TRIBUNNEWSWIKI.COM - Laga Man United vs Man City kali ini merupakan semifinal pertama Piala Liga Inggris ( Carabao Cup) yang akan berlangsung di Stadion Old Trafford, Selasa (7/1/2020).
Sebelumnya, Man United sukses mempermalukan Man City 2-1 di Stadion Etihad pada laga pekan ke-16 Liga Inggris awal Desember 2019 lalu.
Kemenangan pada laga derbi Manchester itu membuat Solskjaer sangat percaya diri bisa kembali mengalahkan Man City, terlebih nanti akan bermain di kandang sendiri.
"Kami harus mengulangi penampilan seperti bulan Desember saat menang beruntun melawan Man City dan Tottenham Hotspur."
"Ketika Anda melihat laga itu, Anda akan berpikir itulah Man United yang seharusnya," kata Solskjaer yang dikutip dari situs Man United.
Baca: Hasil Liga Inggris Pekan 20: Liverpool dan Manchester City Menang, Chelsea Menangi Derbi London
Baca: Liga Inggris Pekan 19: Manchester City Kembali Tumbang, Saatnya Liverpool Klaim Juara?
"Tetapi, kami masih bisa lebih baik dari itu dan setiap laga punya jalan cerita masing-masing."
"Pemenang akan ditentukan dalam dua leg dan kami akan fokus terlebih dahulu untuk laga pertama."
Meski begitu, Solskjaer menyadari jika Man City sudah jauh berubah dari saat pertemuan pertama.
"Man City sudah kembali ke jalur kemenangan dan mereka sangat percaya diri."
"Kami tahu mereka adalah tim hebat dan saya sangat mengagumi bagaimana Man City di bawah asuhan Pep Guardiola," kata Solskjaer dikutip Tribunnewswiki.com dari Bolasport.com, Selasa (7/1/2020).
"Pada setiap laga derbi, atmosfer dan adrenalin punya peranan penting."
"Situasi laga juga bisa cepat berubah karena berbagai faktor, termasuk keputusan wasit." ujar pelatih asal Norwegia itu menambahkan.
Seusai Derbi Manchester jilid pertama, penampilan Man City memang terus menanjak.
Anak asuh Guardiola itu meraih tujuh kemenangan dari delapan laga yang dijalani di semua kompetisi.
Pada periode yang sama, Man United tidak cukup konsisten dengan meraih empat kemenangan, dua kali imbang, dan dua kekalahan.
Baca: Transfer Liga 1: Efek Domino Striker PSM ke Persib, hingga Bali United Semakin Giat
Baca: Tak Tahan Dikritik, Pelatih Manchester United Balas Omongan Mantan Pemain Arsenal
Solskjaer dipastikan harus memutar otak lebih keras untuk menyusun tim menghadapi Man City kali ini.
Pasalnya, terdapat empat pemain inti yang sudah dipastikan tidak bisa tampil.
Mereka adalah Paul Pogba, Eric Bailly, Scott McTominay, dan Marcos Rojo.
Selain itu, ada pula empat pemain lain yang kondisinya masih diragukan.
Empat pemain tersebut adalah Jesse Lingard, Anthony Martial, Harry Maguire, dan Luke Shaw.
Dari empat pemain ini baru Jesse Lingard dan Anthony Martial yang sudah tampak ikut berlatih.
Sementara itu, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengatakan ia tak berniat untuk mengubah strategi di laga derbi Manchester meski kalah pada pertemuan sebelumnya.
Manchester City akan bertandang ke markas Manchester United untuk melakoni laga semifinal Piala Liga Inggris pertengahan pekan ini.
Baca: Liga Inggris Pekan 19: Manchester City Kembali Tumbang, Saatnya Liverpool Klaim Juara?
Baca: Hasil Liga Inggris: Manchester United, Arsenal dan City Imbang, Liverpool Semakin Digdaya
Laga tersebut akan menjadi pertemuan kedua bagi rival sekota itu di musim 2019-2020.
Sebelumnya kedua tim sudah memainkan pertandingan yang dijuluki dengan derbi Manchester ini di ajang Liga Inggris.
Pada pertemuan pertama itu, Manchester United berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.
Jelang pertemuan kedua, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengatakan jika timnya tidak akan mengubah strateginya.
Guardiola akan memainkan strategi yang sama dengan yang ia terapkan pada pertemuan pertama.
Namun, di laga kali ini, Pep meminta pemainnya untuk mengurangi kesalahan individu yang bisa merugikan mereka.
Baca: Kalahkan AC Milan, Inter Menangi Derbi dan Perpanjang Rekor Sapu Bersih
Baca: Jelang Derbi Milan: Inter Incar Rekor Sempurna, Milan Tetap Santai
"Saya merasa jika mereka akan berlari lebih sering dan kami harus mengurangi kesalahan," ucap Guardiola seperti dikutip dari The Telegraph.
“Tetapi, kami juga harus melakukan permainan sendiri, jadi para pemain tidak hanya memikirkan cara agar mereka tidak berlari."
"Kami akan mencoba untuk mencetak gol, memainkan permainan sendiri, dan mencoba untuk mendapatkan hasil yang bagus di sana."
"Saya ingin memainkan strategi yang sama dengan pertemuan sebelumnya," katanya menambahkan.
Pertandingan Manchester United melawan Manchester City di ajang Piala Liga Inggris akan digelar di markas The Red Devils, Stadion Old Trafford, pada Selasa (7/1/2020) atau Rabu dini hari WIB.
Laga tersebut akan menjadi leg pertama dari babak semifinal Piala Liga Inggris, di mana leg kedua akan digelar pada akhir bulan ini.
Jesse Lingard dalam sorotan
Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, memuji Jesse Lingard yang sudah mulai mengurangi aktivitas di sosial media.
Solskjaer menilai perubahan perilaku ini membuat Lingard lebih fokus menjadi pesepak bola, terutama saat latihan.
"Saya pikir anda sudah jarang melihat Lingard di sosial media seperti biasanya," kata Solskjaer yang dikutip dari Goal.
"Saat ini, dia sedang berusaha dan bekerja keras untuk mengembalikan performa terbaik, seperti Lingard yang saya tahu," ujar Solskjaer menambahkan.
Baca: Kapsul dan Sejumlah Butir Pil Ditemukan dalam Kebab, Kepolisian Inggris Tangkap 2 Orang
Baca: Dinaiki Pembalap Inggris, Traktor Ini Capai Rekor Kecepatan Traktor Tertinggi, Tembus 166 Km/h
Lebih lanjut, Solskjaer mengakui jika penampilan Lingard pada musim ini memang jauh menurun.
Namun, Solskjaer sama sekali tidak meragukan kualitas Lingard.
Menurutnya, Lingard adalah salah satu pemain penting Man United saat ini.
Penampilan saat Man United mengalahkan Tottenham Hotspur dan Manchester City pada Desember 2019 lalu menjadi patokan Solskjaer.
"Lingard memang mengalami pasang surut penampilan."
"Tetapi coba lihat penampilannya saat melawan Man City dan Tottenham."
"Itu adalah contoh betapa pentingnya Lingard untuk kami," kata Solskjaer.
"Kami ingin dia kembali mencetak gol dan asis."
"Tidak ada pemain yang tahan terus berlari dan memberi tekanan kepada pemain lawan layaknya Lingard," kata Solskjaer menambahkan.
Lingard memang kerap dikritik karena terlalu sering menggunakan media sosial yang menyebabkan penurunan performa di lapangan.
Penampilan yang tidak konsisten membuat Lingard belum menjadi pemain tim utama di skuad Man United musim ini.
Lingard masih kalah bersaing dengan rekrutan anyar Man United, Daniel James.
Dari 26 penampilan di semua kompetisi, Lingard baru dua kali tampil penuh hingga akhir laga.
Alhasil, pemain asal Inggris itu baru bisa mencetak masing-masing satu gol dan assist pada musim ini.
Akibat penurunan performa itu Man United dikabarkan siap melepas Lingard pada bursa transfer Januari 2020.
Bursa transfer Manchester United
Kabar terbaru menyebut Man United ingin menukar Lingard dengan bintang Leicester City, James Maddison, yang ditambah dengan sejumlah uang.
Pemain sayap Manchester United, Jesse Lingard, dikabarkan akan menjadi korban rencana transfer klub dalam waktu dekat.
Manchester United saat ini tengah mencoba untuk mendatangkan gelandang Leicester City, James Maddison.
Transfer Maddison jelas tidak akan berjalan mudah karena Leicester City memasang harga tinggi untuk sang gelandang.
Man United pun siap mengakalinya dengan menawarkan pemain serta tambahan uang.
Dilansir dari Mirror, Senin (6/1/2019), Lingard terpilih menjadi "tumbal" rencana klub ini.
Rencananya, Man United akan menawarkan ke Leicester City berupa Jesse Lingard dan uang sebesar 45 juta pound (sekitar Rp 821 miliar) untuk ditukar dengan James Maddison.
Meski sudah menyiapkan rencana, Man United tidak akan buru-buru mendatangkan Maddison pada bursa transfer Januari tahun ini.
Baca: Reynhard Sinaga WNI asal Jambi yang Perkosa 195 Pria di Inggris Dikenal Orang Baik dan Sopan
Baca: Dipanggil Penyidik Soal Kasus Air Keras, Novel Baswedan : Akan Jelas Setelah Saya Beri Keterangan
Tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu menyadari Leicester City belum siap untuk melepas gelandang andalannya dalam waktu dekat.
Untuk itu, Man United siap menunggu hingga musim panas tahun depan demi jasa James Maddison.
Di sisi lain, Jesse Lingard masuk ke dalam daftar pemain yang akan dilepas karena penampilannya terus menurun.
Sepanjang tahun 2019, Lingard tidak mencatatkan gol maupun asis untuk Man United di ajang Premier League.
Padahal dirinya bermain sebagai gelandang serang dan mengemban tugas untuk memotori lini serang Setan Merah.
Catatan buruk itu sungguh memalukan bagi pemain sekaliber Jesse Lingard yang juga merupakan pemain timnas Inggris.
United incar pemain-pemain Wolves
Keputusan Erling Braut Haaland untuk bergabung dengan Borussia Dortmund membuat Manchester United langsung bergerak mencari calon penggantinya.
Mereka langsung beralih ke penyerang milik Wolverhampton Wanderers, Raul Jimenez.
Bukan Jimenez saja yang menjadi target The Red Devils.
Gelandang Wolves, Ruben Neves, juga dijadikan incaran oleh tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu.
Baik Jimenez dan Neves kabarnya akan coba didatangkan pada bursa transfer Januari ini.
Seperti yang dilansir dari The Sun, kabarnya Man United sudah mencoba menanyakan ketersediaan kedua pemain itu ke Wolves.
Meskipun baru sekadar menanyakan, kemungkinan transfer Jimenez ke Man United cukup besar mengingat hubungan agen sang pemain, Jorge Mendes, dengan The Red Devils cukup baik.
Baca: Hasil Pekan 15 Liga Inggris: Arsenal Puasa Kemenangan, Liverpool dan MU Menangkan Laga Besar
Baca: Hasil Liga Inggris Pekan 18: Siklus Aneh Manchester United hingga Mourinho Dikalahkan Muridnya
Wolves sendiri kabarnya tidak menutup kemungkinan penjualan Jimenez jika menemui harga yang tepat.
Tipe permainan Raul Jimenez yang pekerja keras, tak segan memberi umpan dan finishing yang tajam bisa menjadi penuntasan yang tepat untuk lini depan Manchester United.
Selain itu, dalam laporan yang sama disebutkan juga jika Man United sudah mengirim perwakilannya untuk bertemu Neves dan agennya.
Solskjaer ingin menambah kekuatan ke barisan gelandangnya dengan mendatangkan Neves.
Man United kehilangan pemain kreatif di paruh pertama musim ini dan Neves dinilai sebagai pemain yang bisa mengatasi masalah tersebut.
Neves yang lebih cenderung bermain lebih dalam bisa dijadikan pengganti jangka panjang untuk Paul Pogba yang terus bermasalah dengan cedera dan spekulasi transfernya ke klub lain.
(Tribunnewswiki.com/Kompas.com/Bolasport.com/Haris/Hafidz Immadudin/Adi Nugroho)