Peristiwa ini akan berlangsung selama lebih dari lima jam, mulai pukul 7.36 pagi EST dan berakhir pada 1:03 malam. EST.
Jika kalian melewatkan peristiwa ini maka kaoian harus menunggu 13 tahun untuk kesempatan berikutnya untuk melihat transit Merkurius.
Karena peristiwa ini akan kembali terjadi pada 13 November 2032.
2. Hujan Meteor Leonid - 16-17 November 2019
November akan menampilkan puncak dari dua hujan meteor, Taurid Utara dan Leonid.
Pada hari yang sama ketika Merkurius melewati matahari maka Taurid Utara akan memuncak.
Ini adalah hujan meteor kecil, yang hanya membawa sekitar lima meteor per jam pada malam 11 November hingga pagi 12 November.
Namun, hujan meteor tersebut juga dikenal dengan bola api.
Pada saat yang sama meteor yang sangat terang yang dapat menerangi seluruh langit.
Akhir pekan berikutnya, hujan meteor Leonid akan memuncak pada malam hari Sabtu, 16 November, hingga dini hari Minggu, 17 November.
Pengunjung dapat memperkirakan sekitar 15 meteor per jam, dengan jumlah meteor terbesar datang setelah tengah malam.
3. Konjungsi Venus-Jupiter -24 November 2019
Menjelang akhir bulan November, dua planet paling terang dalam tatas surya akan bertemu di langit malam.
Tak lama setelah matahari terbenam pada hari Minggu, 24 November, Venus dan Jupiter akan muncul tepat bersebalahan satu dengan yang lain di langit barat daya.
Hal tersebut dikenal oleh para astronom sebagai konjungsi.
Keduanya akan tampak sangat dekat sehingga mereka akan muncul di bidang pandangan yang sama dari sebagian besar teropong dan teleskop.
Venus pun akan menjadi lebih terang dari dua objek tersebut.
Orang-orang yang melewatkan pertemuan planet pada 24 November dapat melihat ke barat daya langit pada malam-malam berikutnya, tetapi kedua planet tidak akan sedekat yang akan terjadi pada malam konjungsi itu.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/ Abdurrahman Al Farid)