TRIBUNNEWSWIKI.COM – Baru dua bulan menjabat, AKBP Asep Darmawan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Kampar.
AKBP Asep Darmawan dicopot dari jabatannya setelah kedapatan datang terlambat pada Kamis (14/11/2019) dan mengobrol saat Kapolri Idham Azis tengah berpidato di acara resmi nasional.
Dikutip dari Tribun Timur, dalam Rapat Tindak Lanjut Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda serta Apel Kasatwil Kesiapan Polri dalam mengamankan Pilkada serentak tahun 2020 itulah, AKBP Asep Darmawan, kepergok terlambat oleh Kapolri Idham Azis yang sedang memberikan pengarahan.
Selin itu Idham Azis juga melihat sang kapolres ngobrol dan langsung memerintahkan Propam untuk mengamankan AKBP Asep.
Empat hari kemudian, keluarlah surat perintah pencopotan AKBP Asep Darmawan oleh Kapolri.
Surat tersebut terbit dengan nomor telegram: ST 3094 IX KEP 2019, tertanggal, Senin, 18 November 2019.
Baca: Remaja 13 Tahun Nyamar jadi Polisi Gadungan, Berawal Karena Kesal Lihat Banyak Pengendara Lawan Arus
Baca: Terpilih Secara Aklamasi Jabat Kapolri, Berikut Sederet “PR” yang Menanti Komjen Idham Azis
Surat tersebut diteken oleh Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri Irjen Pol Dr Eko Indra Heri, Senin (18/11/2019).
Irjen Pol Dr Eko Indra Heri membenarkan alasan pencopotan AKBP Asep Darmawan adalah karena kedpatan tengah mengobrol saat Kapolri memberikan arahan.
"Ya betul (karena ngobrol). Nanti tindak lanjutnya (apa ada hukuman disiplin atau etik) menunggu keputusan hasil pemeriksaan dan sementara dimutasikan dulu ke Mabes,” kata Irjen Eko Indra seperti dikutip dari Tribun Timur.
Posisi Kapolres Kampar selanjutnya digantikan oleh AKBP Mohammad Kholid. Ia saat ini bertugas sebagai Kasubdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.
Kabar tentang pencopotan AKBP Asep Darmawan dari jabatannya sebagai Kapolres Kampar juga dibenarkan oleh kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto.
Meski begitu, Sunarto belum mengetahui rinciannya.
Baca: Dua Polisi Tertembak di Mapolsek Sirenja, Masing-masing Luka di Kepala setelah Tertembus Satu Peluru
Baca: 4 Fakta Pembunuhan Sadis hingga Kepala Korban Putus di Gowa, Pelaku Menyerahkan Diri ke Polisi
“Disebutkan dalam TR (Telegram Rahasia), itu dalam rangka riksa (pemeriksaan) tapi dalam riksa apa kita belum tahu," kata Sunarto.
Sunarto menegaskan, pergantian di organisasi Polri merupakan hal biasa.
Selain untuk jenjang karir, mutasi juga untuk penyegaran bagi personel Polri.
AKBP Asep Darmawan dilantik sebagai Kapolres Kampar pada 24 September 2019 oleh Kapolda Riau saat itu, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo.
Asep menggantikan AKBP Andri Ananta Yudhistira yang pindah tugas sebagai Kapolres Dumai.
Sebelum menjabat Kapolres, AKBP Asep Darmawan menjabat Kasubdit II Ditreskrimum Polda Riau.
Sempat mengatakan akan copot oknum polisi yang tidak disiplin
Beberapa jam sebelum dicopot sebagai Kapolres Kampar, AKBP Asep Darmawan sempat berjanji akan mencopot oknum polisi yang tidak disiplin.
Hal tersebut diucapkan oleh AKBP Asep Darmawan di depan Bupati Kampar pada Pada sesi jumpa Pers Rilis Ungkap Kasus Narkoba November 2019 di wilayah hukum Kampar, Senin (18/11/2019).
AKBP Asep menegaskan tidak pandang bulu dalam pemberantasan narkoba, meski yang terlibat adalah anak buahnya sendiri.
Di sesi jumpa pers tersebut, AKBP Asep Darmawan bahkan mengumumkan penahanan seorang onum bintara polisi anak buahnya, yang diduga terlibat jaringan narkoba.
Oknum anggota polisi berinsisial DH ini ditangkap Satnarkoba Polres Kampar.
Kasus anak buahnya tersebut kini disidik Propost Mapolres Kampar.
“Saat penangkapan DH, tidak ada perlawanan,” kata AKBP Asep Darmawan seperti dilansir oleh Tribun Batam.
Kini, AKBP Asep Darmawan dimutasi ke Yanma (Pelayanan Masyarakat) di Mabes Polri.
(Tribunnewswiki.com/Tribun Timur/ Ami Heppy)