TRIBUNNEWSWIKI.COM - Taggar #SandhySondoroCabul kini trending di media sosial Twitter.
Hal ini tentu menyita perhatian publik, terlebih sandy Sondoro merupakan seorang penyanyi kenamaan Indonesia.
Baca: Akhiri Masa Jandanya, Cut Tari Siap Menikah dengan Richard Kevin Pada 12 Desember 2019 Mendatang
Kali ini, Sandhy Sondoro trending bukan karena prestasi atau penghargaan, melainkan karena tudingan soal konten pornografi.
Dilansir dari Tribun Bogor, akun Twitter @opposite6869 terlihat membagikan cuplikasn tangkapan layar konten pornografi yang diduga telah disukai oleh Sandhy Sondoro.
Dari beberapa temuan warganet di media sosial, Sandy Sondoro diduga telah menyukai beberapa postingan terkait pornografi melalui laman Twitter-nya.
Setelah hal tersebut menjadi perbincangan publik, Sandhy Sondoro akhirnya bereaksi.
Penyanyi satu ini memilih untuk mengunci akun Twitter-nya menjadi mode privasi.
Namun, reaksi Sandhy Sondoro dengan mengunci akun twitternya sepertinya sia-sia belaka.
Publik masih saja memperbincangkan dirinya.
Bahkan tagar Sandhy Sondoro Cabul masih menempatu posisi pertama trending Twitter di Indonesia.
Selain memprotect akun Twitternya, Sandhy Sondoro juga mengunci akun Instagramnya.
Baca: Tes Kepribadian - Ungkap Kepribadian dari Gambar Kaca Pecah Pertama yang Terlintas di Pikiranmu!
Sandhy Sondoro bahkan menutup semua kolom komentar disetiap postingannya.
Hingga artikel ini ditayangkan, belum ada klarifikasi dari Sandhy Sondoro terkait konten pornografi yang diduga telah ia sukai di media sosial.
Sandhy Sondoro juga belum buka soal tagar soal dirinya yang menjadi trending di Twitter.
Ketimbang memberikan klarifikasi Sandhy Sondoro justru mengunggah beberapa postingan di akun Instagram-nya pasca tagar cabul menyerangnya.
Sandhy Sondoro terlihat mengunggah video pidato Bung Karno soal Nusantara.
Tak hanya postingan itu saja, Sandhy juga mengunggah video komedi dengan caption berbahasa Indonesia.
Dalam tulisan tersebut, Sandhy Sondoro tampaknya ingin menyampaikan sebuah pesan kepada khalayak.
Di akhir pesan, Sandhy Sondoro mengingatkan kepada publik agar tidak berlebihan dalam menyikapi sebuah peristiwa.
"Apakah dengan sesama arab di sana saling pakai BAHASA INDONESIA ?"