Transfer Liga 1: Persebaya Rekrut 'Ibrahimovic KW', Arema Justru Eksodus Pemain Keluar

Persebaya Surabaya resmi memperkenalkan pemain baru dari klub asal liga Swedia, Arema justru alami eksodus pemain keluar.


zoom-inlihat foto
mahmudeidarema.jpg
Kolase media resmi Persebaya Surabaya dan Kompas.com
Mahmuod Eid, aktivitas transfer terkini Persebaya. Sedangkan Arema sedang mengalami eksodus pemain pasca kedatangan pelatih baru.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Persebaya Surabaya memperkenalkan Mahmoud Eid via unggahan instagram klub pada Selasa (7/1/2020).

"Persebaya is ME. Bonek dan Bonita sejagat raya, ucapkan selamat datang kepada pemain baru kita, Mahmoud Eid!," tulis penyataan Persebaya.

Mahmoud Eid merupakan pemain yang berposisi sebagai penyerang.

Selain itu, pemain 26 tahun itu bisa bermain sebagai gelandang sayap.

Sebelumnya, Mahmoud Eid bermain untuk klub Kalmar FF di kasta teratas Liga Swedia.

Mahmoud Eid merupakan pemain timnas Palestina.

Tercatat, ia pernah memperkuat 17 pertandingan timnas Palestina.

Dengan kedatangan Mahmoud Eid saat ini Persebaya memiliki tiga pemain asing.

Dua pemain asing Persebaya lain ialah David da Silva dan Aryns Williams.

Baca: Derbi Manchester: Diwarnai Saling Sindir Pelatih, Manchester United Takluk di Kandang Sendiri

Baca: Transfer Liga 1: Andik Vermansah Diantara Bali United dan PSM, Spasojevic Menuju Ibukota

mamoodeid
Mahmoud Eid, pemain baru Persebaya Surabaya.

Keduanya bertahan di Persebaya untuk musim 2020.

Selain itu ada tujuh pemain Persebaya yang telah diumumkan bertahan yakni Irfan Jaya, Hansamu Yama, Oktafianus Fernando, Muhammad Hidayat, Mokhamad Syaifuddin, Rendi Irwan, dan Abu Rizal Maulana.

Dikutip Tribunnewswiki.com dari Bolasport.com pada Rabu (8/1/2020), selain Mahmoud Eid Persebaya tercatat sudah mendatangkan beberapa pemain lokal.

Mereka adalah Patrich Wanggai  (eks Kalteng Putra), Bayu Nugroho (eks PSIS Semarang), Ricky Kambuaya (eks PSS Sleman), dan Arif Satria (eks Persela Lamongan).

Sosok Mahmoud Eid sendiri mendapat julukan unik dari netizen terkhusus dari pendukung Persebaya Surabaya.

Mahmoud Eid disebut-disebut mirip dengan penyerang ikonik asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic.

Kebetulan, Ibrahimovic dan Mahmoud Eid sama-sama lahir di Swedia, meskipun jalan karier keduanya berbeda ketika Ibra malang melintang di pentas sepak bola internasional, Mahmoud hanya berlaga di liga Swedia sebelum ke Persebaya.

Hal lain yang membuat pemain bernama lengkap Mahmoud Khair Mohammed Dahadha itu dijuluki "Ibra KW" adalah posisi bermain sebagai penyerang.

Baca: Transfer Liga 1: Efek Domino Striker PSM ke Persib, hingga Bali United Semakin Giat

Baca: Transfer Liga 1: Persib Masih Mencari Kiper, Persebaya Promosikan Pemain Muda

"Ibra ORI & Ibra KW3," kata akun @satriapjati di kolom komentar twitter resmi Persebaya Surabaya dalam unggahan perkenalan Mahmoud Eid.

Eksodus pemain di Arema

Sementara Persebaya Surabaya mulai mengisi skuadnya dengan pemain baru, rival abadi mereka yakni Arema justru ditinggal banyak pemain.

Eksodus besar-besaran menghinggapi tubuh Arema FC seusai dilantiknya pelatih anyar, Roberto Carlos Mario Gomez.

Perombakan besar dilakukan oleh Arema FC menjelang bergulirnya kompetisi 2020.

Sejumlah pemain tak mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen Arema FC.

Tentu hal ini tak lepas dari campur tangan Mario Gomez sebagai juru taktik anyar Arema FC.

Sebelumnya, 10 pemain telah hengkang dari skuat Singo Edan.

Empat di antaranya merupakan pemain asing yang memperkuat Arema FC di Liga 1 2019 yaitu Makan Konate, Takafumi Akahoshi, Arthur Cunha, dan Sylvano Comvalius. 

Baca: Derbi Jawa Timur Liga 1 2019 - Laga Persebaya Vs Arema FC Tak Digelar di Surabaya, tapi Balikpapan

Baca: Hindari Persekusi, Aremania Imbau The Jakmania tak Kenakan Atribut saat Tinggalkan Malang

Skuat Arema FC di Piala Presiden 2019.
Skuat Arema FC di Piala Presiden 2019. (Media resmi Arema)

Kemudian ditambah dengan enam pemain lokal antara lain Sunarto, Hamka Hamzah, Ricky Ohorella, Rifaldi Bawuo, Zidane Pulanda, dan Rachmat Latief.

Keputusan itu disampaikan secara langsung oleh General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, kepada awak media.

Ruddy Widodo mengatakan masih ada beberapa pemain yang rencananya akan dilepas Arema FC.

"Sementara ini 10 pemain itu dan bisa bertambah," kata Ruddy Widodo di Kantor Arema FC, Malang, Jawa Timur, Senin (6/1/2020).

"Tergantung situasinya nanti. Saat ini masih fleksibel, tergantung pemain baru bisa didatangkan atau tidak," ucap Ruddy Widodo menambahkan. 

Sejatinya, manajemen Arema FC hendak mempertahankan gelandang asal mali, Makan Konate.

Konate memiliki peran penting di lini depan Arema FC baik pada ajang Piala Presiden maupun Liga 1 2019.

Baca: Badai Cedera Jelang Lawan Arema, Pelatih Persib Bandung Kritisi Jadwal Liga

Baca: Tundukkan Arema FC, Strategi Robert Rene Alberts Ini Berbuah Rekor Baru untuk Persib Bandung

Arema FC merayakan keberhasilan menjadi juara Piala Presiden 2019.
Arema FC merayakan keberhasilan menjadi juara Piala Presiden 2019. (Media resmi Arema)

Bahkan, ia tercatat sebagai pencetak gol dan assist terbanyak Arema FC di Liga 1 2019.

Ia menorehkan 16 gol dan 11 assist dari 33 pertandingan di Liga 1 2019.

Namun, tampaknya negosiasi kedua belah pihak berlangsung alot dan Konate telah diumumkan hengkang dari Arema FC.

Sementara untuk Arthur Cunha dan Sylvano Comvalius sebenarnya masih memiliki durasi kontrak satu musim di Arema FC.

Rencananya, kedua pemain ini akan dipinjamkan pada musim 2020 jika tak ada yang merekrut.

"Untuk Arthur Cunha dan Sylvano Comvalius memang rencananya mau kami pinjamkan tetapi sekarang belum ada klub yang dituju."

"Kami masih menunggu," kata Ruddy Widodo mengakhiri.

Terbaru, manajemen Arema FC kembali mengumumkan hengkangnya dua pionir juara Piala Presiden 2019.

Kedua pemain tersebut adalah Ahmad Nur Hardianto dan Ricky Kayame.

Baca: Hamka Hamzah

Baca: Firman Utina

Keduanya telah resmi hengkang sebagaimana tertera pada unggahan terbaru Instagram Arema FC pada Selasa (7/1/2020).

Seperti diketahui, Ricky Kayame merupakan top scorer Piala Presiden 2019.

Ia turut mengantarkan Singo Edan meraih titel juara Piala Presiden 2019 dengan membukukan lima gol.

