Dia kemudian berkompetisi di berbagai kejuaraan Super Motard daerah dengan Kawasaki 65 cc dan 85 cc.
Pada 2012, Lecuona membalap dua kali di Pre-Moto3 di Navarre.
Lecuona tetap membalap di Pre-Moto3 pada musim selanjutnya, namun dia hanya ikut sampai setengah musim.
Dia kemudian kembali ke Super Motard dan berhasil menjuarainya pada 2015.
Pada akhir musim, dia dipanggil untuk membalap di CEV Moto2 bersama tim Swiss Junior di Navarre dan Valencia.
Lecuona mendapat tiga poin dalam empat balapan.
Iker lecuona debut di Moto2 pada GP Inggris 2016, menggantikan Dominique Aegerter di tim Interwetten.
Dia juga tampil sebagai wild card di GP San Marino.
Namun, Dominique Aegerter kemudian dipecat dari Interwetten dan Lecuona kembali membalap pada empat race terakhir.
Ketika debut di Moto2, dia masih beruumur 16 tahun dan menjadi satu di antara pembalap Moto2 termuda.
Pada 2017, sempat mengalami cedera punggung dan tulang selangka ketika tes pra musim di Jerez dan terpaksa absen dua race.
Lecuona hanya mendapat dua poin dan mengakhiri musim di peringkat ke-35.
Performa Lecuona meningkat pada musim selanjutnya.
Dia mendapat podium pertamanya di Moto2 pada balap terakhir di Valencia, yakni finish posisi kedua.
Lecuona meraih peringkat ke-12 pada akhir musim.
Pada musim 2019, Lecuona juga mendapat satu podium yakni finsih ketiga di Thailand.
Dia mengakhiri musim di peringkat ke-12 dengan 90 poin.
Iker Lecuona debut di MotoGP 2019 pada GP Valencia, menggantikan Miguel Oliveira yang cedera.
Namun, dia tidak bisa menyelesaikan balapan.
Beberapa waktu kemudian, Lecuona diumumkan menjadi rookie MotoGP 2020 bersama KTM Tech 3.
Prestasi di Grand Prix
MotoGP
2019: peringkat ke-28
Moto2
2019: peringkat ke-12
2018: peringkat ke-12
2017: peringkat ke-35
2016: peringkat ke-36
(TribunnewsWiki/Febri)