Dibuang Ibunya di Tong Sampah saat Masih Bayi, Pria Ini Kini Jadi Sukses hingga Berharta 867 Miliar

Ketika masih bayi dibuang orang tuanya di tempat sampah, setelah dewasa pria ini berharta Rp 867 miliar.


zoom-inlihat foto
pria-ini-dibuang-ibunya-di-tong-sampah-saat-masih-bayi.jpg
YouTube Figgers Wireless - Facebook Freddie Friggers 1 via Inspire More
Pria Ini Dibuang Ibunya di Tong Sampah saat Masih Bayi, Saat Dewasa Jadi Sukses Berharta 867 Miliar


Penyakit itu membuat Nathan kehilangan ingatannya secara perlahan.

Namun, di saat penyakitnya semakin parah dan ingatannya menjadi semakin buruk, Freddie datang memberikan sebuah hadiah.

Yakni, sepatu yang dilengkapi dengan seperangkat alat pelacak dan komunikator dua arah.

"Saya bisa mengangkat telepon dan berkata, 'Hei Ayah, kamu di mana?' dan dia tak perlu melakukan apa-apa.

Hanya perlu membungkuk dan berbicara ke sepatunya dan saya dapat melacak lokasinya," ujar Freddie seperti dikutip dari Inspire More.

"Program itu sangat sukses dan sebuah perusahaan dari Kansas menghubungi saya dan mereka membeli program itu seharga 2,2 juta USD (sekitar Rp 30 miliar)," jelasnya.

Freddie Figgers bersama ibu angkatnya, Betty Figgers
Freddie Figgers bersama ibu angkatnya, Betty Figgers (newsherald.com)

Freddie kemudian menggunakan uang itu untuk mendirikan Figgers Communications, sebuah perusahaan telekomunikasi yang kini bernilai lebih dari 62 juta USD (sekitar Rp 867 miliar).

Perusahaan tersebut merupakan satu-satunya perusahaan milik minoritas dari usaha sejenisnya di AS.

Freddie, sebagai pendiri dan CEO, telah menjadi berita utama dengan inovasi perusahaannya, yakni perangkat lunak anti-texting and driving.

Dia juga menciptakan sebuah ponsel yang dapat mengukur glukosa dalam darah secara wireless untuk para penderita diabetes.

Bagi Freddie, kesuksesan bukan hanya sekadar uang, melainkan bagaimana kita dapat mengubah dunia menjadi lebih baik.

Baca: Jumlah Harta Kekayaan Ari Askhara Capai Rp 29 Miliar, Hanya Miliki 3 Mobil dan Tak Ada Motor Gede

"Saya percaya, kepedulian akan menjadi sebuah tindakan nyata, dan jika Anda mendapat masalah, temukan solusi agar memberikan dampak yang dapat mengubah hidup seseorang," ujarnya.

"Saya akan memberi pengaruh pada dunia dan mengubah hari ini menjadi hari esok yang lebih baik.

Karena uang bukanlah segalanya, ia hanyalah sebuah alat.

Tetapi, dengan alat itu, kita dapat mempengaruhi dan mengubah kebiasaan manusia dengan adanya kesempatan," pungkasnya.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)(Sosok.id/Dwi Nur Mashitoh)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved