Yang pasti, setiap istri Engkong Asan diberi modal antara ratusan ribu dan jutaan rupiah.
"Uang yang saya berikan biasanya dijadikan modal usaha warung atau jualan pakaian.
Kalau saya tidak datang, istri-istri saya bisa mencukupi kebutuhan hidup untuk dirinya dan anak-anak," ujar Asan.
Dia tak suka wanita yang hanya menunggu uang dari suami.
Ia senang dengan wanita yang bisa mandiri dengan modal yang diberi suami.
Sekarang, di Cipondoh, Asan tinggal bersama Nasuroh, wanita ke-25 yang ia nikahi.
Selain Nasuroh, Sauni adalah wanita yang juga masih berstatus istri Asan.
Sauni adalah wanita ke-30 yang dinikahi Asan dan saat ini tinggal di Depok.
Sementara itu, 92 wanita lainnya yang pernah dinikahi Asan, sebagian sudah meninggal dunia, yang lainnya telah diceraikan.
Menurut Asan, Nasuroh dan Sauni merupakan istri-istrinya yang paling setia dan paling tahu tentang dirinya.
Maka hingga sekarang rumah tangga mereka masih bisa awet.
Mendengar pujian Asan, Nasuroh yang duduk di sebelah Asan hanya tersenyum.
Keduanya lalu mengenang masa awal pernikahan.
Mereka beda pendapat tentang beberapa hal tentang awal rumah tangga mereka.
Namun, perdebatan itu diselingi canda dan tawa.
”Dulu engkong kagak cerita kalo udah punya istri. Nyai sih ngayeng aja orang udah kadung (telanjur) demen (suka).
Engkong baru bilang punya istri pas udah nikah,” kata Nasuroh.
Menurut Nasuroh, sang suami merupakan laki-laki yang mesra, tidak genit, dan tidak galak.
Perkawinan Nasuroh-Masan dikaruniai dua anak.
Keduanya merupakan bagian dari 16 anak Asan.