Hari Ini dalam Sejarah: 1 Desember 1828 – Jenderal Argentina Juan Lavalle Mengkudeta Manuel Dorrego

Jenderal Argentina mengkudeta Gubernur Buenos Aires Manuel Dorrego dan mengeksekusinya


zoom-inlihat foto
eksekusi-terhadap-gubernur-buenos-aires-manuel-dorrego.jpg
Commons.wikimedia.org
Eksekusi terhadap Gubernur Buenos Aires Manuel Dorrego

Jenderal Argentina mengkudeta Gubernur Buenos Aires Manuel Dorrego dan mengeksekusinya




  • Informasi awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Jenderal Argentina Juan Lavalle mengkudeta Gubernur Buenos Aires Manuel Dorrego pada 1 Desember 1828.

Peristiwa kudeta Juan Lavalle terhadap Manuel Dorrego dikenal sebagai Revolusi Desembris.

Setelah dikudeta oleh Juan Lavalle, Manuel Dorrego dibunuh dan badan legislatif ditutup.

Namun, Juan Lavalle ganti dikalahkan oleh Juan Manuel  de Rosas dan badan legislatif direstorasi.

Juan Manuel de Rosas kemudian ditunjuk menjadi gubernur Buenos Aires dan dianggap sebagai penegak hukum.[1]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 1 Desember 1988 - Peringatan Hari AIDS Sedunia

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 29 November 1781 – Pembantaian Zong, Para Budak Dibunuh Demi Klaim Asuransi

Jenderal Argentina Juan Lavalle yang melakukan kudeta 1 Desember 1828
Jenderal Argentina Juan Lavalle yang melakukan kudeta 1 Desember 1828 (Commons.wikimedia.org)

  • Latar belakang #


Argentina turut mengalami perang sipil ketika terjadi Perang Kemerdekaan Argentina terjadi.

Pihak yang berkonfilk adalan para federalis dengan para unitarian.

Para federalis menginginkan negara menjadi sebuah federasi, sementara para unitarian lebih menyukai pemerintahan terpusat dengan Buenos Aires sebagai ibu kota.

Konflik militer terakhir adalah Pertempuran Cepeda pada 1820.

Semenjak itu, konstituante  bersidang untuk membuat konstitusi baru dan mengatur negara.

Provinsi-provinsi menolak konstitusi pada 1826 karena kecenderungannya yang sentralis.

Presiden unitarian Bernardino Rivadavia kemudian memilih keluar.

Provinsi-provinsi selanjutnya menjadi sebuah konfederasi lagi dan Manuel Dorrego dari pihak federal ditunjuk menjadi gubernur Buenos Aires.

Gubernur Buenos Aires Manuel Dorrego
Gubernur Buenos Aires Manuel Dorrego (Commons.wikimedia.org)

Banda Oriental ditaklukkan Portugal kemudian koloni Portugis di Amerika Selatan menyatakan kemerdekaannya.

Mereka menjadi Imperium Brazil setelahnya.

Argentina dan Brazil kemudian berperang karena memperebutkan provinsi tersebut.

Perjanjian damai mengakhiri perang dan wilayah tersebut menjadi negara merdeka bernama Uruguay.

Jenderal Juan Lavalle turut serta dalam perang Argentina-Brazil.

Juan Lavalle pada awalnya bukan federalis ataupun unitarian.

Namun, dia kemudian terpengaruh para unitarian ketika kembali dari perang tersebut.

Tentara yang kembali ke Buenos Aires pada 26 November 1828 berada dalam keadaan yang buruk karena kekurangan pakaian dan makanan.

Gaji mereka belum dibayar dan mereka juga tidak menyukai perjanjian damai itu. [2]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 28 November 1821 - Panama Menyatakan Merdeka dari Imperium Spanyol

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 27 November 1810 - Theodore Hook Menyebarkan Berners Street Hoax di London

  • Kudeta dan pembunuhan Manuel Dorrego #


Sebelumnya, ada rumor di kota bahwa tentara akan memberontak pada Gubernur Dorrego.

Namun, Lavalle menepis rumor itu,

Para pemimpin revolusi bertemu pada 1 December untuk mengatur kudeta dan Dorrego mulai mempertimbangkannya.

Pasukan Lavalle berkumpul di La Recoletan dan mulai bergerak pada pukul 03.30.

Karena kekurangan alat pertahanan, Dorrego melarikan diri ke pedesaan.

Sejumlah pasukan menduduki Buenos Aires Cabildo dan yang lainnya mengamankan polisi.

Ketika Dorrego diketahui melarikan diri, para revolusioner menyatakan kemenangan dan melakukan pawai militer.

Setelahnya terjadi perselisihan karena Lavalle yang awalnya hanya berjanji menjadi pemimpin militer dari operasi tersebut sekarang ingin menjadi gubernur.

Setelah voting dilakukan, Lavalle dinyatakan sebagai gubernur sementara dan para resistan menerimanya.

Badan legislatif Buenos Aires kemudian ditutup.

Karena merasa kekurangan pemimpin, para federalis meninggalkan kota dan mencari bantuan ke seorang pemilik peternakan bernama Juan Manuel de Rosas untuk mengatur resistansi.

Lavalle mendengar rumor bahwa desa-desa tidak setuju dengan kudeta tersebut.

Dia kemudian menunjuk William Brown sebagai gubernur sementara dan meninggalkan kota.

Dorrego bertemu Rosas pada 6 December dan seorang unitarian bernama Gregorio Araiz de Lamadrid bertemu mereka beberapa hari kemudian,

Gregorio mengajukan negosiasi damai, awalnya Rosas menolaknya karena menganggap Rosas seorang kriminal, namun dia akhirnya setuju dan mengirim utusan untuk bernegosiasi.

Juan Manuel de Rosas
Juan Manuel de Rosas (Commons.wikimedia.org)

Dorrego ingin berperang lawan para unitarian, meskipun Rosas ingin menghindari pertempuran.

Dorrego dikalahkan dalam Pertempuran Navarro.

Dia sempat lari namun tertangkap di perbatasan  dan dibawa ke Lavalle sebagai tawanan.

Lavalle menyuruh agar Dorrego dieksekusi, tanpa diadili terlebih dulu.

Kontrol Lavalle di Buenos Aires menjadi sebuah pemerintahan teror.

Dengan bantuan tentara Santa Fe, Rosas berhasil memukul mundur Lavalle dari Buenos Aires.

Lavalle kemudian tarik diri ke Montevideo.

Pada awal Desember 1829, Majelis Provinsial menyatakan Rosas sebagai gubernur yang baru.

Beberapa minggu kemudian, Majelis menyetujui pembersihan legislasi terhadap fitnah dan menyatakan Rosas sebagai “pemulih supremasi hukum.”[3]

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 26 November 1876 – Kelahiran Willis Carrier, Father of Air Conditioning

Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 23 November 1992 – IBM Memperlihatkan Simon, Smartphone Pertama di Dunia

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Febri)



Peristiwa Kudeta Jenderal Juan Lavalle terhadap Gubernur Buenos Aires Manuel Dorrego
Pada 1 Desember 1828
   


ARTIKEL REKOMENDASI



KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved