Wajah Bayi Usia 40 Hari Berlumuran Darah Akibat Digigit Tikus Raksasa Ketika sedang Tidur

Seorang bayi di Kabupaten Bogor dilarikan ke rumah sakit akibat digigit tikus ketika sedang tidur. Berikut penyakit yang dapat disebarkan tikus.


zoom-inlihat foto
bayi-digigit-tikus.jpg
pixabay
ilustrasi tikus


Sang ibu alami Trauma

Lisdawati mengungkapkan, dirinya Trauma atas kejadian yang dialami buah hatinya.

Ia mengaku tak berani lagi meninggalkan Bayinya sendirian, apalagi di atas tempat tidur.

"Tikusnya segede anak kucing, item, tikus got. Ditinggal sebentar biasanya begitu gak kenapa-kenapa, jadi Trauma saya. Sekarang udah gak berani ditinggalin di tempat tidur lagi," ungkapnya.

Setelah mengalami luka gigitan tikus, Bayi malang tersebut kini sudah lebih baik.

Lisdawati mengaku bahwa saat minum ASI pun, Bayinya itu sudah normal pasca menjalani perawatan di rumah sakit karena luka gigitan tikus di bagian wajah yang dideritanya itu.

"Udah mendingan. Sekarang udah gak kenapa-kenapa. Kan dikasih obat. (Luka) Yang lainnya udah kering, tinggal hidungnya ini belah ya, dijahit," kata Lisdawati.

Setelah menjalani perawatan intensif, kini bayi AP sudah diperbolehkan pulang dan kondisinya juga sudah membaik.

Tikus merupakan binatang penyebar penyakit, beberapa penyakit dan wabah yang dapat terjangkit akibat tikus, sebagai berikut.

1. Wabah Pes

AP adalah salah satu bayi yang cukup beruntung dalam insiden ini.

Pasalnya, tikus ternyata penyebar wabah penyakit paling mengerikan.

Kompas.com pernah menulis artikel terkait penyakit dan wabah berbahaya dari tikus.

Mengutip dari Kompas.com, tikus merupakan penyebar wabah pes.

Wabah pes dikenal dengan nama “Maut Hitam”, selama abad keempat belas wabah pes telah menyebabkan sekitar 50 juta kasus kematian.

Pes disebabkan oleh gigitan kutu yang terinfeksi dari hewan kecil seperti tikus.

Orang yang terinfeksi wabah ini sering mengeluh seperti terkena gejala flu pada tahap awal penyakit ini.

Biasanya, tiba-tiba mengalami demam diikuti menggigil, sakit kepala dan badan, dan kelemahan, muntah dan mual.

Membiarkan wabah tersebut tidak terobati bisa berakibat fatal, diagnosis dan pengobatan dini sangat penting.

Antibiotik dan terapi yang mendukung bisa membantu mengobati penderita.





Halaman
123
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved