Pelatih timnas U23 Indonesia, Indra Sjafri, melakukan perubahan untuk menjawab gol kedua Vietnam.
Pada menit ke-64, Muhammad Rafli dimasukkan untuk menggantikan Sani Rizki Fauzi.
Masuknya Rafli, membuat posisi Osvaldo Haay menjadi sedikit mundur, sejajar dengan Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani.
Sementara, Rafli diplot sebagai ujung tombak timnas U23 Indonesia.
Pada menit ke-72, kerja sama Rafli dengan Osvaldo nyaris membuahkan hasil.
Baca: Nadeo Argawinata: Naik Daun di SEA Games 2019 dan Disebut Mirip Kiper Chelsea
Baca: Sukses ke Final SEA Games, Indra Sjafri: Bernazar dan Nyatakan Siap Latih Timnas Senior
Baca: UPDATE Klasemen Sementara SEA Games 2019: Indonesia Bertahan di Posisi 2, Beda Tipis dengan Vietnam
Baca: SEA Games 2019, Atlet Tenis Filipina Melamar Kekasihnya di Tengah Upacara Pemberian Medali
Namun, penyelesaian akhir yang kemudian dilakukan Osvaldo masih bisa diblok pemain belakang Vietnam.
Semenit berselang, Nadeo memungut bola dari gawangnya untuk kali ketiga.
Lagi-lagi pelakunya adalah Doan Van Hau.
Gol tersebut berawal dari sepakan bebas Vietnam dari sisi kanan kiri pertahanan timnas U23 Indonesia.
Bola berhasil ditepis Nadeo, namun hasil rebound-nya, langsung disambar Doan Van Hau.
Skor kembali berubah menjadi 3-0, membuat Vietnam kian jauh dan semakin nyaman.
Pada menit ke-77, pelatih Vietnam, Park Hang-seo, diusir ke luar lapangan karena melakukan protes berlebihan.
Sementara itu, timnas U23 mendapatkan peluang terbaik pada menit ke-81.
Tidak hanya satu, dua kesempatan emas diperoleh oleh Egy Maulana Vikri dan Muhammad Rafli.
Namun, kedua kesempatan itu mampu dimentahkan Nguyen Van Toan.
Timnas U23 Indonesia terus berusaha mencetak gol pada menit-menit akhir laga.
Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhir pertandingan.
Alhasil, timnas U23 Indonesia harus menyerah 0-3 dari Vietnam.
Mimpi untuk mengulangi sejarah SEA Games 1991 pun musnah.
Susunan pemain timnas U23 Indonesia vs Vietnam: