Nampak Puan Maharani mengenakan kemeja lengan pajang warna abu-abu dan celana hitam.
Sementara Gibran mengenakan pakaian batik coklat dan celana warna hitam.
Saat menuruni eskalator bandara, Gibran dan Puan nampak berada di barisan depan dan saling berbincang.
Baca: Line Up LaLaLa Fest 2020 Akan Diumumkan Secara Acak, Tiket Early Bird Ludes Setengah Jam
Baca: Pasca Operasi Kanker Ginjal, Vidi Aldiano Alami Dua Hal Terburuk Ini
Elektabilitas Gibran
Sebagai momentum awal pencalonan, lembaga survei Median pun melakukan penilaian terhadap tokoh yang maju di bursa calon Wali Kota Solo.
Berdasarkan hasil survei Median, nama Gibran Rakabuming Raka yang telah mendaftarkan diri maju dalam Pilkada Solo rupanya tidak berada pada posisi puncak.
"Ada lima tokoh yang meraih persentase tertinggi dari tingkat pengenalan. Pertama itu Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo, dengan raihan 94,5 persen," papar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun.
Nama Gibran Rakabuming berada di urutan kedua dengan dipilih sebanyak 82,3 persen.
Nama ketiga, yakni Teguh Prakoso yakni sebesar 50 persen.
Nama Teguh mengemuka karena diajukan oleh DPC PDIP Solo sebagai bakal calon wakil wali kota Solo mendampingi Achmad Purnomo.
Kemudian, nama keempat yang meraih persentase tinggi, yakni anggota DPRD Kota Solo Dinar Retna Indrasari, sebesar 41,9 persen.
Dinar diketahui merupakan politikus PDIP.
Kelima, yakni Paundrakarna Sukmaputra Jiwanegara atau Paundrakarna.
Paundrakarna yang merupakan cucu Presiden Soekarno dan kerabat Mangkunegaran Solo itu meraih 40 persen.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur/TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso/Tribunnews)