TKI Dipenjara 6 Bulan: Tak Hanya Curi Uang, Diana Sajikan Nasi Campur Urine dan Ludah pada Majikan

Diana dipenjara 6 bulan 7 pekan lantaran mencuri uang dan melakukan perbuatan onar yaitu mencampur nasi dengan urine, ludah, dan darah menstruasi.


zoom-inlihat foto
nasi-putih-air-putih.jpg
Instagram/yevatrisa_kako
Ilustrasi Diana (30), TKI di Singapura dipenjara 6 bulan 7 pekan lantaran telah mencuri uang dan melakukan perbuatan onar yaitu mencampur nasi dengan urin, ludah, dan darah menstruasi.


Diana dipenjara 6 bulan 7 pekan lantaran mencuri uang dan melakukan perbuatan onar yaitu mencampur nasi dengan urine, ludah, dan darah menstruasi.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Singapura dikabarkan dipenjara selama 6 bulan 7 pekan.

Ha tersebut dikarenakan sang TKI, Diana (30) terbukti telah mencuri uang.

Tak hanya itu, Diana juga dilaporkan telah melakukan perbuatan onar kepada majikannya.

Perbuatan tersebut adalah menghidangkan nasi dan air kepada sang majikan yang sudah dicampurnya dengan urine, ludah, hingga darah menstruasi.

Baca: Pengakuan Perias TKW Taiwan yang Tipu Pacar TKI Korea: Bau Mulutnya Itu Lho Sampai Saya Minta Masker

Baca: Pemilik Foto yang Dipakai Nenek-nenek Tipu Pemuda TKI Taiwan Akhirnya Bicara: Yusuf Buat Aku Aja

Pemberitaan tersebut kemudian menjadi perbincangan hangat baik di Indonesia maupun Singapura.

Dikutip dari Channel News Asia, Diana melakukan perbuatan menjijikkan tersebut dengan tujuan agar sang majikan menjadi menurut padanya.

Melalui perbuatan tersebut, Diana meyakini sang majikan tidak memarahinya karena kinerjanya yang buruk.

Disisi lain, Diana berhasil mencuri uang sang majikan sebesar 13.300 Dolar Singapura atau setara dengan 135 juta Rupiah lebih (kurs 1 Dolar Singapura = 10. 159 Rupiah).

Uang tersebut kemudian dikirimkan kepada keluarga Diana di Indonesia.

Pencurian tersebut dilakukan secara bertahap sejak Agustus 2017 hingga Juni 2018 lalu.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved