TRIBUNNEWSWIKI.COM – Film The Taking of Pelham 123 akan tayang di Bioskop TransTV hari Senin, (6/1/2020) pukul 21.00 WIB.
Film The Taking of Pelham 123 disutradarai oleh Tony Scott dan dibintangi Denzel Washington, John Travolta serta Luis Guzman.
Film ini merupakan adaptasi dari novel karya Morton Freedgood dan merupakan remake dari film aslinya di tahun 1974.
Baca: FILM - The Taking of Pelham 123 (2009)
The Taking of Pelham 123 juga pernah dibuat ulang pada tahun sebagai film TV.
Produksi film The Taking of Pelham 123 ini dimulai pada Maret 2008 dan dirilis perdana pada 12 Juni 2009.
Film The Taking of Pelham 123 pertama kali dirilis di bioskop pada 3 November 2009.
The Taking of Pelham 123 ber-genre action, petualangan dan misteri dan ketegangan dibungkus dalam durasi 106 menit.
The Taking of Pelham 123 menceritakan kisah pembajakan yang dilakukan di sebuah kereta api bawah tanah di Manhattan.
Pembajakan tersebut dilakukan oleh seorang pria yang menyebut dirinya Ryder di kereta bawah tanah New York City 6.
Kereta tersebut berangkat dari Stasiun Pelham Bay Park pukul 01.23 malam.
Ryder sebagai dalang kriminal yang memimpin empat anggotanya memakai senjata untuk membajak, mengancam serta mengeksekusi penumpang kereta.
Baca: Sinopsis Film Jurassic World: Chris Pratt Jadi Pawang Dinosaurus, Tayang di GTV Pukul 22.00 WIB
Dia meminta uang tebusan sebanyak 10 juta Dolar Amerika Serikat dalam kurun waktu satu jam, jika tidak dia akan mulai menembaki sandera.
Namun uang tebusan tersebut dimintanya kepada karyawan otoritas transportasi, Walter Garber yang bekerja di Rail Control Center.
Ryder hanya berurusan dengan Walter Garber, keduanya terhubung melalui saluran telepon.
Saat ketegangan memuncak, Garber menggunakan pengetahuannya yang luas tentang sistem kereta bawah tanah untuk mengecoh Ryder dan menyelamatkan para sandera.
Laptop milik salah satu penumpang menyala dan merekam situasi yang ada di dalam kereta melalui webcam.
Baca: FILM - Fast & Furious (2009)
Baca: FILM - Judgement at Nuremberg (1961)
Melalui webcam tersebut, orang-orang yang berada di pusat kontrol stasiun kereta mengetahui apa yang terjadi di dalam kereta serta yang dilakukan Ryder dan rekan-rekannya.
Letnan Camonetti dari Unit Layanan Darurat Departemen Kepolisian Kota New York memutuskan untuk mengambil alih negosiasi, sedangklan Garber diminta untuk meninggalkan tempat.
Namun Ryder yang mengetahui hal tersebut justru marah dan murka.
Dia menembak motorman kereta api hingga tewas.
Ryder meminta disambungkan kembali dengan Garber untuk melakukan negosisasi.