehamilannya menginjak usia sekitar tiga bulan


zoom-inlihat foto
kas.jpg
Kompas.com
Gundukan tanah di rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat di RT 05/RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman yang ternyata sebuah makam. Di lokasi itu dimakamkan janin dari Fanni Aminadia.(KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA)


Totok Santoso dan Fanni Aminadia kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 14 UU RI No 1 Tahun 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Para pengikut Keraton Agung Sejagat diminta setor uang dan dijanjikan jabatan.

Ada yang menyetor Rp 3 juta hingga Rp 110 juta demi mendapat jabatan yang dijanjikan oleh sang 'raja' dan 'ratu' keraton itu.

Setelah menangkap Totok, polisi lantas menggeledah rumah kontrakan milik Totok yang ada di Sleman pada Rabu (15/1/2020) pagi.

Saat penggeledahan, polisi membawa Totok dan Bandi, seseorang yang disebut tangan kanan Totok Santoso.

Setelah penggeledahan oleh Polda Jateng selesai, pihak kepolisian setempat meminta agar karyawan Totok yang ada di rumah kontrakan melepas semua atribut dan lambang-lambang yang serupa dengan di Purworejo.

Deki Rinawan (31) salah seorang tetangga Totok menuturkan bahwa rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso di RT 05/RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, tersebut ternyata mendapat penjagaan dari para pengikutnya.

Baca: Ternyata Ini yang Dilakukan Pimpinan Keraton Agung Sejagat agar Bisa Rekrut Ratusan Pengikut

Baca: Karena Keraton Agung Sejagat, Raja Adipati Arief: ‘Mencoreng Nama Baik Keraton’

Para penjaga itu bahkan mengenakan seragam khusus.

"Seragamnya sama dengan yang di Purworejo (Keraton Agung Sejagat)," kata Deki Rinawan (31), tetangga Toto, kepada Kompas.com, Rabu (15/01/2020).

Orang yang berjaga di rumah Toto, kata Deki, berganti-ganti setiap harinya.

Namun, tidak ada satupun penjaga rumah Toto yang dikenali warga Dusun Berjo Kulon.

Keberadaan penjaga berseragam di rumah kontrakan itu, diakui Deki, sempat menimbulkan kecurigaan warga.

Terlebih, Totok yang sudah tinggal di daerah itu sejak 2018 tidak pernah berkomunikasi dengan warga sekitar.

 "Dari warga sudah dari dulu curiga, tapi mau bertindak kegiatan pastinya kan belum jelas. Jadi warga bisanya hanya memantau saja," ujar Deki.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Kompas.com/Wijaya Kusuma)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved