Lionel Messi Menang Ballon d'Or, Namun Ronaldo yang jadi Perdebatan

Lionel Messi resmi menjadi pemenang Ballon d'Or 2019, mengalahkan Virgil Van Dijk dan Cristiano Ronaldo.


zoom-inlihat foto
messinaldo.jpg
Twitter @francefootball dan Juventus.com
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.


Rentetan prestasi ini yang membuat kepindahannya ke Juventus terwujud di bursa transfer musim panas.

Untuk persaingan Kopa Trophy, De Ligt mengalahkan dua wonderkid, Jadon Sancho (Dortmund, Inggris) dan sang peraih gelar Golden Boy 2019, Joao Felix (Benfica/Atletico, Portugal).

Sementara itu, gelar lainnya diberikan untuk pesepak bola wanita Megan Rapinoe di jenjang Ballon d'Or Feminin.

Prestasi Megan yang paling menjulang adalah membawa timnas Amerika Serikat menjuarai Piala Dunia Wanita 2019.

Ajang tersebut dilengkapi Megan dengan rekor sebagai Pemain Terbaik Turnamen dan top scorer.

Kembali ke daftar penghargaan Ballon d'Or 2019 bagian pria, lantas siapa saja nama-nama yang melengkapi susunan 30 nomine terbaik?

Berikut urutannya dari nomor 1 hingga 30.

Saling sindir tentang Ronaldo
Sebuah pernyataan menghebohkan dilontarkan Giorgio Chiellini.
Bek Juventus itu mengklaim Ballon d'Or 2018 dirampok dari tangan rekan seklubnya, Cristiano Ronaldo, karena Real Madrid tidak ingin CR7 menang.

Cristiano Ronaldo memenangi 5 Ballon d'Or, dua yang terakhir diraih beruntun pada tahun 2016 dan 2017.

Baca: 7 Potret Kemesraan Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez, dari Perawatan hingga Olahraga bareng

Baca: Meski Telah Jadi Pemain Terbaik Dunia FIFA, Messi Tetap Diragukan Menang Ballon dOr

Baca: Messi Turun ke Lapangan, Barcelona Justru Dihantam Kekalahan oleh Tim Promosi

Akan tetapi, Cristiano Ronaldo memutuskan tidak menghadiri acara seremonial Ballon d'Or pada 2018 dan 2019 karena sudah tahu tidak akan menang.

Luka Modric memenangi Ballon d'Or pada 2018 sedangkan Lionel Messi mendapatkannya tahun ini.

Giorgio Chiellini meyakini ada peranan Real Madrid terhadap kejadian CR7 tidak mendapatkan Ballon d'Or 2018.

Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, dalam laga pekan ke-35 Liga Italia kontra Torino di Stadion Allianz Turin, 3 Mei 2019.
Kapten Juventus, Giorgio Chiellini, dalam laga pekan ke-35 Liga Italia kontra Torino di Stadion Allianz Turin, 3 Mei 2019. (Media resmi Juventus)

"Tahun lalu Ballon d'Or dirampok dari tangan Cristiano Ronaldo karena Real Madrid ingin dia berhenti menang," kata Chiellini seperti dikutip dari Football Italia.

Pada 2018, Ronaldo memutuskan pindah ke Juventus setelah 9 tahun memperkuat Real Madrid.

"Real Madrid ingin memastikan Ronaldo tidak memenangi Ballon d'Or tahun lalu dan hasilnya jadi sangat aneh," lanjut sang bek.

Baca: Kunci Gelar Juara Liga 1, Bali United Rencanakan Selebrasi Saat Jamu Persipura Jayapura

Baca: Bali United Juara Liga 1 2019, Ini Salah Satu Kuncinya

Baca: Hasil Liga Inggris: Manchester United, Arsenal dan City Imbang, Liverpool Semakin Digdaya

"Dengan segala hormat, Luka Modric pada penampilan terbaik sepanjang kariernya pun tidak pantas mendapatkan Ballon d'Or."

"Itu adalah sinyal dari Real Madrid bahwa mereka ingin Ronaldo berhenti memenanginya."

"Modric memang menjuarai Liga Champions 2018, tetapi Ronaldo pun melakukannya."

"Ada pula Antoine Griezmann, Paul Pogba, atau Kylian Mbappe yang tampil luar biasa di Piala Dunia 2018."

"Menangnya Modric tidak masuk akal."

Cristiano Ronaldo, bermain untuk Portugal.
Cristiano Ronaldo, bermain untuk Portugal. (Tribunnews.com)

Chiellini juga menyebut keanehan terjadi pula pada Ballon d'Or 2019.





Halaman
123
Penulis: Haris Chaebar
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved