Chris Martin juga menjelaskan alasan mengapa Coldplay memilih Yordania sebagai tempat perilisan album terbarunya.
"Kami ingin memilih suatu tempat di tengah dunia, tempat kami biasanya tidak bisa tampil," kata Chris Martin.
Menurutnya, album baru yang dirilisnya ini mencerminkan perspektif global dari para personel band.
"Jika kamu punya kesempatan berpergian ke seluruh dunia, kamu tahu bahwa kita semua dari tempat yang sama,"
Chris Martin juga mengungkapkan bahwa lagu-lagu di Everyday Life terinspirasi dari pemberitaan yang ada seperti tentang tukang kebun yang berasal dari Afghanistan dan juga komposer himne asal Nigeria.
"Jurnalistik terbaik menemukan kisah-kisah individual ini yang memperkuat rasa kemanusiaan kita bersama," jelas Chris Martin.
Nantinya, Coldplay akan melakukan konser satu kali untuk penggemar di Natural History Museum, London pada tanggal 25 November 2019.
Semua hasil dari pertunjukkan akan disumbangkan ke badan amal lingkungan.
(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)