Fakta Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat: Buka Usaha Angkringan hingga Ingin Jadi Youtuber

Deretan fakta terbaru Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat, ingin buka angkringan hingga jadi Youtuber.


zoom-inlihat foto
sebelum-ditangkap-warga-pergoki-raja-ratu-keraton-sejagat-lakukan-hal-aneh.jpg
IST/Facebook via Tribun Jogja
Sebelum Ditangkap, Warga Pergoki Raja & Ratu Keraton Sejagat Lakukan Hal Aneh di Angkringannya, Sebut Ingin Jadi YouTuber


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Baru-baru ini publik digemparkan dengan adanya Keraton Agung Sejagat.

Keraton ini berada di Purworejo, Jawa Tengah.

Tak main-main, Keraton Agung Sejagat juga dipimpin oleh raja dan ratu.

Mereka ialah Totok Santosa Hadiningrat dam Kajeng Ratu Dyah Gitarja.

Kini, keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka .
Hal itu berkaitan dengan modus penarikan dana dari pengikut, dengan embel-embel akan diberikan jabatan dan gaji yang besar.

"Kami akan mendalami berapa banyak korban yang sudah mengumpulkan iuran dan motif lain yang akan kami ungkap," ujar Kapolda Jawa Tengah Irjen Rycko Amelda Daniel saat pengungkapan kasus di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

Baca: Psikolog Duga Raja Keraton Agung Sejagat Idap Delusi Grandiose: Tak Sesuai dengan Realita Sebenarnya

Baca: Polisi Ungkap Jumlah Rekening Totok ‘Raja Keraton Agung Sejagat’, Uang Tunai Tak Sampai Rp 20 Juta

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelda Daniel didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Sutisna menggelar konferensi pers di Polda Jateng, Rabu (15/01/2020). Polisi menetapkan Toto, raja Keraton Agung Sejagat sebagai tersangka.(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelda Daniel didampingi Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Sutisna menggelar konferensi pers di Polda Jateng, Rabu (15/01/2020). Polisi menetapkan Toto, raja Keraton Agung Sejagat sebagai tersangka.(KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA) (KOMPAS.com/RISKA FARASONALIA)

Berikut ini adalah fakta terbaru mengenai Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagad, dihimpun oleh TribunnewsMaker.com.

Jalani Ritual di Dieng

Tak sembarangan, Totok Santoso ternyata sempat menjalani ritual pengukuhan sebagai raja.

Pengukuhan tersebut dilakukan di kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, tahun 2019 lalu.

Hal tersebut telah diceritakan oleh Kepala Unit Pengelola Teknis (UPT) Pengelolaan Objek Wisata Dieng Aryadi Darwanto.

"Pasti, karena namanya sama Pak Toto itu, ratunya juga sama, ada namanya. Waktu itu sebelum prosesi mereka juga sempat bermalam di rumah tetua adat sini, dia dikasih pakaian kebesaran, masih disimpan sepertinya, karena ada rumbai-rumbai di belakang jadi enggak mau pakai," kata Aryadi.

Prosesi pengukuhan raja dan doa bersama memperingati 1.000 tahun Raja Sanjaya dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB.

Aryadi mengingat saat itu sudah turun es.

Kemudian dia memutuskan pulang karena kedinginan.

Kala itu ada 100 orang yang mengawali ritual di sumber mata air Bimalukar.

Dengan menggunakan kostum kerajaan dan iringan drumband, mereka berjalan kaki ke kompleks Candi Arjuna.

Saat ritual itu dilakukan, ada beberapa aparat kepolisian dari Polda Jateng ikut mengamankan.

"Kirab dimulai maghrib, sampai candi hampir pukul 20.00 WIB, jalan kaki dua jam, jaraknya hanya sekitar satu kilometer, tapi kan gerakannya satu langkah berhenti, berjalan berhenti. Musiknya seperti di Keraton Yogyakarta," tutur Aryadi.

Baca: Alasan Totok Dirikan Keraton Agung Sejagat: ‘Saya Dapat Ilham Dari Leluhur Kerajaan Majapahit’

Baca: Selain Ritual, Raja Keraton Agung Sejagat Purworejo Pernah Gelar Kirab Pengantin di Kontrakan

Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat di Tuk Bimalukar Dieng
Raja dan ratu Keraton Agung Sejagat di Tuk Bimalukar Dieng (Istimewa)

Raja Kontrak Rumah di Sleman

Dirikan kerajaan di Purworejo, Totok Santoso ternyata mengontrak rumah di Sleman, Yogyakarta.

Rumah kontrakan itu dikontrak Totok Santoso sejak tahun 2018.

Melansir Kompas.com, rumah kontrakan tersebut terletak di RT 05 RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Di tempat parkir yang ada di rumah kontrakan Totok Santoso, terdapat beberapa sepeda motor terparkir.

Terlihat pula satu mobil Marcedes Benz warna hitam yang terparkir.

Rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso di RT 05/RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman digeledah polisi, Rabu (15/1/2020) dini hari.
Rumah kontrakan Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso di RT 05/RW 04 Dusun Berjo Kulon, Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman digeledah polisi, Rabu (15/1/2020) dini hari. (KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA)

Buka Usaha Angkringan

Totok Santoso ternyata membuka angkringan di rumah kontrakannya yang terletak di Sleman.

Angkringan tersebut dibuka Totok Santoso pada tahun 2018 lalu.

Lokasi angkringan berada di dalam halaman tepat di sebelah selatan rumah utama.

Bahkan saat Totok Santoso ditangkap, angkringan tersebut masih buka.

Pada tahun 2018, Totok Santoso bercerita ke perangkat desa mendirikan angkringan di kontrakan bersama komunitasnya.

"Pak Toto kita panggil ke sini (kantor desa), kita minta penjelasan sebenarnya tempat itu mau digunakan untuk apa. Beliau menjawab akan mengembangkan semacam usaha angkringan," ucap Sekretaris Desa Sidoluhur Fajar Nugroho, Rabu (15/1/2020).

Sang Ratu Bukanlah Istri Totok Santoso

Fanni Aminadia yang disebut-sebut sebagai Ratu Dyah Gitarja, ternyata bukanlah istri Raja.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelda Daniel, mengatakan bahwa status Fanni Aminadia (41) merupakan teman dekat Totok Santoso.

Menurut Rycko, nama panggilan Dyah Gitarja dibuat saat Totok Santoso berperan sebagai raja Keraton Agung Sejagat yang namanya menjadi Totok Santoso Hadiningrat.

Sementara itu, Fanni Aminadia (41) berperan sebagai Permaisuri Ratu Dyah Gitarja.

Permaisuri Keraton Agung Sejagat Kanjeng Ratu Dyah Gitarja alias Fanni Aminadia
Permaisuri Keraton Agung Sejagat Kanjeng Ratu Dyah Gitarja alias Fanni Aminadia (Kolase Instagram @fanniaminadia)

Ingin jadi Youtuber

Dilansir dari dari Kompas.com, Totok Santoso ternyata pernah melakukan ritual di rumah kontrakannya di Sleman.

Namun ternyata ritual tersebut untuk keperluan shooting film kolosal di kanal Youtube.

Saat shooting dilakukan, angkringan di halaman rumah sudah di-setting era kerajaan.

Karena curiga, pihak perangkat desa mendatangi dan menanyakan kegiatan yang dilakukan oleh Totok Santoso saat itu.

Namun, yang menjawab adalah Fanni Aminadia yang disebut sebagai istri Toto yang juga menjadi Ratu Keraton Agung Sejagat dengan sebutan Dyah Gitarja.

Menurut keterangan Kasi Pemerintahan Desa Sidoluhur, Adi Arya Pradana, Fanni Aminadia ingin menjadi Youtuber.

"Bu Fanni ini sangat canggih berkata-kata, waktu itu trennya YouTube. Mereka mengatakan ingin menjadi YouTuber," kata Kasi Pemerintahan Desa Sidoluhur Adi Arya Pradana.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Ahmad Nur Rosikin) (TribunnewsMaker.com/Ninda)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Gending Sriwijaya (2013)

    Gending Sriwijaya adalah sebuah film drama laga kolosal
  • Film - Modual Nekad (2025)

    Modual Nekad adalah sebuah film drama komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved