Molly, Seekor Anak Anjing Mati karena Ketakutan Suara Letusan Kembang Api, Ini Kisahnya

Pemilik anjing mengatakan anak anjing miliknya, Molly, mati karena serangan jantung setelah ketakutan mendengar letusan kembang api.


zoom-inlihat foto
terrier-anjing-1.jpg
Pixabay
Seekor anjing berjenis terrier berumur 18 minggu, Molly, dikabarkan mati karena ketakutan terhadap letusan kembang api (Ilustrasi)


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemilik anjing mengatakan anak anjing miliknya, Molly, mati karena serangan jantung setelah ketakutan mendengar letusan kembang api.

Molly, anak anjing betina berjenis Terrier dikabarkan mati karena ketakutan suara letusan keras kembang api di wilayah Wombwell dan Darfied, South Yorkshire, Inggris.

Kabar kematian anak anjing ini diunggah oleh sang pemilik, Susan Paterson di grup media sosial Facebook, Wombwell Wise, dilansir SkyNews, Senin (4/11/2019).

"Tolong pikirkan binatang. Molly hanya berumur 18 minggu dan mati karena takut kembang api", tulisnya.

Paterson menambahkan, "Terima kasih atas seluruh komentarnya. Kami menerima keadaan yang menimpa kami dan ketakutan suara kembang api lagi malam ini."

"Molly mungkin telah mati, namun ia tidak akan pernah lupa dan akan terus hidup di hati kami" tulisnya.

Molly and Susan Paterson
Susan Paterson bersama Molly. Anak anjing ini mengalami serangan jantung karena ketakutan terhadap letusan kembang api. (Facebook/Susan Paterson)

Pemilik anak anjing ini juga mendesak masyarakat untuk menandatangani petisi yang berisi tinjauan ulang aturan seputar kembang api yang ditujukan untuk melindungi binatang.

Sampai saat ini, petisi yang dibuat telah mencapai hampir 500.000 tanda tangan.

Ternyata tak hanya sang pemilik Molly saja yang kecewa karena binatang peliharaannya mati.

Seorang pemilik kelinci juga merasakan hal yang sama.

Baca: Seekor Anjing Laut Ditembak di Wajah, Pihak Konservasi Siapkan Rp 45 Juta Bagi yang Tahu Pelaku

Baca: Sparta, Anjing Belgian Malinois Ini Meninggal di Pelukan Bima Aryo: Kalau Mau Pergi Nggak Apa Sayang

Pemilik Kelinci Ungkap Kekecewaan yang Sama

Seorang pemilik binatang peliharaan lainnya turut mengungkapkan kekesalan yang sama kala kelinci jantannya mati karena ketakutan suara letusan kembang api.

Donna Pilgrim, sang pemilik membagikan foto-foto kelincinya, Archie, yang gemetar karena takut suara kembang api.

Ia menjelaskan saat Archie, "menjerit-jerit dan berbaring miring" setelah mendengar ledakan.

Archie juga tak berhenti gemetaran, ujar sang pemilik, lalu mati pada pagi harinya.

Kelinci 2345
Tak hanya Molly, seorang pemilik kelinci juga mengungkapkan kekesalan yang sama kala kelinci jantannya mati ketakutan mendengar suara kembang api. Dikatakan olehnya si kelinci sempat menjerit dan berbaring miring (Ilustrasi) (Pixabay)

Binatang Diduga Dapat Stress Karena Suara Kembang Api

Sejak tahun 2014, organisasi amal yang menggalakkan kesejahteraan hewan, Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) melaporkan telah menerima 2.285 laporan efek kembang api terhadap binatang peliharaan 

RSCPA juga menuntut kepada otoritas terkait agar diadakan pembatasan produk kembang api.

Sebuah survei yang dilakukan organisasi nirlaba menemukan bukti bahwa 62 persen pemilik anjing mengatakan binatang mereka tampak stress sepanjang musim kembang api.

Sekitar 54 persen pemilik kucing juga melaporkan hal yang sama.





Halaman
12
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved