“Dia (Tia) itu cute, kukunya terawat,”
“Orangnya pemalu karena telinganya gampang merah,” tutur Lola.
Hal ini sontak membuat Deddy Corbuzier terkejut.
Menurut Lola, dia punya alasan sendiri untuk menyukai sesame jenis.
Saat dikorek lebih dalam mengapa ia memilih wanita ketimbang pria, dia menyebutkan alasannya.
“Mending (Tia), Cuma hehe (tertawa), enggak bikin stress,” ujar Lola Zieta.
Dia mengaku lebih menyukai wanita karena bisa memenuhi hasrat dan keinginannya.
Padahal jika dilihat dari segi medis, kondisi seperti yang dilakukan Lola Zieta ini dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
Melansir laman Mayo Clinic, seoarng wanita yang menyukai wanita (lesbian) berisiko terkena gangguan mental dan infeksi menular seksual (IMS).
Selanin itu, wanita lesbian rentan terserang infeksi menulsr seksual.
Seperti virus human papilloma virus (HPV), bacterial vaginosis dan trichomoniasis.
Penyebaran penyakit ini terjadi biasanya akibat dari hubungan oral dan perilaku seksual menyimpang lainnya.
Lesbian berisiko lebih tinggi mengalami depresi dan kecemasan dikarenakan diskriminasi, penolakan, pelecehan, bahkan sampai kekerasan yang dilakukan masyarakat dilingkungan sekitar.
Belum banyak yang mengetahui istilah panseksual.
Seperti dilansir dari Halodoc.com, Panseksual merupakan orientasi seksual ketika seseorang tertarik kepada orang lain tanpa memperhatikan gender, orientasi seksual, maupun jenis kelaminnya.
Demikian penjelasan dari pakar sosiolog Emily Lenning.
Artinya, orang yang mengidap panseksual akan tertarik pada siapa saja, terlepas apakah orang tersebut adalah biseksual, transgender, homoseksual, wanita maupun pria.
Biasanya, ketertarikan ini muncul bukan dari paras atau fisik serta jenis kelamin.
Melainkan karena karakter atau kepribadian yang dimiliki orang tersebut.
Inilah yang membuat seorang panseksual disebut unik.