TRIBUNNEWSWIKI.COM - Memasuki musim hujan membuat sejumlah daerah di Jabodetabek dilanda banjir.
Banjir tersebut terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta pada malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2019).
Bahkan hingga Kamis (2/1/2020), terdapat sejumlah wilayah yang masih terendam banjir.
Banjir membuat rumah-rumah warga terendam hingga ada beberapa korban meninggal.
Selain itu, bencana banjir juga mampu mendatangkan banyak risiko penyakit yang menyerang manusia.
Baca: Viral Video Kisah Pria Terjang Banjir Demi Beri Bantuan Bawakan Makanan untuk Teman-temannya
Baca: Korban Meninggal Banjir Jabodetabek Capai 16 Orang, Presiden Jokowi Serukan Kerja Bersama
Mengutip dari TribunStyle.com, berikut beberapa penyakit yang dapat menyerang manusia saat banjir:
1. Diare
Diare merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri.
Ketika banjir dan musim hujan tiba, sumber air bersih khususnya dari sumur dangkal banyak yang tercemar bakteri maupun virus.
Penyakit diare ditandai dengan gejala encernya feses dan frekuensi buang air besar (BAB) yang lebih sering dari biasanya.
Diare dianggap sebagai upaya tubuh untuk mengeluarkan racun atau kuman yang ada di dalam tubuh.
Baca: Vertigo
Namun jika terlalu sering mengalami diare, dokter akan menganjurkan untuk tidak mengkonsumsi antibiotik.
Melainkan diberikan minum elektrolit atau oralit, selain yang utama adalah perbanyak minum air putih.
2. Demam Berdarah (DBD)
DBD adalah salah satu jenis penyakit musim hujan yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Pada musim hujan seperti saat ini, akan terdapat banyak genangan air.
Baca: Demam Babi Afrika atau African Swine Fever (ASF)
Disengaja maupun tidak, genangan ini berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.
Semakin suburnya populasi nyamuk ini, potensi penularan demam berdarah semakin meningkat.
3. Leptospirosis
Leptospirosis adalah infeksi bakteri yang didapatkan dari hewan.