Ditemukan Naskah Ujian Diduga Bermuatan Khilafah di Kediri, Seluruh Kepala Sekolah Dipanggil

Sejumlah lembaran naskah ujian yang diduga bermuatan khilafah ditemukan pada soal ujian pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah di Kediri.


zoom-inlihat foto
naskah-ujian-bermuatan-khilafah-34.jpg
Kompas
Lembar soal ujian madrasah aliyah di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, yang dituding bermuatan ajaran khilafah. 


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sejumlah lembaran naskah ujian yang diduga bermuatan khilafah ditemukan pada soal ujian pelajaran Fiqih di Madrasah Aliyah di Kabupaten Kediri dan Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Naskah ujian untuk kelas XII Madrasah Aliyah tersebut ditemukan di 6 (enam) Madrasah Aliyah Negeri (MAN).

Hanya satu Madrasah saja yang telah menyelenggarakan ujian tersebut, yaitu MAN di Kota Kediri.

Sementara lima Madrasah lainnya belum mengadakan ujian, seperti dilaporkan Kompas, Kontributor Kediri, Kamis (5/12/2019).

Naskah Ujian Bermuatan Khilafah 23

Plt Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Mochammad Amin Mahfud (tengah).(KOMPAS.COM/A. FAIZAL)

Penarikan Naskah Ujian

Mochammad Amin Mahfud selaku Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama, Jawa Timur telah memastikan akan menarik naskah ujian tersebut.

Amin Mahfud juga menambahkan akan mengganti naskah ujian tersebut dengan soal cadangan.

"Kami mohon maaf atas kejadian dimaksud. Saya pastikan soal itu akan diganti soal cadangan," kata Amin, Kamis (5/12/2019).

Seluruh Kepala Sekolah Dipanggil

Enim Hartono selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama, Kabupaten Kediri berkomenter perihal beredarnya sejumlah naskah yang diduga bermuatan khilafah.

Enim menyatakan telah memanggil seluruh kepala sekolah Madrasah Aliyah dan Wakil Kepala Kurikulum untuk meminta klarifikasi.

Menurut Enim, beredarnya naskah ujian yang diduga bermuatan khilafah tersebut diduga sebagai kesalahan pembuatan naskah soal.

"Jadi memang terjadi kesalahan naskah soal," ujar Hartono kepada Kompas, di Kediri, Kamis (5/12/2019).

Penyesalan LPBH NU

Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum, Nahdlatul Ulama (LPBH NU) menyesalkan adanya soal-soal ujian yang diduga bermuatan khilafah tersebut.

Melalui Taufik Dwi Kusuma, LPBH NU menyebut bahwa telah terjadi proses indoktrinasi.

"Proses indoktrinasi di dalam materi pelajaran ini sangat terlihat," ujar Taufik dalam keterangan tertulis, Rabu (4/12/2019) malam.

Menurut Taufik, soal tersebut telah disusupi indoktrinasi ajaran khilafah.

Kutipan Ujian Sekolah





Halaman
12
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved