Wayne mendapat pesaing baru musim 1991, yakni Mick Doohan.
Namun, Schwantz dan Doohan tidak bisa menghentikannya mempertahankan gelar juara.
Musim selanjutnya, Wayne diganggu oleh cedera, selain itu Doohan juga semakin cepat.
Doohan meraih empat race pertama berturut-turut.
Namun, Doohan mengalami kecelakaan hebat di Assen dan harus absen di banyak balapan.
Wayne akhirnya meraih gelar juara ketiganya.
Kecelakaan dan pensiun
Pada musim 1993, Wayne mendapatkan perlawanan hebat dari Schwantz.
Wayne memenangkan race pembuka di Australia, tetapi Schwantz mencuri kemenangan di race kedua dan ketiga.
Race di Misano pada 6 September menjadi hari yang kelam bagi Wayne.
Dia mengalami crash parah di lap kesepuluh dan tulang punggungnya patah.
Tidak ada harapan untuk bisa pulih sepenuhnya dan hidupnya pun dalam bahaya.
Setelah dirawat lama di rumah sakit, tulang-tulangnya mulai dibetulkan, namun tulang belakangnya tidak bisa pulih.
Rainey terpaksa lumpuh permanen dan karier balapnya berakhir.[7]
Namun, semangat Wayne di dunia balap tidak berakhir.
Dia kembali ke dunia balap sebagai manajer Marlboro Team untuk beberapa tahun.
Selain itu, dia juga membalap di World SuperKart menggunakan Superkart yang dikendalikan menggunakan tangan.
Wayne masuk ke dalam AMA Motorcycle Hall of Fame pada 1999.
FIM menjulukinya sebagai legenda Grand Prix pada 2000.
Selain itu, dia juga masuk ke International Motorsports Hall of Fame pada 2007.
(MOTORPLUS-ONLINE.COM/ Galih Setiadi /TRIBUNNEWSWIKI/Febri)