Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut telah berhasil merengkuh dua gelar bersama Persib.
Gelar pertama Hariono bersama Persib Bandung datang ketika Pangeran Biru memenangkan gelar Liga Indonesia pada musim 2014.
Baca: Tak Hanya Persib Legend in Action, Manajemen Rencanakan Duel Legenda Maung Bandung dari Dua Generasi
Baca: Usai Bekuk Persija Jakarta, Manajemen Persib Bandung Manjakan Para Pemainnya
Sementara gelar kedua didapatkan Hariono ketika Persib menjuarai Piala Presiden 2015.
Dikutip dari laman resmi klub pada Senin (23/12/2019), Hariono beserta manajemen P. T. PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) telah beresepakat jika dirinya kelak akan bisa pensiun bersama Maung Bandung.
Hal tersebut dibenarkan langsung Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono selepas Mas Har melakukan salam perpisahan di Stadion Jalak Harupat, Minggu (22/12/2019).
"Ya, kami dari PT PBB sudah ada komunikasi dan kesepakatan dengan Hariono jika dirinya akan mengakhiri karier dan pensiun di PERSIB," ujar Teddy.
Karena itu, Teddy menegaskan, jika nomor punggung 24 milik sang gelandang akan diistirahatkan dan tidak ada pemain lain yang boleh mengenakan nomor tersebut.
"Saya tegaskan, nomor 24 ini akan diistirahatkan sementara menunggu Hariono kembali."
"Sesuai keinginannya yang akan tetap pensiun di Persib Bandung," tandasnya.
Alasan Hariono dilepas
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, sebelumnya telah berdiksuki dengan manajemen untuk tidak melanjutkan kontrak Hariono pada musim 2020.
Persib Bandung harus kehilangan satu legenda lagi pada musim 2020 nanti.
Setelah mencoret Atep Rizal pada awal musim 2019, kini Persib Bandung harus kehilangan gelandang pemutus serangan, Hariono.
Legenda Persib itu tak mendapatkan perpanjangan kontrak dari manajemen.
Laga Persib kontra PSM Makassar pada pekan ke-34 Liga 1 2019 yang berakhir untuk kemenangan tuan rumah pun menjadi momen perpisahan Hariono dengan pendukung Maung Bandung.
Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya
Baca: Liga 2 2019 Berakhir: Klub Legendaris menjadi Juara hingga Gagalnya Sriwijaya FC Promosi ke Liga 1
Dua gelar bergengsi telah dipersembahkan Hariono untuk Persib yaitu Liga Indonesia 2014 dan Piala Presiden 2015.
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, tak menampik jika timnya akan kehilangan jenderal lapangan tengah terbaik di Indonesia.
Meski begoitu Robert Alberts rupanya sudah memiliki alasan kuat terkait keputusannya mencoret Hariono dari skuat Maung Bandung.
Menurutnya, suatu hal yang normal bagi setiap pemain untuk berpindah ke tim lain.
"Ini adalah hal yang normal bagi seluruh pemain, dia sudah menjalani 11 tahun, dan dia sudah membawa piala bagi Persib," ucap Robert Alberts.