Kayame bahkan mencetak satu dari dua gol Arema FC ke gawang Persebaya Surabata saat final leg kedua Piala Presiden 2019.

Kini, skuat juara Arema FC mayoritas tinggal menyisakan pemain-pemain muda.

Hanya ada nama Johan Alfarizi, Hendro Siswanto, dan Dedik Setiawan.

Sementara untuk talenta muda masih ada Kurniawan Kartika Ajie, Hanif Sjahbandi, Utam Rusdiana, Jayus Hariono, dan Muhammad Rafli.

Geliat tim promosi Liga 1

Bursa transfer Liga 1 2020 kian memanas seiring pergantian tahun.

Sejumlah tim mulai mempersiapkan skuat untuk menyambut kompetisi baru musim 2020.

Jual beli pemain pun terus gencar dilakukan oleh para kontestan Liga 1 2020.

Tak terkecuali bagi tim-tim promosi yang akan mencoba peruntungan mereka di Liga 1 2020.

Aksi saling tikung pemain mewarnai bursa transfer Liga 1 2020, termasuk pula geliat yang ditunjukkan oleh tim-tim promosi. 

Persik Kediri, Persita Tangerang, dan Persiraja Banda Aceh adalah tiga tim promosi yang akan bertarung di kasta tertinggi Liga Indonesia musim 2020.

Baca: Pernah Juarai AFF U-19 2013, Ini Deretan Mantan Bintang Timnas U-19 yang Berlaga di Liga 2

Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya

Skuat Persita Tangerang di Liga 2 2019.
Skuat Persita Tangerang di Liga 2 2019. (LIGA-INDONESIA.ID)

Dimulai dari Persik Kediri, juara Liga 2 2019 ini baru saja mendatangkan pelatih baru Joko Susilo.

Pria yang akrab disapa Gethuk itu sebelumnya menjabat staf kepelatihan Arema FC pada 2017.

Selain pelatih, Persik dikabarkan juga akan 'membajak' kapten Arema FC, Hamka Hamzah.

Aksi tikung sangat nyata ditunjukkan oleh Persita Tangerang yang merekrut eks kapten Persik, Taufiq Febriyanto.

Pemain terbaik Liga 2 2019 itu telah resmi diumumkan sebagai pemain baru Persita lewat media sosial Instagram pada Senin (6/1/2020).

Padahal, Taufiq merupakan sosok penting di balik keberhasilan Persik menjadi juara Liga 2 2019.

Kini, Persita memiliki dua pemain yang meraih penghargaan tertinggi di Liga 2 2019.

Selain Taufiq, tim berjulukan Pendekar Cisadane sebelumnya telah memperpanjang kontrak top scorer Liga 2 2019, Sirvi Arvani.

Langkah jitu juga dilakukan oleh Persiraja Banda Aceh yang mempertahankan 12 pemainnya.

Selain itu, satu-satunya wakil Sumatra di Liga 1 2020 itu juga mendatangkan putra daerah, Miftahul Hamdi.

Hamdi direkrut dari klub juara Liga 1 2020, Bali United.

Tikung-menikung pemain juga dilakukan oleh tim-tim lain di Liga 1 2020.

Borneo FC mendatangkan Andri Muliadi yang notabene baru saja hengkang dari Persebaya Surabaya.

Kemudian Bali United yang merekrut Hariono (eks Persib Bandung), Sidik Saimima (eks PSS Sleman), Lerby Eliandry (eks Borneo FC), Nadeo Argawinata (eks Borneo FC), dan Gavin Kwan Adsit (eks Barito Putera).

Lalu ada Persebaya yang mendatangkan Bayu Nugroho (eks PSIS Semarang), Ricky Kambuaya (eks PSS Sleman), dan Arif Satria (eks Persela Lamongan).

Masih banyak lagi tim-tim yang saling rekrut pemain dari kontestan Liga 1 lainnya.

Geliat transfer diprediksi masih akan terus memanas hingga Februari 2020.

Sementara kompetisi rencananya baru akan diselenggarakan pada Maret 2020.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Metta Rahma Melati/Nungki Nugroho)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved