TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aji Santoso resmi ditunjuk sebagai Pelatih Persebaya Surabaya, Kamis (31/10/2019).
Ia ditunjuk untuk menukangi tim berjuluk Bajul Ijo itu setelah Wolfgang Pikal mundur sebagai pelatih Persebaya Surabaya.
Pengunduran diri tersebut diketahui lewat unggahan akun resmi Persebaya Surabaya pada Rabu (30/10/2019).
"Saya mau bilang terimakasih untuk klub, manajemen dan pemain Persebaya Surabaya," ungkap Pikal.
"Dengan hari ini tanggal 30 Oktober, saya mundur sebagai pelatih kepala Persebaya, ini memang tanggung jawab sebagai head coach," lanjutnya.
"Ini resiko jadi pelatih, saya harap Persebaya bisa bangkit, maju, soalnya klub, manajemen luar biasa, all the best untuk masa depan Persebaya Surabaya," tutup Wolfgang Pikal.
Baca: Buntut Panjang Kerusuhan di Stadion GBT, Persebaya Tidak Bisa Jamu PSM Makassar di Surabaya
Baca: Persebaya Surabaya Menuai Rentetan Hasil Negatif, Wolfgang Pikal Mundur sebagai Pelatih Bajul Ijo
Aji Santoso sendiri bukan nama baru di Persebaya Surabaya.
Ini adalah periode ketiga Aji sebagai arsitek Bajol Ijo.
Semasa menjadi pemain, Aji dikenal sebagai bek kiri dengan kemampuan bertahan dan menyerang sama baiknya.
Ia mengaku sulit menampik tawaran melatih Persebaya, apalagi, pelatih berusia 49 tahun ini memiliki ikatan emosional dengan tim kebanggaan Bonek tersebut.
“Terima kasih saya diberi kesempatan melatih di Persebaya, dimana sebelumnya saya sempat mendapat tawaran, tapi situasinya tidak memungkinkan.," ujar Aji Santoso di laman resmi klub.
"Tentu saya menerima tawaran ini dengan pertimbangan matang, karena Persebaya adalah tim yang membesarkan saya,” kata Aji.
Dengan pengetahuannya terhadap kultur Persebaya, Aji bertekad mengembalikan marwah tim asal Kota Pahlawan tersebut.
Apalagi mantan pelatih Persela Lamongan tersebut merupakan kapten tim Persebaya saat menjuarai Liga Indonesia 1996-1997.
Baca: Persebaya Kalah, Laga Melawan PSS Sleman Berakhir Ricuh
Baca: Bek Persebaya Terharu Karena Segera Akan Menjadi WNI
Ia juga membawa Persebaya melewati play-off ISL musim 2009-2010 dengan status sebagai caretaker.
Kemudian menjadi arsitek Persebaya pada era IPL.
“Ini adalah periode ketiga saya, pertama saat play-off promosi melawan PSMS Medan sebagai careteker, kemudian ketika IPL yang juara paruh musim, dan kemudian dihentikan.
Dimana salah satu pemain ada Rendi Irwan yang sekarang ada di tim,” beber Aji.
Lebih lanjut ia mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Uston Nawawi dan Bejo Sugiantoro.
Ketiganya merupakan bagian dari Class of 97 yang mempersembahkan gelar juara Liga Indonesia.