Transfer Liga 1: Persija dan Persib Masih Loyo, Bali United Tergesit Rekrut Pemain Baru

Persija Jakarta dan Persib Bandung masih loyo, Bali United langsung tancap gas di bursa transfer Liga 1 jelang musim 2020.


zoom-inlihat foto
ncib-njak.jpg
Kolase TribunKaltim.co / Instagram
Persib Bandung dan Persija Jakarta, masih loyo di awal bursa transfer Liga 1 jelang musim 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Persija Jakarta kembali mengumumkan tiga pemain yang tak mendapatkan perpanjangan kontrak pada musim 2020.

Persija Jakarta gerak cepat dalam mempersiapkan tim musim 2020.

Sebelumnya, Persija telah memastikan 13 pemain lokal yang dipertahankan untuk kompetisi Liga 1 2020.

Manajemen Persija juga telah mengumumkan secara perlahan nama-nama pemain yang dicoret dari skuat musim 2020.

Dikutip Tribunnewswiki.com dari Bolasport.com, Senin (30/12/2019), empat pemain lokal tak mendapatkan perpanjangan kontrak antara lain Maman Abdurrahman, Dany Saputra, Rachmat Hidayat, dan Fitra Ridwan.

"Kami berterima kasih kepada para pemain yang telah berjuang membela Persija," kata Presiden Persija, Ferry Paulus, dikutip dari laman resmi klub, Minggu (29/12/2019).

"Terlebih Maman dan Fitra adalah bagian dari skuat yang membawa Persija meraih juara musim 2018 yang lalu."

"Semoga keempatnya semakin sukses bersama klub barunya," ujarnya menambahkan.

Baca: Hasil Liga Inggris Pekan 20: Liverpool dan Manchester City Menang, Chelsea Menangi Derbi London

Baca: Transfer Liga 1: Persib Pakai Muka Lama hingga Marko Simic Tolak Eropa Demi Persija

Xandao atau Alexandre Luiz Reame, dilepas Persija Jakarta setelah hanya memperkuat klub itu setengah musim.
Xandao atau Alexandre Luiz Reame, dilepas Persija Jakarta setelah hanya memperkuat klub itu setengah musim. (Tribunnews.com dan instagram @xandao04official)

Terbaru, Ferry Paulus kembali mengumumkan tiga pemain yang dicoret dari skuat Macan Kemayoran.

Dua di antaranya merupakan pemain asing yang baru didatangkan pada putaran kedua Liga 1 2019.

"Ya, hari ini kami resmi melepas Farri Agri, Joan Tomas Campasol, dan Xandao."

"Manajemen telah berdiskusi dengan tim pelatih dan hasilnya kami putuskan untuk tidak memperpanjang keduanya," ucap Ferry Paulus.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa FP ini juga berterima kasih kepada Farri, Joan dan Xandao atas perjuangannya selama setengah musim ini bersama Macan Kemayoran.

Secara statistik permainan, ketiganya memang bisa dikatakan belum memberikan kontribusi optimal untuk Persija.

Baca: Maman Abdurrahman

Baca: Fitra Ridwan

Maman Abdurrahman.
Maman Abdurrahman. (Instagram @memendurehmen56 dan Striker.id)

Dari ketiganya, Xandao yang paling mentereng dengan membukukan tiga gol dari 19 pertandingan di Liga 1 2019.

Sementara Joan Tomas Campasol baru bisa membukukan satu gol untuk Persija dari 13 penampilan. 

Farri Agri yang dipercaya mengenakan nomor punggung 10 justru baru bermain satu kali tanpa mampu mencetak gol maupun assist.

"Terima kasih atas kerja samanya selama ini bersama keluarga besar Persija,"

"Semoga ketiganya semakin sukses bersama tim barunya," tuturnya mengakhiri.

Baca: Transfer Liga 1: Bali United Rekrut Legenda Persib Hariono dan Dua Pilar Timnas Indonesia

Baca: Kunci Gelar Juara Liga 1, Bali United Rencanakan Selebrasi Saat Jamu Persipura Jayapura

Farri Agri, hanya setengah musim bermain di Persija Jakarta.
Farri Agri, hanya setengah musim bermain di Persija Jakarta. (Instagram Persija Jakarta/ @persijajkt)

Untuk sementara baru Marko Simic pemain asing yang telah diikat kontrak oleh manajemen Persija hingga 2023.

Sementara Rohit Chand dikabarkan masih berunding dengan keluarga di Nepal.

Dengan begitu, Persija masih memiliki tiga slot pemain asing untuk musim depan selama tidak ada perubahan regulasi.

Untuk pemain baru, baru Alfath Fathier yang menjadi rekrutan awal Persija Jakarta jelang Liga 1 2020.

Bek sayap Madura United itu resmi menjadi pemain baru Persija Jakarta sejak Minggu (29/12/2019) malam.

Sementara itu, komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Zainuri Hasyim, masih ingin merahasiakan nama-nama pemain anyar yang akan direkrut Persib Bandung untuk musim 2020.

Pihak manajemen Persib Bandung belum mau membocorkan nama-nama pemain yang menjadi incaran untuk mengarungi musim 2020.

Komisaris PT PBB, Zainuri Hasyim, menyebutkan bahwa proses transfer pemain bukan sebuah hal yang mudah.

Ada pembicaraan panjang yang menyertai proses tersebut hingga seorang pemain bisa pindah dari satu klub ke klub yang lain.

"Memang tidak mudahlah, harus ada pembicaraan panjang, karena tidak gampang," ucap Zainuri Hasyim seperti dikutip dari Tribun Jabar.

"Proses yang wajarlah, di Eropa pun demikian, kalau sudah selesai perpindahan pemain memang seperti itu," ujar Zainuri saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Minggu (29/12/2019).

Baca: Hasil Liga Inggris Pekan 19: Liverpool dan Manchester United Berpesta Gol di Boxing Day

Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya

Hariono, pergi setelah mengabdi selama sebelas tahun di Persib Bandung.
Hariono, pergi setelah mengabdi selama sebelas tahun di Persib Bandung. (Tribun Jabar/Deni Denaswara)

Sejauh ini, Persib Bandung baru mengumumkan dua orang pemain yang dilepas, yakni Kevin van Kippersluis dan Hariono serta masih belum mendapatkan pemain baru.

Kevin masih belum menemukan klub baru pascadidepak Persib pada akhir kompetisi Liga 1 2019.

Sementara Hariono telah merapat ke klub juara Liga 1 2019, Bali United.

Sedangkan pemain Maung Bandung yang lain masih terikat kontrak hingga musim depan.

"Yang jelas Kevin dan Hariono, yang lain belum final karena kan begini, kalau mau melepas ini, nanti harus mencari gantinya, mencari pemain lain itukan tidak mudah," tutur Zainuri menjelaskan.

"Semoga sebelum tanggal 10 Januari 2020 sudah ada informasinya," ucapnya lagi.

Terkait Ezechiel N'Douassel yang sudah mengajukan pengunduran diri, Zainuri menyatakan bahwa pihaknya masih merundingkan hal tersebut.

Sebab, dikatakan Zainuri, pemain timnas Chad itu seharusnya menghargai sisa kontrak yang masih menyisakan satu musim bersama Persib.

Baca: Persib Tetap Merayu Eze dan Vizcarra, Bobotoh Justru Inginkan Wajah Baru di Klub

Baca: Transfer Persib: Incar Pilar Timnas Indonesia hingga Pemain Asing, Nasib Eze Tanda Tanya

Ezechiel N'Douassel, masih gamang di Persib Bandung.
Ezechiel N'Douassel, masih gamang di Persib Bandung. (Tribunnews.com)

"Ezechiel juga kan dia masih kontrak bersama kami, dia masih sampai 2020, dia harus menghargai kontrak, tidak bisa seenaknya, soal nanti bagaimana ya tunggu saja," katanya menambahkan.

Zainuri lantas menyampaikan bahwa timnya akan melakukan pengumuman resmi setelah ada kejelasan siapa saja yang akan datang ke Maung Bandung.

Satu hal yang ditakutkan Zainuri adalah jika Persib terburu-buru dalam memberi pengumuman resmi bisa jadi hal itu akan menjadi hoax semata.

"Saya akan ngomong kalau orang itu (pemain) sudah datang ke sini, sudah tanda tangan, kalau cuma omongan, nantinya malah tidak jadi, atau ada orang yang tersinggung nanti susah lagi," ucap Zainuri.

"Kalau ini berjalan dengan lancar, saya pikir akan sesuai dengan harapan mereka," katanya menandaskan.

