Aturan Menyalakan Lampu Motor pada Siang Hari Sudah Ada di Negara Maju Hampir Setengah Abad Silam

Negara-negara maju sudah lebih dulu mewajibkan pengendara motor menyalakan lampu pada siang hari


Aturan Menyalakan Lampu Motor pada Siang Hari Sudah Ada di Negara Maju Hampir Setengah Abad Silam
Tribunnews.com
Pengendara motor menyalakan lampu pada siang hari 


Negara-negara maju sudah lebih dulu mewajibkan pengendara motor menyalakan lampu pada siang hari

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Aturan menyalakan lampu motor pada siang hari sudah diberlakukan di negara-negara maju hampir setengah abad yang lalu.

Beberapa hari yang lalu sempat viral dua mahasiswa yang menggugat aturan menyalakan lampu motor pada siang hari.

Mereka menilai aturan itu tidak adil karena Presiden Joko Widodo pernah mengendarai motor pada siang tanpa menyalakan lampu, tetapi tidak ditilang.

Keduanya secara resmi mengajukan permohonan uji materi Pasal 107 Ayat (2) dan Pasal 293 Ayat (2) Undang-undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ke Mahkamah Konstitusi.

Presiden Joko Widodo berjaket merah menunggangi motor barunya bergaya tracker menuju Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018).
Presiden Joko Widodo berjaket merah menunggangi motor barunya bergaya tracker menuju Pasar Anyar, Kota Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018). (Kompas.com/Fabian Januarius Kuwado)

Aturan menyalakan lampu kendaraan pada siang hari memang bukan hal baru di Indonesia.

Aturan yang dimuat dalam UU LLAJ ini pertama kali dikeluarkan oleh Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 1988 lewat Giri Suseno Hadihardjono selaku Dirjen Perhubungan Darat waktu itu.

Baca: Mahasiswa Gugat Aturan Nyalakan Lampu Motor Siang Hari, Singgung Jokowi hingga Nasib Driver Ojol

Baca: Tampil Baru, Lampu Yamaha All New NMAX 2020 Ternyata Lebih Terang dari Versi Lama, Ini Alasannya

Selanjutnya peraturan mengenai Daytime Running Light (DRL) pertama kali diuji coba awal 2005 di Surabaya, Jawa Timur dan diterapkan pertama kali 4 Desember 2006 dengan tanpa sanksi bagi yang melanggar.

Akhirnya peraturan DRL mulai berjalan efektif, setelah UU No. 14 Tahun 1992 direvisi menjadi UU No. 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Soal waktu penerapan DRL, ternyata Indonesia tertinggal sangat jauh dari negara-negara maju.

"Di negara-negara maju aturan DRL sudah diterapkan 40 tahun yang lalu, jadi semua mobil dan motor di negara maju itu begitu engine hidup lampu otomatis langsung menyala," kata Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Minggu (12/1/2020).

"Hal tersebut bisa dilihat pada mobil atau motor built up (CBU) zaman dulu di Indonesia yang berasal dari negara maju seperti dari benua Eropa, itu lampunya otomatis menyala semua sebelum aturan itu berlaku di sini," tambah Jusri kepada GridOto.com.

Ilustrasi nyala lampu utama Kia Picanto GT Line yang sudah LED proyektor di siang hari
Ilustrasi nyala lampu utama Kia Picanto GT Line yang sudah LED proyektor di siang hari (Gridoto.com/Ibnu Jundi)

Sementara Finlandia jadi negara pertama yang mewajibkan lampu kendaraan menyala pada siang hari bagi semua pengendara pada tahun 1972, disusul Swedia tahun 1977, kemudian diikuti negara-negara lainnya di Eropa.

Inggris sendiri baru memberlakukan DRL pada 1 April 1987, tiga tahun berselang giliran Kanada menerapkannya pada 1 Januari 1990.

Setelah menerapkan regulasi DRL, rata-rata angka kecelakaan yang melibatkan motor di negara-negara tersebut berkurang 20 sampai 30 persen dari sebelumnya.

Baca: Tilang Elektronik untuk Motor Mulai Diberlakukan pada 2020

Baca: Punya SIM Tapi Tidak Dibawa Saat Ada Razia, Bakal Tetap Ditilang? Ini Penjelasannya

Salah satu faktor turunnya angka kecelakaan dikarenakan kecepatan cahaya yang lebih cepat dari kecepatan suara dan laju kendaraan.

"Dari jauh mata manusia sudah bisa mendeteksi cahaya, sementara laju kendaraan itu bervariasi, misalnya di jalan lintas ada mobil yang melaju 80 kilometer per jam dan di arah berlawanan ada mobil berkecepatan 120 kilometer per jam. Dalam hitungan detik dengan jarak sekitar 200 meter dua kendaraan tersebut bisa sangat dekat," kata Jusri.





Halaman
123
Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri




ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved