Harapan hidup rata-rata pria adalah 62 tahun.
Sedangkan harapan hidup rata-rata perempuan adalah 74 tahun.
3. Armenia
Baca: Potret Margaret Vivi, Tak Hanya Cantik dan Awet Muda, Ternyata Memiliki Suara yang Tak Kalah Indah
Baca: Momen Menggemaskan Jan Ethes, Sebut La Lembah Manah Cantik hingga Ekspresi Polos Dipanggil Kakak
Armenia adalah negara pecahan Uni Soviet yang terkecil.
Alasan mengapa jumlah penduduk perempuan lebih banyak adalah karena para pria 'habis' ketika masa Perang Dunia Kedua.
Selama Perang Dunia Kedua, sejumlah besar pria muda di Armenia bergabung dengan tentara.
Akhirnya para pria gugur di medan perang.
Rasio pria dan perempuan di Armenia juga mengalami kesenjangan dengan total penduduk wanita adalah 53,6 persen.
4. Portugal
Portugal memiliki jumlah wanita sebanyak 52,7%
Meskipun kini lebih banyak anak perempuan daripada laki-laki namun perbedaannya tidak terlalu besar.
Hal tersebut diduga karena lokasi geografis dan gaya hidup di Portugal.
5. Belarusia
Sama dengan negara lain, masalah populasi pria di Belarusia mengalami kesenjangan karena Perang Dunia Kedua.
Belarusia termasuk negara sumber kekuatan pasukan Uni Soviet.
Terdapat sejumlah besar pemuda memasuki medan perang pada masa tersebut.
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, INTISARIONLINE/Afif Khoirul M)