TRIBUNNEWSWIKI.COM - Insiden salah pasang bendera kembali terjadi hingga menghebohkan publik.
Kali ini insiden tentang bendera ini terjadi di negara tetangga, yakni Malaysia.
Insiden salah bendera tersebut terjadi dalam pembukaan Piala Lum Mun Chak 2019, sebuah turnamen bola basket nasional di Malaysia.
Baca: Film Ant-Man 3 Dikabarkan Sudah Mulai Melakukan Syuting di Inggris
Baca: Lirik dan Chord (Kunci Gitar) Lagu i love you - Billie Eilish , Lengkap dengan Terjemahannya
Pembukaan Piala Lum Mun Chack 2019 tersebut terjadi pada Senin (25/11/2019).
Karena insiden bendera ini panitis kompetisi basket pun menjadi bulan-bulanan netizen di media sosial.
Insiden yang terjadi adalah tentang bendera Malaysia yang ditampilkan di acara seremonial pembukaan turnamen.
Bendera Malaysia tersebut ditampilkan di layar besar di stadion.
Namun, bendera Malaysia yang ditampilkan oleh panitia rupanya salah.
Kesalahan memalukan ini terlihat pada gambar bintang kuning di bendera Malaysia.
Di bendera yang disediakan panitia, bintang bendera Malaysia hanya memiliki 5 bujur saja.
Sementara Jalur Gemilang, sebutan bendera Malaysia asli, bintang tersebyt memiliki 14 bujur yang melambangkan adanya 13 negara bagian Malaysia.
Kemurkaan netizen seakan menjadi-jadi mengingat turnamen ini diselenggarakan oleh orang Malaysia sendiri.
"Bendera negara pun tak kenal, bodoh!"
"Sudah bahasa melayu tidak fasih, kalau tanya rukun negara belum tentu hafal, ini bendera pun kau tak kenal!," cerocos netizen bernama Amirul Asraf di laman resmi MABA, atau asosiasi bola basket Malaysia.
Baca: 5 Zodiak yang Mendapatkan Julukan Kutu Loncat hingga Mudah Bosan dengan Karirnya, Cek Zodiakmu!
Melalui akun Facebook resminya, MABA akhirnya menuliskan permohonan maaf.
"Kepada semua teman Malaysia dan fans bola basket kami,
Malam ini adalah seremoni pembukaan Piala MABA Milo Lum Mun Chak ke-28 (2019).
Saat berlangsungnya seremoni, tim kami secara tak sengaja menampilkan bendera Malaysia yang salah di layar stadion.
Kami minta maaf untuk kesalahan ini, dan kami bertanggungjawab sepenuhnya terhadap kesalahan itu.
Tolong maafkan kami, karena kami selalu berjuang untuk mengembangkan bola basket di Malaysia.