TRIBUNNEWSWIKI.COM – Pembalap Spanyol Jorge Lorenzo mengungkapkan alasan utama dirinya pensiun dari gelaran kelas premier MotoGP.
Ternyata Jorge Lorenzo takut mengalami lumpuh setelah mendapat beberapa cedera ketika membalap.
Dilansir dari Gridoto.com, karena cedera tersebut, Jorge Lorenzo kehilangan motivasi membalap di MotoGP dan tidak ingin jatuh lagi.
"Cedera punggung adalah hal yang serius, tidak seperti cedera tangan atau kaki," kata Lorenzo dikutip dari Corseditmoto.
"Kemungkinan paling buruk Anda dapat lumpuh, saya takut. Saya tidak ingin jatuh lagi," ungkap Lorenzo.
Lorenzo mengeluhkan handling motor Honda RC213V yang juga tidak optimal.
Baca: Jorge Lorenzo
Baca: Jorge Lorenzo Liburan ke Indonesia Setelah MotoGP Valencia, Ini Alasannya
Tidak hanya itu, motor Honda RC213V juga diklaim hanya maksimal saat dikendarai Marc Marquez.
"Saya mulai bertanya-tanya, apa yang kamu lakukan disini (MotoGP)," ucap Lorenzo.
"Saya terus mengatakan pada diri sendiri bahwa saya ingin mencobanya lagi. Pada kenyataannya, saya tidak mengembalikan motivasi seperti dulu lagi," katanya.
Belakangan ini, muncul rumor yang sangat kuat bahwa Lorenzo akan bergabung ke Yamaha sebagai test rider pada MotoGP musim depan.
Dirumorkan hubungannya tidak harmonis dengan Repsol Honda, komentar Jorge Lorenzo
Dirumorkakan hubungannya tidak harmonis dengan Repsol Honda, Jorge Lorenzo langsung menjawabnya.
Hal ini karena penampilan buruknya mengendarai Honda RC213V pada musim MotoGP 2019.
Sehingga membuat pembalap Spanyol itu menyerah dan mengakhiri karirnya di balap MotoGP.
Tentunya banyak spekulasi yang merebak saat Lorenzo memutuskan karirnya di tengah jalan bersama Repsol Honda.
Salah satunya adalah rumor yang menyebut bahwa sang pembalap mempunyai hubungan yang tidak harmonis dengan Repsol Honda.
Akibat dari raihan buruk Lorenzo selama MotoGP 2019 membuat hubungan Lorenzo dengan para mekanik serta petinggi Repsol Honda merenggang.
Sehingga peraih tiga kali gelar juara dunia kelas MotoGP tersebut lebih memilih mundur dari ajang balap motor kelas premier tersebut.
Namun, rumor tersebut langsung dibantah oleh Lorenzo sendiri.
Pembalap berjuluk X-Fuera itu menyebut bahwa hubungannya dengan tim baik-baik saja terutama dengan Alberto Puig selaku manajer Repsol Honda.