TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepolisian berhasil membongkar praktik kawin kontrak yang ada di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Hal ini pun ramai menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.
Rupanya, praktik kawin kontrak yang ada ini bukanlah hal baru.
Tarif yang dipatok juga beragam, bergantung kesepakatan di antara kedua belah pihak.
Berikut ini adalah update terbaru praktik kawin kontrak di Bogor, dilansir dari Tribunnews.com.
Baca: Selama Hidup Belum Pernah Nikah, Kakek 70 Tahun ini Nikahi Gadis 20 Tahun, Mas Kawin Rp 9,3 Miliar
Baca: Unggah Foto Gendong Bayi, Atta Halilintar Beri Kode Siap Nikah, Begini Tanggapan Aurel Hermansyah
Ijab Kabul Cukup Lima Menit
Para pelaku (mucikari) menawarkan para wanita yang bisa dijadikan istri kontrak.
Jika cocok, muncikari akan menyiapkan wali nikah abal-abal.
Proses ijab kabul pun cukup singkat, hanya sekitar 5 menit.
"Sesuai permintaan, minta 5 hari, karena dia stay di Puncak 5 hari, jadi selama stay di Puncak dia bayar sewanya (kawin kontrak) 5 hari," kata Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi di Mapolres Bogor, Senin (23/12/2019) malam.
Polisi telah menangkap beberapa orang yang diduga sebagai penyedia wanita atau muncikari dalam kasus kawin kontrak tersebut.
Modus
Praktik kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor sebenarnya bukan hal baru.
Praktik seperti ini sudah berlangsung sejak belasan tahun lalu sejak kawasan Puncak yang memiliki hawa sejuk jadi tempat tujuan wisata turis asal Timur Tengah.
Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni menjelaskan, para muncikari yang diamankankan ini di kawasan Cisarua Puncak, Kabupaten Bogor bermodus sebagai sopir turis wisatawan Timur Tengah.
Saat bertemu dengan turis Timur Tengah, mereka akan menawarkan wanita-wanita untuk dijadikan istri kontrak.
Lama kawin kontrak bervariasi, antara 5 hari hingga 1 bulan tergantung lama waktu turis tersebut berlibur di Indonesia.
"Modus mereka sebagai sopirnya turis termasuk menawarkan kawin kontrak dan bersangkutan juga jadi walinya, jadi tanpa ada penghulu," kata AKBP Muhammad Joni dalam jumpa pers, Senin (23/12/2019) malam.
Apabila turis Timur Tengah ini berminat, maka sang muncikari akan membawa beberapa wanita yang bisa dipilih oleh turis tersebut.
Pada saat transaksi juga disepakati oleh kedua belah pihak terkait tarif hingga lama waktu kawin kontrak yang dipilih turis Timur Tengah tersebut.