Setelah menelan kekalahan kandang pada laga bertajuk Derbi London tersebut, Arsenal harus melakoni laga berat berikutnya melawan Manchester United.
Laga yang merupakan lanjutan pekan ke-21 Liga Inggris itu akan digelar di Stadion Emirates, Kamis (2/1/2020) dini hari WIB.
Dikutip dari Kompas.com, pertandingan kontra Man United bukanlah suatu hal yang mudah bagi Arsenal.
Pasalnya, dari tiga pertemuan terakhir, klub berjuluk The Gunners itu hanya mampu memetik satu kali kemenangan.
Sementara itu, dua pertemuan lainnya berakhir imbang.
Ditambah, saat ini Man United sedang berada dalam tren positif setelah mampu menang dalam dua laga terakhir di ajang Liga Inggris.
Adapun Arsenal tak kunjung menuai kemenangan setelah takluk dari Manchester City pada lanjutan pekan ke-17, pertengahan bulan Desember lalu.
Pada dua laga berikutnya, David Luiz cs hanya mampu bermain imbang kala bertandang ke markas Everton dan Bournemouth.
Hampir bangkit kala menjamu Chelsea, Arsenal yang sempat unggul pada babak pertama harus rela keunggulannya direbut melalui sepasang gol dari Jorginho dan Tammy Abraham di 10 menit terakhir.
Adapun Arsenal tak kunjung menuai kemenangan setelah takluk dari Manchester City pada lanjutan pekan ke-17, pertengahan bulan Desember lalu.
Pada dua laga berikutnya, David Luiz cs hanya mampu bermain imbang kala bertandang ke markas Everton dan Bournemouth.
Hampir bangkit kala menjamu Chelsea, Arsenal yang sempat unggul pada babak pertama harus rela keunggulannya direbut melalui sepasang gol dari Jorginho dan Tammy Abraham di 10 menit terakhir.
Gagal memetik kemenangan pada empat laga terakhir sekaligus menempatkan skuad asuhan Mikel Arteta di peringkat ke-12 klasemen Liga Inggris.
Arsenal hanya mampu mengumpulkan 24 poin dari hasil lima kali kemenangan, sembilan kali seri, dan enam kali kekalahan.
Di tengah keterpurukannya tersebut, The Gunners masih harus melakoni serangkaian laga berat.
Setelah melawan skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Arsenal masih harus menghadapi Crystal Palace dan Sheffield United yang secara peringkat berada di atasnya.
Hingga pekan ke-20, Crystal Palace berada di peringkat ke-9.
Sementara itu, Sheffield yang berstatus sebagai tim promosi berada di peringkat ke-8 klasemen Liga Inggris.
Adapun puncaknya, Arsenal akan kembali menghadapi Chelsea di Stadion Stamford Bridge, markas The Blues.
Laga yang merupakan lanjutan pekan ke-24 Liga Inggris tersebut akan digelar pada Rabu (22/1/2020) mendatang.
Setelah melawan skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Arsenal masih harus menghadapi Crystal Palace dan Sheffield United yang secara peringkat berada di atasnya.
Hingga pekan ke-20, Crystal Palace berada di peringkat ke-9.
Sementara itu, Sheffield yang berstatus sebagai tim promosi berada di peringkat ke-8 klasemen Liga Inggris.
Adapun puncaknya, Arsenal akan kembali menghadapi Chelsea di Stadion Stamford Bridge, markas The Blues.
Laga yang merupakan lanjutan pekan ke-24 Liga Inggris tersebut akan digelar pada Rabu (22/1/2020) mendatang.
Keberadaan Mikel Arteta
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mendapat suntikan moril dari pemainnya, David Luiz, setelah kekalahan dari Chelsea pada pekan ke-20 Liga Inggris.
Menjamu Chelsea di Stadion Emirates, London, Minggu (30/12/2019), The Gunners kalah dengan skor tipis 1-2.
Dengan hasil ini, Mikel Arteta belum mampu menghadirkan kemenangan bagi Arsenal sejak ia ditunjuk menjadi pelatih kepala, 20 Desember lalu.
Sebelumnya, Arteta hanya membawa Arsenal bermain imbang kontra tuan rumah Bournemouth pada pekan ke-19.
Kendati demikian, David Luiz yakin, cepat atau lambat, Arteta akan segera membawa Arsenal ke jalur kemenangan.
Kendati demikian, David Luiz yakin, cepat atau lambat, Arteta akan segera membawa Arsenal ke jalur kemenangan.
Bek asal Brasil itu juga mengatakan, Arteta bakal menjadi salah satu pelatih terbaik dunia pada kemudian hari.
"Arteta adalah seorang yang cerdas, dia dulu pemain, pandai.
Namun, tugas kami adalah membantunya, khususnya pada periode awal ini karena semua orang meragukannya," ucap Luiz, dilansir dari Goal.
"Menurut saya, Arteta akan menjadi salah satu pelatih terbaik dunia.
Saya sangat percaya dengan filosofinya dan bagaimana dia melihat sepak bola," ujar Luiz.
David Luiz juga berkomentar terkait kekalahan yang diderita timnya atas Chelsea.
Sempat unggul 1-0 pada babak pertama, Arsenal harus menelan pil pahit di kandang setelah tim tamu mampu bangkit untuk membalikkan kedudukan pada paruh kedua.
"Kami mendominasi babak pertama lewat sepak bola yang luar biasa.
Saya pikir jika kami mencetak gol kedua, hasil ini akan berbeda," kata David Luiz.
Kekalahan ini membawa Arsenal tertahan di peringkat ke-12 dengan raupan 24 poin dari 24 laga.
(Tribunnewswiki.com/Putradi Pamungkas, Kompas.com/Faishal Raihan/Benediktus Agya Pradipta/Nirmala Maulana Achmad)