Hamil Selama 46 Tahun, Nenek Ini Rasakan Kontraksi dan Akhirnya Melahirkan, Begini Kondisi Sang Bayi

Seorang perempuan hamil selama 48 tahun dan akhirnya melahirkan ketika telah lansia. Begini kondisi sang bayi.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-hamil.jpg
Bengkulu.today.com
Ilustrasi Hamil


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Usia kehamilan yang tepat untuk melahirkan pada umumnya adalah antara minggu ke 37-42.

Namun seorang perempuan bernama Zahra Aboutalib mengalami kehamilan yang aneh.

Zahra hamil selama bertahun-tahun dan tidak melahirkan hingga 46 tahun lamanya.

Kejadian tersebut terjadi di desa Casablanca, Maroko.

Baca: Unggah Foto Gendong Bayi, Atta Halilintar Beri Kode Siap Nikah, Begini Tanggapan Aurel Hermansyah

Baca: Baru Berusia 25 Hari Bayi Ini Hilang Misterius Saat Tidur Bareng Orangtua, Ternyata Diculik Tetangga

Zahra
Zahra Aboutalib, perempuan yang menahan persalinannya hingga 48 tahun.  (Grid.id)

Dikutip dari Intisari.grid.id, menurut laporan, Zahra mengalami fenomena kehamilan aneh.

Pada 1955 di usia 26 tahun, Zahra mengandung.

Namun Zahra tidak pernah memeriksakan kandungannya atau melaporkan kondisinya pada tim medis setempat.

Awalnya, Zahra merasakan sakit tak tertahankan saat mau melahirkan.

Rasa sakit tersebut ia tahan selama kurang lebih 48 jam.

Zahra mengaku menahan sakit tersebut lantaran pernah melihat seorang pasien yang meninggal dunia ketika melahirkan.

Karena hal itulah Zahra merasa ketakutan dan trauma.

Hingga akhirnya Zahra memutuskan untuk melarikan diri karena takut.

Bahkan Zahra sanggup menahan rasa sakit hingga beberapa hari kemudian hingga rasa nyeri tersebut hilang sepenuhnya.

Menganggap sang anak 'tertidur'

Setelah rasa sakit yang dideritanya menghilang, Zahra mulai menggenapkan kehamilannya hingga berusia satu tahun.

Pada saat itu Zahra meyakini sebuah mitos 'anak tertidur' berdasar cerita rakyat Maroko dan Maghrebian.

Keyakinan dari mitos tersebut adalah, janin akan menjadi tidak aktif dan tertidur jika belum lahir dari hari perkiraan persalinan.

Mitos tersebut banyak dipercaya sebagaui kejadian akibat terkena sihir hitam dan putih dalam janin.

Zahra yang juga percaya tentang mitos tersebut, memilih untuk membiarkan kehamilannya meski dalam usia lebih dari satu tahun.

Rasakan sakit perut

Baca: Janda ini Melahirkan, Mantan Pacar Datang Menjenguk: Dulu Sempat Depresi Ketika Ditinggal Menikah

Baca: Kenakan Dress Biru Dongker, Begini Penampilan Selvi Ananda Pasca Melahirkan La Lembah Manah

Setelah rasa sakit pasca persalinan berhenti, Zahra mulai menjalani kehidupanya seperti biasa.

Zahra tersus hidup hingga berusia 75 tahun dan tidak pernah melahirkan anak.

Namun, setelah 46 tahun berlalu, rasa sakit di perutnya kembali muncul.

Karena merasakan sakit yang luar biasa, Zahra memeriksakan dirinya ke klinik setempat.

Ketika menuju klinik tersebut, Zahra diantar oleh seorang anak angkatnya.

Setelah melakukan scan ultrasound atau USG, dokter mengungkapkan ada sesuatu yang aneh di dalam rahim Zahra.

Dokter kemudian melakukan identifikasi menggunakan MRI.

Dugaan dokter tersebut benar dan ditemukan benda aneh dalam rahim Zahra.

Pada saat tersebut dokter mediagnosa Zahra dengan penyakit tumor ovarium.

Akhirnya 'melahirkan'

Zahra yang telah berusia 75 tahun melakukan prosedur bedah.

Setelah prosedur bedah dilaksanakan para dokter dibuat terkejut.

Benda aneh yang awalnya diduga tumor rupanya adalah seorang bayi yang telah menjadi batu.

Rupanya selama ini Zahra mengalami kehamilan ektopik.

Kondisi bayi yang dilahirkan oleh Zahra. Bayi telah berubah menjadi batu di dalam rahim Zahra.
Kondisi bayi yang dilahirkan oleh Zahra. Bayi telah berubah menjadi batu di dalam rahim Zahra. (grid.id/unbelievefact)

Baca: Lahirkan Anak Kedua, Sandra Dewi Ceritakan Masa Kehamilannya yang Penuh Anugerah

Baca: Dapatkah Janin Keluar pada Jenazah Perempuan Hamil? Inilah Penjelasan Ilmiah Melahirkan Dalam Kubur

Kehamilan ektopik adalah kondisi dimana janin telah memecahkan tuba fallopi dan berkembang di rongga perut.

Kondisi bayi Zahra ketika diangkat dari rahimnya adalah telah menjadi mumi dan membatu.

Hal tersebut terjadi karena bayi Zahra telah meninggal dunia namun masih berada di rahim sang ibu.

Kemudian janin dianggap menjadi benda asing oleh tubuh.

Karena itulah tubuh bayi telah membentuk cangkang kerang di sekitarnya yang bisa memumikan janin.

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, INTISARI.GRID/Afif Khoirul M)







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved