Hal itu bermula dari cedera lutut yang Mikel Arteta terima saat masih memperkuat Everton pada laga melawan Newcastle pada Februari 2009.
Lebih tragis lagi, cedera parah tersebut datang hanya sehari setelah ia pertama dipanggil ke timnas Spanyol.
Arteta absen hingga akhir musim 2008-2009 serta lima bulan pertama 2009-2010.
Secara total, ia absen dalam 48 pertandingan Everton pada periode tersebut.
Cedera retak ligamen tersebut merupakan yang terparah yang pernah dialaminya sejauh itu sebagai seorang pesepak bola profesional.
Setelah itu, tubuhnya bak mengalami perubahan.
Arteta mengalami tiga cedera berbeda pada musim pertamanya memperkuat Arsenal pada 2011-2012 sebelum mengalami serangkaian cedera serius pada musim 2014-2015.
Pada musim pertamanya sebagai kapten Arsenal, Mikel Arteta mengalami lima cedera berbeda yang meliputi cedera engkel, paha, dan betis.
Secara keseluruhan, ia melewatkan 33 pertandingan pada musim 2014-2015.
Kendati demikian, manajemen Arsenal masih cukup puas dengannya untuk memperpanjang kontrak Mikel Arteta selama satu tambahan untuk musim 2015-2016.
Namun, Arteta hanya bisa tampil 9 kali pada musim terakhirnya bersama Arsenal tersebut.
Sang gelandang pun akhirnya pensiun pada usia 34 tahun.
(Tribunnewswiki.com/Bolasport.com/Kompas.com/Haris/Dwi Widijatmiko/Firzie A. Idris)