Gesitnya Bali United

 Bali United menjadi klub Liga 1 paling aktif di bursa transfer pada akhir tahun 2019 ini.

Hingga Minggu (29/12/2019) pagi, Serdadu Tridatu sudah mengumumkan dua nama pemain baru dan sejumlah pemain telah diperpanjang kontraknya.

Mantan gelandang Persib Bandung, Hariono menjadi nama pertama yang direkrut Bali United.

Pada Sabtu (28/12/2019) pagi, Hariono diumumkan secara resmi melalui situs resmi klub.

"Kami informasikah Hariono telah resmi bergabung dengan Bali United untuk musim depan," ujar Yabes Tanuri dikutip dari laman resmi klub.

"Setelah adanya pertemuan dengan jajaran pelatih, nama Hariono muncul sebagai salah satu pemain yang dibutuhkan."

"Kebetulan juga tawaran yang kami berikan disambut baik oleh Hariono," ucapnya.

Baca: PROFIL PEMAIN PERSIB - Hariono

Baca: Hariono Pamitan, Persib Bandung Pensiunkan Nomor 24 dan Ditangisi Kapten Klub

Mantan pemain Persib, Hariono resmi bergabung dengan Bali United untuk musim 2020.
Mantan pemain Persib, Hariono resmi bergabung dengan Bali United untuk musim 2020. (Media resmi Bali United)

Mantan pemain Persib Bandung, Hariono resmi bergabung dengan Bali United untuk musim 2020. (Media resmi Bali United)

Bersama Persib Bandung, Hariono telah tampil dalam 20 pertandingan di Liga 1 2019.

Tidak sampai 24 jam setelah pengumuman Hariono, Bali United kembali mengumumkan rekrutan terbarunya pada Sabtu malam.

Ia adalah eks pemain Barito Putera, Gavin Kwan Adsit.

"Bli ganteng @gavinkwanadsit tahun baru mudik ke Bali, Swasti prapta Gavin," tulis akun Instagram resmi Bali United.

Gavin sendiri sebelumnya telah berpamitan untuk hengkang dari Barito Putera melalui media sosial intagram.

"Saya, Gavin Kwan Adsit, dengan penuh hati ingin mengucapkan Terima kasih kepada keluarga besar Barito Putera untuk mempercayakan saya sebagai pemain dan menerima saya sebagai keluarga selama 3 tahun terakhir."

"Terima kasih kepada semua staf pelatih, dokter, fisioterapis, kitman, pemain-pemain yang saya cintai, security, staf Hasnur Group, dan manajemen Barito Putera."

"Terima kasih untuk suporter dan ultras Bartman yang selalu mendukung dari awal sampai akhir."

"Saya minta maaf jika ada kata-kata atau tindakan yang salah, saya berdoa Barito Putera tetap berjaya, tetap menjadi klub yang sehat dan sukses selalu," tulis Gavin yang juga merupakan pemain timnas Indonesia tersebut.

Baca: Gavin Kwan

Baca: Jelang Laga Persib Bandung vs Bali United, Rene Mihelic: Kami Positif Raih Kemenangan

Gavin Kwan Adsit, resmi begabung ke Bali United.
Gavin Kwan Adsit, resmi begabung ke Bali United. (Media resmi Bali United)

Selain mengumumkan pemain baru, Bali United juga melepas 3 pemain sejauh ini.

Mereka adalah Ahmad Agung Setia Budi, Ahmad Maulana dan I Nyoman Adi Parwa.

Sementara itu sejumlah pemain yang ada di Bali United juga sudah diperpanjang kontraknya seperti Willian Pacheco dan Kadek Agung Widnyana.

Kadek Agung dinilai menjadi salah satu putra daerah yang permainannya terus berkembang selama beberapa tahun terakhir.

"Untuk Kadek Agung, dia tetap akan bersama kami untuk kompetisi tahun 2020 mendatang."

"Kadek Agung merupakan salah satu pemain lokal Bali yang menurut tim pelatih menunjukkan progres yang positif dalam beberapa tahun terakhir."

"Kami pun berharap progres Kadek Agung terus meningkat kedepannya bersama kami," ujar Yabes Tanuri melalui situs resmi klub.

Baca: Willian Pachecho

Baca: Leonard Tupamahu

Willian Pachecho di Bali United.
Willian Pachecho di Bali United. (Instagram @williampacheco02)

Sedangkan Willian Pacheco, diakui masih dibutuhkan tenaganya oleh CEO Bali United tersebut.

"Ya, Willian Pacheco tetap bertahan bersama Bali United setelah menerima rekomendasi dari tim pelatih," ujar Yabes Tanuri.

"Menurut tim pelatih, Pacheco memang merupakan pemain yang tenaganya masih dibutuhkan untuk musim depan," tambahnya.

Bali United bergerak cepat dalam bursa transfer kali ini jelang musim 2020.

Pasalnya, tim kebanggaan Pulau Dewata ini akan bertarung di beberpa kompetisi, di antaranya Liga 1 2020, Kualifikasi Liga Champions Asia 2020, dan AFF Club Championship 2020.

Kedatangan Nadeo Argawinata

Dikutip dari laman resmi klub Bali United, kiper timnas Indonesia U-23, Nadeo Argawinata resmi bergabung pada Minggu (29/12/2019).

Setelah pada sebelumnya, mereka sukses mendapatkan tanda tangan Gavin Kwan Adsit dari Barito Putera dan Hariono, eks gelandang Persib Bandung.

Bali United cukup serius menyambut kompetisi musim depan dan dalam waktu dekat akan tampil pada Kualifikasi Liga Champions Asia 2020.

Baca: Nadeo Argawinata: Naik Daun di SEA Games 2019 dan Disebut Mirip Kiper Chelsea

Baca: Nadeo Argawinata

Nadeo Argawinata, resmi menjadi kiper Bali United untuk musim 2020.
Nadeo Argawinata, resmi menjadi kiper Bali United untuk musim 2020. (Media resmi Bali United)

CEO Bali United, Yabes Tanuri memiliki alasan kuat mengapa merekrut Nadeo Argawinata dari Borneo FC.

Yabes Tanuri juga mengatakan, khusus untuk mendatangkan Nadeo Argawinara dari Borneo FC dengan proses transfer.

Karena, sang penjaga gawang berusia 22 tahun tersebut masih memiliki kontrak dengan klub lamanya.

Alhasil, dengan kedatangan Nadeo Argawinata ke Bali United, persaingan penjaga gawang di klub beralias Serdadu Tridatu akan semakin ketat.

Sebab sampai saat ini, Bali United memiliki Wawan Hendrawan dan Samuel Reimas yang selalu menjadi pilihan utama tim.

Yabes Tanuri menjelaskan bahwa tim pelatih memang sangat membutuhkan penjaga gawang baru untuk musim depan.

Baca: Saddil Ramdani Dilirik Tiga Klub Eropa, Satu di antaranya Pemuncak Klasmen Liga Tertinggi Belgia

Baca: Dipastikan Melatih Timnas Indonesia, Inilah Momen Unik dan Istimewa Shin Tae-yong

Nadeo Argawinata dan Kepa Arrizabalaga.
Nadeo Argawinata dan Kepa Arrizabalaga. (Instagram @nadeowinataa dan goal.com)

"Untuk Nadeo, tim pelatih memang membutuhkan penjaga gawang baru untuk 2020," ujar Yabes Tanuri.

"Nama Nadeo pun menjadi salah satu opsi karena dia penjaga gawang muda dan juga berpengalaman di Liga 1 serta kancah internasional."

"Selain itu kami juga bernegosiasi dengan manajemen Borneo FC yang merupakan klub Nadeo sebelumnya."

"Setelah melakukan negosiasi, akhirnya terjadi kesepakatan antara kami dan Borneo FC untuk transfer Nadeo ke Bali United," kata Yabes Tanuri.

Penampilan Yabes Tanuri musim 2019 memang dibilang tampil mengesankan.

Penjaga gawang yang dijuluki mirip kiper Chelsea, Kepa Arizabalaga tersebut tampil memukau pada ajang SEA Games 2019 di Manila, Filipina beberapa waktu lalu.

Dia mampu membawa timnas U-22 Indonesia tampil pada final SEA Games 2019 menghadapi Vietnam, meski pada akhirnya kalah 0-3 dan hanya sanggup membawa skuat Garuda Muda meraih medali perak.

(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Haris/Nungki Nugroho/Hugo Hardianto)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Jalanan (2014)

    Jalanan adalah sebuah film drama Indonesia yang dibintangi
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved