11 Tanda Orang Miliki EQ Lemah, dari Pendendam hingga Tidak Mengenali Diri Sendiri, Cek Diri Kalian!

Orang dengan Emotional Quotient (EQ) lemah memiliki 11 tanda berikut, di antaranya adalah pendendam dan tidak mengenal diri sendiri.


zoom-inlihat foto
emotional-quotient-eq.jpg
pixabay.com
Ilustrasi orang dengan Emotional Quotient (EQ) lemah.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kunci menjadi orang yang sukses adalah kita tak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelegensia.

Orang tersebut juga wajib mengasah kecerdasan emosional atau Emotional Quotient (EQ).

Meskipun sulit diukur dengan angka, mereka dengan EQ kuat cenderung memiliki kepribadian yang disukai oleh orang lain.

Orang tersebut akan mampu mengelola emosinya dengan baik dan mudah bersosialisasi dengan orang lain.

Baca: Tes Kepribadian - Gambar Pertama yang Tertangkap Mata Gambarkan Karaktermu, Tengkorak atau Wanita?

Baca: Marak Tes Kepribadian di Media Sosial, Psikolog Jelaskan Dampak Buruknya, Bisa Akibatkan Depresi

Berikut ciri-ciri dan tanda orang dengan EQ lemah seperti yang dilansir intisari.grid.id dari huffingtonpost.com:

1. Mudah stres

Ilustrasi mudah stress
Ilustrasi mudah stress (pixabay.com)

Ketika berada di situasi yang tidak beres, orang dengan EQ lemah biasanya mudah merasa tidak nyaman, cemas, dan frustasi.

Orang tersebut akan membiarkan dirinya dikuasai berbagai emosi yang tidak perlu.

Bisa dipastikan pikiran dan perasaan orang tersebut akan menjadi kacau.

Sebaliknya, orang yang memiliki EQ kuat cenderung mampu mengendalikan stres dan mengelola mood. 

Sehingga orang yang memiliki EQ kuat akan jarang mengalami stress.

2. Tidak tegas pada diri sendiri

Orang yang memiliki EQ yang baik mampu menyeimbangkan sikap, perilaku, dan pikirannya.

Selain itu orang tersebut juga memiliki batasan-batasan tertentu pada dirinya.

Sehingga hal-hal yang membuat kualitas hidupnya memburuk akan dibuangnya.

Bisa dibilang hal tersebut itulah yang disebut bersikap tegas terhadap dirinya sendiri.

Sedangkan orang yang lemah EQ biasanya menjalani hidup semaunya tanpa prinsip dan batasan.

3. Tidak mengenal emosinya sendiri

Ilustrasi mengenal emosi diri sendiri.
Ilustrasi mengenal emosi diri sendiri. (pixabay.com)

Semua manusia pasti memiliki emosi, namun tidak semua orang mengenal emosi yang dialaminya.

Penelitian membuktikan hanya 36% orang bisa mengenal dan mengendalikan emosinya.

Sebaliknya orang yang lemah EQ biasanya tidak mampu mengenal emosinya sendiri.

Sehingga dirinya akan mudah terjatuh dalam kesalahpahaman, konflik, dan emosi-emosi beracun lainnya.

Akibatnya orang tersebut cenderung merasa buruk, sensitif, frustasi, dan cemas.  

4. Mudah berasumsi dan sangat mempercayai asumsinya sendiri

Baca: Daftar Zodiak yang Gampang Ngajak Putus meski Alasannya Sepele, Cek Zodiak Pasanganmu

Baca: Sifat 12 Zodiak Lengkap Saat Melakukan PDKT, Aries Sok Cuek, Scorpio Tebar Gombalan

Orang yang lemah EQ biasanya cepat untuk berasumsi dan beropini.

Bahkan dirinya akan selalu mempercayai asumsinya tanpa mencari bukti terlebih dulu.

Sekalipun orang tersebut telah menemukan fakta dan kebenaran, jika bertentangan dengan asumsinya, ia akan menolaknya.

5. Menyimpan dendam

Ilustrasi menyimpan dendam.
Ilustrasi menyimpan dendam. (pixabay.com)

Emosi negatif seperti menyimpan dendam dan keinginan untuk membalas dendam biasanya timbul pada orang yang lemah EQ.

Hal tersebut merupakan satu dari respon diri karena tidak mampu mengendalikan stres.

6. Sering jatuh dalam kesalahan yang sama

Orang dengan EQ lemah sulit melupakan kesalahan orang lain maupun kesalahan diri sendiri.

Orang tersebut sering jatuh pada kesalahan yang sama tanpa upaya untuk memperbaiki kesalahan itu.

Padahal, membiarkan diri terus berada dalam kesalahan yang sama bisa menghancurkan kualitas hidup.

7. Sering salah paham pada orang lain

Salah satu tanda EQ lemah adalah sulit untuk memahami intensi orang lain.

Dirinya akan sering salah paham akan perkataan maupun perilaku orang lain.

Sulit baginya untuk berpikir dengan pikiran dan perasaan yang lebih terbuka untuk memahami maksud dan tujuan orang lain kepadanya.

8. Tidak mengenali dirinya sendiri

Untuk mengendalikan diri, setiap orang perlu mengenali emosi dan sifatnya.

Misalnya hal-hal apa yang membuatnya marah, senang, sedih, dan emosi lainnya.

Sedangkan orang yang lemah EQ biasanya tidak bisa memahami hal tersebut.

Akibatnya orang dengan EQ lemah menunjukkan sikap seperti orang yang tidak memiliki pendirian.

9. Tanpa ekspresi, malah tidak bisa marah

Ilustrasi orang yang tidak memiliki ekspresi.
Ilustrasi orang yang tidak memiliki ekspresi. (pixabay.com)

Indikasi memiliki EQ yang baik tidak hanya soal sikap yang manis dan baik, namun juga kemampuan untuk mengekspresikan diri.

Jika sedang merasa sedih, orang tersebut akan menangis.

Jika sedang merasa senang, tebarkan senyum dan tertawa.

Sedangkan orang dengan EQ lemah tidak mengetahui hal ini.

Bahkan ada orang yang tidak bisa menunjukkan kemarahan pada dirinya.

Padahal menyimpan amarah itu tidak sehat.

10.  Menyalahkan orang lain akan apa yang dirasakannya

Baca: Tak Perlu Obat, Merawat Tanaman Hijau Ternyata Dapat Atasi Kesepian hingga Depresi

Baca: Kecanduan Menonton Film Porno Dapat Sebabkan Depresi, Ini Bahaya Kecanduan Film Dewasa

Emosi manusia itu timbul dari dalam diri, bukan dari luar.

Namun orang yang lemah EQ tidak memahami konsep tersebut.

Untuk hal-hal yang dirasakannya, ia malah menyalahkan orang lain.

Dirinya akan merasa bahwa orang lain harus bertanggung jawab akan apa yang dirasakannya sendiri.

11. Gampang tersinggung

Orang yang lemah EQ gampang tersinggung karena ia sendiri kurang percaya diri dan pikirannya tertutup.

Bahkan kadang, orang bercanda saja dianggap serius.

Akhirnya ia tersinggung hingga menyimpan dendam.

(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, GRID.ID/Tika Anggreni Purba)





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved