Tembak Boeing 737, Presiden Iran Hassan Rouhani: Duka dan Doa Saya untuk Keluarga yang Ditinggalkan

Presiden Iran Hassan Rouhani berduka atas insiden kecelakaan Boeing 737.


zoom-inlihat foto
presiden-iran-hassan-rouhani-dan-kecelakaan-boeing-737.jpg
Kolase Foto (Twitter @HassanRouhani dan AP)
Presiden Iran berkomentar melalui media sosialnya atas insiden jatuhnya pesawat Boeing 737. Iran mengakui tidak sengaja menembak pesawat penumpang tersebut


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Iran resmi memberi pengakuan pada Sabtu (11/1) waktu setempat bahwa pasukan bersenjatanya 'secara tidak sengaja' menembak jatuh Pesawat Penumpang Ukraina Airlines jenis Boeing 737.

Presiden Iran, Hassan Rouhani berkomentar terkait pernyataan militernya yang mengakui ada kesalahan manusia dalam mengidentifkasi serangan.

Hassan Rouhani menyebut bahwa insiden ini sebagai kesalahan tak termaafkan.

"Republik Islam Iran sangat menyesal atas kesalahan besar ini"

"Duka dan doa saya untuk semua keluarga yang ditinggalkan" ujar Hassan melalui media sosial pribadinya di akun Twitter, @HassanRouhani, Sabtu (11/2/2020).

"Investigasi terus dilanjutkan untuk mencari tahu dan menuntut tragedi besar dan kesalahan tak termaafkan ini, " tambahnya.

Sebelumnya Iran sempat menolak bertanggungjawab atas Insiden jatuhnya pesawat yang menewaskan 176 orang ini dari tuduhan negara-negara Barat.

Pesawat Ukraina Airlines Boeing 737 ditembak jatuh pada Rabu dini hari, beberapa jam setelah Iran meluncurkan sejumlah rudal balistik yang menyerang dua pangkalan militer Amerika Serikat dan koalisi di Irak.

Serangan Iran ini diadakan sebagai pembalasan atas dibunuhnya Jenderal militer Iran, Qassem Soleimani dalam serangan di Baghdad, Irak.

Tidak ada yang terluka atas serangan Iran di Pangkalan AS dan koalisi di Irak.

Baca: Sempat Jadi Misteri, Militer Iran Akui Tak Sengaja Tembak Pesawat Boeing 737, Dikira Pesawat Musuh

Pejabat AS umumkan sebab jatuhnya pesawat Ukraina Boeing 737 karena Iran. (Ilustrasi: Ukraina Airlines)
Pejabat AS umumkan sebab jatuhnya pesawat Ukraina Boeing 737 karena Iran. (Ilustrasi: Ukraina Airlines) (Wikimedia)

Akui Keliru Identifikasi

Pernyataan militer Iran yang dikutip oleh media lokal setempat menyebut keliru mengidentifikasi pesawat penumpang Ukraina Airlines  yang dianggap sebagai pasukan AS yang akan menyerang balik.

Militer Iran menyatakan saat itu pihaknya sedang berada pada tingkat kewaspadaan yang tinggi di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).

"Dalam kondisi seperti itu, karena kesalahan manusia dan cara yang tidak disengaja, pesawat itu tertembak ," ujar militer Iran dalam pernyataan resminya yang dikutip AP, (11/1/2020).

Militer Iran meminta maaf dan mengatakan akan memperbaiki sistemnya untuk mencegah tragedi serupa di masa depan.

"Mereka yang bertanggungjawab atas serangan di pesawat penumpang akan mendapat tuntutan hukum," tambah pernyataan tersebut.

Data penerbangan Ukraina menunjukkan pesawat Boeing 737-800 tersedia secara online.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pesawat mengudara dengan normal setelah lepas landas.

Pesawat hampir mencapai ketinggian 8.000 kaki (2.400 m), sebelum pada akhirnya data pesawat menghilang tiba-tiba.

Menurut seorang mantan penyelidik kecelakaan udara, pencapat mengenai kegagalan mesin maish terlalu dini untuk diutarakan.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved