TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria berjanggut putih dilaporkan merampok sebuah bank dan melempar uang rampokannya ke jalanan dengan berteriak 'Selamat Natal'.
Kepolisian -yang mengutip saksi mata- mengatakan 'seorang pria tua' bernama David Wayne Oliver telah merampok bank di Academy Bank di Colorado Springs di Jalan South Tejon 1, Colorado, Amerika Serikat, pada siang hari Senin, (23/12/2019) waktu setempat.
Pria berumur 65 tahun ini kemudian resmi ditangkap kepolisian di sebuah kedai kopi.
"Dia merampok bank, keluar, melempar uang rampokannya di semua tempat," ujar saksi mata Dion Pascale kepada Colorado's 11 News yang dikutip BBC, (25/12/2019).
"Ia melempar banyak uang dari tasnya dan kemudian teriak, "Selamat Natal !".
Saksi mata lainnya mengungkapkan pria berjanggut putih ini berlari usai berhasil merampok dan melemparkan uang hasil rampokannya.
Pria berjanggut ini kemudian berjalan ke arah kedai kopi Starbucks di dekat bank yang ia rampok.
Di kedai kopi ini, pria tersebut duduk di kursi depannya dan menunggu untuk ditangkap.
Ditahan dengan Jaminan
Menurut Reuters, (25/12/2019), David Wayne Oliver kemudian ditahan dengan jaminan 10,000 USD.
Pihak kepolisian juga menyebutkan bahwa sebelumnya David sempat mengancam akan menggunakan senjatanya saat merampok.
Usai berhasil mendapatkan uang rampokan, David kabur dari Bank dengan sekantung uang.
Namun demikian, menurut The Denver Post, (25/12/2019), kendati David mengancam 'akan' menggunakan senjata, namun tidak ada indikasi dirinya menggunakan senjata tersebut.
Kepolisian Colorado mengunggah foto David di media sosial Twitter, (25/12/2019).
Perawakan David terlihat di dalam foto, berjanggut putih dengan rambut abu-abu.
David resmi ditangkap di depan kedai kopi Starbucks tanpa perlawanan.
Seorang manajer Starbucks yang dihubungi The Denver Post (25/12/2019) menyebut bahwa David tidak memesan minum apapun saat duduk di kursi kedai.
Menurut Manajer Starbucks, tidak ada seorang pun yang peduli terhadap pria berjanggut putih tersebut.
Usai ditangkap, David sementara ditahan di penjara lokal El Paso untuk menunggu berkas pengadilan pertamanya yang dijadwalkan pada Kamis, (26/12).
Dalam catatan pengadilan setempat, belum diketahui mengenai identitas pengacara David atas kasusnya ini.