Pada awalnya sang Ayah, Joko Widodo menginginkan Gibran Rakabuming Raka untuk meneruskan bisnis mebel yang sudah cukup besar.
Namun Gibran Rakabuming Raka menolak dan lebih memilih untuk menjadi mandiri.
Baca: Ini Tanggapan Gibran Rakabuming Raka Ketika Warganet Minta Izin Gunakan Namanya dan Jan Ethes
Baca: Ikuti Jejak Jokowi, Gibran Rakabuming Ada Sinyal Serius Jadi Wali Kota Solo: Keinginan dari Dulu Ada
Sehingga setelah lulus kuliah, Gibran Rakabuming Raka mengawali karier bisnis dengan merintis usaha katering Chili Pari pada Desember 2010.
Bisnis katering tersebut dipilih karena keluarga Joko Widodo telah memiliki sebuah gedung serba guna, yaitu Graha Saba Buana.
Oleh karena itu Gibran Rakabuming Raka tidak ragu merintis bisnis katering karena pasar dan pembeli sudah jelas ada.
Bahkan Gibran Rakabuming Raka juga dipercaya menjadi ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo.
Chili Pari saat ini tidak hanya melayani katering saja melainkan juga wedding organizer dan menyediakan perlengkapan acara seperti fotografi, suvenir, hingga undangan.
Pada 2015 Gibran Rakabuming Raka dan beberapa rekan membuat bisnis kuliner yaitu Martabak Kota Barat yang kemudian lebih dikenal dengan nama Markobar.
Markobar menjadi satu dari perintis Martabak modern dengan beragam pilihan topping seperti matcha dan berbagai merek cokelat seperti nutella, kit-kat dan lain sebagainya.
Kini Gibran Rakabuming Raka juga memiliki bisnis lain seperti Sang Pisang, Pata Buntel, Mangkok Ku Indonesia, Goola, Sang Javas, Tugas Negara Bos!, Madhang App, Hompipa Games, Icolor, dan SKI Capital Partners.
(TribunnewsWiki.com/Nabila Ikrima/Magi)